Bugatti Chiron Sport Les Legendes du Ciel Tampil Bak Pesawat Tempur

JAKARTA, Carvaganza.com – Bugatti mengeluarkan edisi terbatas Chiron Sport bertema pesawat tempur. Dinamakan Les Legendes du Ciel, Bugatti Chiron ini memakai sejumlah aksen eksterior dan interior yang terinspirasi dari dunia aviasi. Walaupun tak mendapat sayap dan bisa terbang, tetap saja perbedaan yang dimiliki Bugatti Chiron Sport Les Legendes du Ciel dibanding Chiron Sport biasa layak disimak.

“Banyak pembalap Bugatti seperti Albert Divo, Robert Benoist dan Bartolomeo Costantini adalah penerbang Angkatan Udara Prancis. Makanya wajib bagi kami untuk memberi penghormatan kepada mereka. Kami dedikasikan edisi sepesial ini untuk para legenda tersebut,” jelas Stephan Winkelmann, bos Bugatti dalam keterangan persnya.



Bugatti Chiron Sport dicat dengan warna Gris Serpent atau Abu-abu ular dalam bahasa Prancis. Warna ini terinspirasi dari warna yang dipakai oleh banyak pesawat tempur tahun 1920-an. Lalu di bagian side skirt ada aksen bendera Prancis berwarna Biru, Putih dan Merah. Beberapa bagian dibiarkan telanjang memperlihatkan motif material serat karbon sebagai kulitnya.

Lihat seksama bagian depannya. Alih-alih menggunakan grille jaring-jaring yang biasa, Les Legendes du Ciel memakai grille laser-cut strips yang didesain menyerupai iringan pesawat yang melintas dalam formasi terbang.



Kabinnya didominasi material kulit berwarna coklat dan aksen trim aluminum. Di setiap pintu tergambar sketsa Bugatti Type 13 dan Nieuport 17. Diluncurkan pada 1910, Bugatti Type 13 adalah mobil pertama yang memakai emblem Bugatti. Sedangkan Nieuport 17 adalah pesawat single-seater yang meluncur di 1916 dan terkenal karena sangat cepat dan dapat diandalkan.

Les Legendes du Ciel memakai mesin quad-turbocharged 8,0 liter W16 yang bertenaga 1.500 hp dengan torsi puncak 1.600 Nm. Sumber tenaganya itu memutar keempat roda melalui transmisi otomatis dual-clutch 7-percepatan. Perpindahan giginya dapat dilakukan lewat lingkar kemudi melalui paddle-shift. Performanya ini mampu membawa Chiron Sport melaju hingga kecepatan maksimum 420 km/jam yang dibatasi secara elektronis. Kecepatan maksimumnya ini bahkan lebih cepat dari Pesawat Tempur yang menjadi inspirasi terciptanya mobil ini.



Bugatti hanya akan menjual 20 unit Chiron Sport Les Legendes du Ciel dengan harga mulai dari US$ 3,41 juta atau sekitar Rp 48 miliar kalau dikonversikan saat ini.

Tak aneh sebetulnya mengapa Bugatti membuat Bugatti Chiron Sport yang terinspirasi dari dunia penerbangan. Karena menurut mereka, pendirinya, Ettore Bugatti juga seorang yang sangat tertarik dengan dunia penerbangan. Konon ia pernah mengembangkan mesin peswat di pertengahan 1910-an. Bahkan kabarnya Bugatti pernah menciptakan pesawat terbang di 1937. Sayang pesawatnya tak pernah lepas landas lantaran meletusnya Perang Dunia Ke-II.



Menariknya, Stephan Winkelmann sendiri juga bukan tak mengenyam dunia penerbangan sama sekali. Ia pernah dua tahun mengabdi sebagai prajurit terjun payung di angkatan bersenjata Jerman. Sebelum bergabung bersama Bugatti, ia memimpin Lamborghini di 2005 sampai 2016. Rasa keingintahuan yang kuat terhadap dunia penerbangan membuatnya menciptakan Lamborghini Egoista di 2014. Mobil yang hanya dibuat satu unit saja itu memiliki desain kanopi dengan single-seater cockpit layanya jet tempur modern.
RIZKI SATRIA

Baca juga: Mercedes-Maybach S-Class Terbaru Manjakan Pemiliknya Di Kursi Belakang



Sumber: Autoblog

Artikel yang direkomendasikan untuk anda