Baru Sebulan Meluncur, Penjualan New Honda CR-V Sudah Sentuh 1.120 Unit

JAKARTA, Carvaganza – New Honda CR-V 2021 yang baru dirilis pada Februari 2021 dikabarkan mendapat respon positif dari konsumen. Hal tersebut diumumkan oleh PT Honda Prospect Motor selaku agen pemegang merk Honda di Indonesia. Respon positif yang dimaksud adalah terjualnya 1.120 unit New Honda CR-V pada satu bulan lalu sejak diluncurkan hingga 16 Maret 2021. HPM mengklaim bahwa penjualan New Honda CR-V mengalami peningkatan sebanyak 21 % dibandingkan pada bulan sebelumnya dengan model lama.

New Honda CR-V merupakan SUV premium yang menawarkan tampilan terbaru pada eksterior dan interiornya. Selain itu, terdapat fitur Honda Sensing yang merupakan peranti keselamatan saat mengendarai New Honda CR-V. Peranti tersebut meliputi Adaptive Cruise Control yang dapat menyesuaikan kecepatan dengan kendaraan di depannya. Selain itu terdapat Lane Keeping Assist yang menjaga kendaraan tetap pada marka jalan yang benar dan yang terakhir adalah Emergency Braking System. Fitur terakhir merupakan sistem pengereman otonom yang aktif untuk menghindari terjadinya kecelakaan.

Honda New CR-V tersedia dalam berbagai varian dan pilihan mesin di antaranya New Honda CR-V 2.0, CR-V 1.5-Turbo dan CR-V 1.5 Turbo Prestige. Ketiganya dibanderol dengan rentang harg aRp 489 juta – 577 juta.

Honda New CR-V 2021

Meski demikian, New Honda CR-V bukanlah penyumbang angka terbesar dari penjualan Honda di awal 2021. Juara pertama masih ditempati oleh Honda Brio dengan perolehan penjualan 3.361 unit dan disusul oleh varian LCGC Brio Satya sebesar 2.665 unit. Sedangkan Honda Brio RS hanya membukukan 696 unit. Jika ditotal keluarga Brio menyumbang 6.722 unit selama Februari 2021 sekaligus memimpin pangsa pasar segmen City Car 75 %.

Namun demikian, PT Honda Prospect Motor masih mengaku bahwa pada tahun lalu terdapat penurunan angka penjualan dibanding bulan Januari. Hal tersebut dikatakan efek dari sebagian konsumen yang menunda pembelian karena menunggu pemberlakuan relaksasi di awal Maret.

“Penjualan Honda pada bulan lalu sedikit turun dibandingkan Januari, karena sebagian konsumen menunda pembelian untuk menunggu pemberlakukan relaksasi pajak di awal Maret,” kata Yusak Billy, Business Innovation and Marketing & Sales Director PT Honda Prospect Motor.


Namun demikian Yusak mengaku hal tersebut tidak berdampak pada model lain yang baru diluncurkan salah satunya New Honda CR-V. PT HPM juga optimis penjualan di bulan Maret akan meningkat karena beberapa model Honda mendapatkan relaksasi pajak PPnBM 0%. “Model-model baru Honda telah menunjukkan tren booking yang sangat baik,” tutup Billy. (ALVANDO NOYA/EZ)

Artikel yang direkomendasikan untuk anda