Kurangi Sampah, Michelin Jualan Ban Tanpa Bungkus Plastik

JAKARTA, CARVAGANZA - Mulai 1 Maret 2021, Michelin Indonesia secara resmi meniadakan bungkus plastik pada setiap penjualan produk bannya, baik kendaraan roda dua maupun roda empat. Ini dilakukan demi mengurangi sampah plastik sekali pakai yang biasanya terdapat pada bungkus ban yang dijual. Melalui langkah besar ini, Michelin Indonesia juga berharap dapat mendukung program pemerintah dalam mengurangi sampah plastik hingga 30% pada 2025.

“Michelin berpegang teguh pada komitmen menciptakan proses bisnis yang berkelanjutan, dengan menggunakan pendekatan ekonomi sirkular yaitu mengurangi (reduce), menggunakan kembali (reuse), mendaur ulang (recycle), dan memperbarui (renew),” kata Presiden Direktur Michelin Indonesia, Steven Vette.

Michelin mengklaim di beberapa negara yang menjadi penyebaran produknya, sudah tidak lagi menggunakan pembungkus plastik. Meskipun sebenarnya penjualan ban mobil penumpang di Indonesia tidak menggunakan bungkus plastik tetapi sebagian besar ban roda dua hingga saat ini masih menggunakan bungkus plastik.

Meskipun tidak lagi menggunakan pembungkus plastik pada tiap produk bannya, namun Michelin menjamin tidak mempengaruhi kualitas dan performa bannya saat digunakan. Kebijakan tersebut juga diikuti oleh anak perusahaan Michelin Indonesia yakni Multisrada Arah Sarana. Anak perusahaanya ini juga merupakan produsen resmi ban Corsa untuk roda dua dan Achilles untuk kendaraan roda empat.

Sebelumnya, Michelin dan Multistrada Arah Sarana menghabiskan rata-rata 300.000 kg plastik untuk pembungkus ban yang dijual. Pada tahun depan Michelin memastikan seluruh produk-produknya sudah tidak lagi menggunakan pembungkus plastik. Michelin akan menggunakan stiker berdasarkan pola, kategori dan ukuran pada tiap produknya, untuk memudahkan konsumen dalam mendapatkan spesifikasi tentang ban yang diinginkan.

Proses ini akan dilakukan bertahap, ditargetkan pada akhir tahun ini program pengurangan bungkus plastik pada ban Michelin dapat mencapai 80%. Sehingga pada tahun depan diharapkan seluruh model dan produk yang dijual di bawah brand Michelin tidak lagi menggunakan pembungkus plastik.

Langkah yang dijalankan oleh Michelin Indonesia ini juga disambut oleh mitra distribusinya yaitu Planet Ban. Sehingga nantinya bagi konsumen di Planet Ban dapat melihat secara langsung bagaimana detail dan pola kembang dari ban Michelin tanpa dibungkus plastik.

Saat ini Michelin Indonesia juga tengah memastikan proses pengiriman berjalan lancar dan ban diterima dalam kualitas prima. Sebelum program ini direalisasikan, Michelin telah melakukan serangkaian uji pengiriman dari pabrik di Thailand dan Cikarang, Jawa Barat menuju gudang distribusi Michelin di Jakarta dan Cikarang, hingga ke toko distributor di Jawa Timur dan Bali. ALVANDO NOYA / RS

Artikel yang direkomendasikan untuk anda