Jarang Berpergian, Tetap Perhatikan Kondisi Ban Kendaraan Anda

BOGOR, Carvaganza -- Setahun masa pandemi Covid-19 berlangsung, tidak sedikit masyarakat yang menunda perjalanan dan membatasi bepergian. Kendaraan lebih banyak terparkir di garasi rumah. Tapi bukan berati Anda melupakan memperhatikan kondisinya.

Salah satu indikator penurunan perjalanan masyarakat adalah turunnya angka pemudik Lebaran tahun 2020, hingga mencapai 62% atau sekitar 465 ribu dari 1,2 juta orang pulang kampung ditahun sebelumnya. Begitu juga dengan kepadatan jalan raya di Ibukota Jakarta yang grafiknya menurun hingga awal kuartal ke empat tahun lalu hingga tersisa sekitar 46% dari sebelumnya yang berada diangka rata-rata 78%.

Meski demikian, sempatkan beri perhatian kepada kendaraan sekalipun Anda tidak akan mengendarainya dalam waktu dekat. Pastikan mobil kesayangan dalam kondisi baik dan siap digunakan kapan pun. Karena mobil terdiri dari banyak komponen, maka pastikan semua berfungsi baik.

Satu yang sering terabaikan adalah ban. Padahal, ban jadi salah satu komponen sangat penting. Ban satu-satunya bagian dari ribuan komponen kendaraan yang menempel langsung ke jalan. Apapun yang dilakukan pada ban akan berpengaruh pada kendaraan. Mesin bagus tapi ban nggak juga berbahaya. Tekanan angin ban yang sesuai dengan rekomendasi pabrikan memastikan telapak ban mobil memperoleh grip atau menapak aspal jalan dengan optimal.

Secara alami tekanan angin pada ban akan berkurang dua psi setiap bulannya, baik digunakan atau tidak dan terutama ketika ban mengalami kebocoran halus. Di sisi lain kerangka ban kadangkala sedemikian kokoh sehingga berkurangnya tekanan angin baru akan berpengaruh ketika ban berputar. Ban mobil yang kurang angin bisa menyebabkan masalah cukup serius. Jika tekanan ban mobil kurang, maka hal tersebut akan mengakibatkan penggunaan BBM yang meningkat. Sementara jika tekanan ban mobil terlalu keras, permukaan ban mobil akan menjadi lebih cepat halus sehingga sangat membahayakan kamu dan pengguna jalan lainnya.

Selain itu, periksa ketebalan telapak ban via Tire Wear Indicator (TWI) yang terdapat di alur telapak ban. Banyak caranya, bisa dengan koin atau alat pengukur. Segera ganti ban mobil ketika permukaan telapak ban sudah sejajar dengan indikator TWI untuk memastikan mobil tidak mudah tergelincir di jalan licin. Anda juga wajib melakukan pengecekan dinding ban dari potensi rusak seperti sobek atau benjol.

Hal lain yang memengaruhi kondisi ban adalah cara parkir kendaraan Anda sehingga ban ikut terpengaruh, misalnya sinar matahari atau hujan langsung, genangan minyak dan lainnya sehingga kompon ban menjadi kaku dan retak untuk jangka waktu tertentu.

Promo Ban Goodyear

Promo

Kalau itu kondisi yang dihadapi, saat ini Goodyear Indonesia menawarkan promosi pembelian ban mobil keluarga atau penumpang untuk tipe apa saja ukuran R17, atau khusus Goodyear EagleF1 Sport untuk semua ukuran.

Tetapi yang paling menguntungkan buat pengguna adalah nilai uang yang dibelanjakan. Karena Goodyear Indonesia memberikan layanan penggantian ban GRATIS selama 12 bulan atau 20,000 KM atas dua ban yang telah dibeli dan sudah registrasi. Layanan Worry Free Assurance, berlaku di seluruh Indonesia pada toko Goodyear dimanapun.

Ketika ban Goodyear yang Anda beli di Medan, mengalami kerusakan di Jakarta karena kondisi pemakaian atau faktor lain dijalan. Segera kunjungi toko Goodyear terdekat, tunjukkan kartu Worry Free Assurance dan minta penggantiannya secara gratis. Biaya pasang dan penyelerasan ditanggung pengguna. (RAJU FEBRIAN)

Artikel yang direkomendasikan untuk anda