Beranda Updates Waze: Intensitas Mobilitas di Jakarta Turun Drastis karena PSBB

Waze: Intensitas Mobilitas di Jakarta Turun Drastis karena PSBB

JAKARTA, Carvaganza.com – Masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang dilangsungkan hampir tiga bulan terakhir ini tenyata berhasil mengubah tren lalu lintas di Kawasan ibukota. Mulai dari kepadatan sampai jarak perjalanan yang terjadi berubah signifikan. Setidaknya ini menurut data yang dirilis oleh Waze.

Aplikasi mobile yang membantu perjalanan ini mencatat tren lalu lintas di empat kota di Indonesia; Jakarta, Bekasi, Tangerang Selatan, dan Tangerang. Data yang dihimpun selama masa bulan Ramadhan lalu ini, menunjukkan penurunan aktivitas lalu lintas oleh masyarakat di Jakarta dan sekitarnya.

Dengan diterapkannya PSBB, di Jakarta terjadi penrunan 72% untuk rata-rata kilometer perjalanan yang dilakukan oleh masyarakat berkendaraan. Angka tersebut menjadi penurunan paling banyak dari kota-kota lainnya. Seperti di Tangerang yang turun 70%, di Bekasi 60%, dan Tangerang Selatan 55%.

Salah satu faktor pendukung turunnya aktivitas berkendara di jalan oleh masyarakat adalah kebijakan pembatasan mudik dan arahan untuk sholat Ied di rumah saat Idul Fitri. Meski telah dibatasi dan dilarang, tetap terjadi keunikan yang terjadi tercatat dalam hal lalu lintas.

Dengan perbandingan rata-rata harian global periode 11-25 Februari 2020, rata-rata kilometer yang dikemudikan di Bekasi turun 76%. Dalam hal ini, Bekasi yang turun paling banyak dibandingkan kota lainnya. Penurunan di Jakarta sebanyak 72%, Tangerang Selatan 53% dan Tangerang 38%.

Ramadhan 2020 merupakan pengalaman yang tidak biasa bagi kebanyakan masyarakat Indonesia. Namun, perubahan yang terjadi selama bulan suci tersebut dimaksudkan untuk melindungi masyarakat dari risiko penularan virus. Waze berkomitmen untuk mendukung upaya bantuan COVID-19 landing page yang kami luncurkan pada bulan April lalu,” kata Marlin R. Siahaan, Country Manager Waze Indonesia.

“Pemerintah di seluruh dunia secara aktif didorong untuk berkontribusi data tentang lokasi pengujian medis dan pusat-pusat distribusi makanan darurat melalui inisiatif ini. Sehingga para pengemudi dapat memiliki akses langsung ke berbagai sumber yang ada di tempat-tempat tersebut.”

Pandemi yang terjadi memicu berbagai tindakan preventif dari pemerintah untuk mencegah penyebaran virus. Penerapan PSBB dan kebijakan lainnya telah menekan aktivitas masyarakat di luar rumah, khususnya pada mobilitas dengan kendaraan.

Salah satu dampak positif dari turunnya aktivitas berkendara selama dua bulan lebih tersebut, kualitas udara di Jakarta dan sekitarnya membaik cukup signifikan. Kandungan CO2 dari emisi kendaraan bermotor telah membuat udara di Jakarta dan sekitarnya menjadi lebih sehat.

WAHYU HARIANTONO

Video Terbaru Youtube Carvaganza

Video Terbaru Youtube The Official Oto

Last Updates

Lima Crossover Yang Bisa Dijadikan Alternatif Selain Honda HR-V

JAKARTA, carvaganza.com – Pasar SUV/crossover kompak memang sedang digandrungi. Tingginya permintaan membuat pabrikan membanjiri pasar. Pertarungan di segmen ini pun semakin memanas. Di pasar...

Pilih Renault Triber atau Suzuki Ignis? Ini Masing-Masing Kelebihannya

JAKARTA, carvaganza.com – Untuk punya mobil SUV bergaya tangguh memang cukup merogoh kocek. Tapi kami memilihkan, ada dua mobil kompak bergaya ala SUV. Memang...

Enggak Kapok-Kapok Pabrikan Cina Jiplak Chevrolet Corvette, Mesinnya PHEV

BEIJING, carvaganza.com – Chevrolet Corvette C1 tahun 1958 adalah salah satu mobil yang paling diburu kolektor. Mobil klasik favorit yang memiliki desain yang tak...

DFSK Klaim 3 Keunggulan Super Cab, Benarkah?

JAKARTA, Carvaganza -- Di tengah pandemi COVID-19, permintaan kendaraan komersial ternyata tetap tinggi. PT Sokonindo Automobile, sebagai pemegang merek DFSK di Indonesia mengandalkan DFSK...

Covid-19 Berlanjut, Toyota Kembali Donasikan Kijang Innova Ambulans

BEKASI, Carvaganza -- Pandemi COVID-19, belum juga menunjukkan tanda-tanda mereda. Berbagai pihak terus melakukan upaya termasuk menyalurkan donasi guna membantu penanggulangan wabah corona. Setelah...