Toyota Celica GT-S, Premium Car Seken Yang Lagi Naik Daun

JAKARTA, Carvaganza – Kalau Anda sedang mencari mobil premium seken, ada satu model yang diproduksi oleh pabrikan Jepang yang cukup populer diincar kalangan car enthusiast. Toyota Celica GT-S generasi ketujuh (2003 - 2005). Sports car ini pernah punya nama besar di lintasan reli dan merajai motorsport tersebut sampai beberapa tahun dan akhirnya mengundurkan diri karena sudah terlalu dominan di kejuaraan itu.

Dari sejarahnya, Celica pertama kali diproduksi tahun 1970 dan pernah menjadi wakil Toyota sebagai pabrikan di kejuaraan World Rally Championship (WRC) tahun 1972 sampai 1986. Pada periode yang diturunkan adalah Celica gerak roda belakang. Untuk kejuaraan WRC tahun 1988 sampai 1997, Toyota menurunkan Celica model GT-Four berpenggerak 4WD. Khusus Celica untuk kejuaraan WRC diproduksi oleh Toyota Team Europe di Koln, Jerman, dan speknya dibedakan dengan versi jalan raya.

Toyota Celica dibuat sampai tujuh generasi dan pembuatannya dihentikan pada tahun 2006. Cukup disayangkan memang. Model generasi ketujuh totally different dibandingkan versi generasi keenam. Jika sebelumnya memakai bodi model sedan coupe dengan sudut-sudut halus dan lampu depan membulat, generasi ketujuh tampil dengan gaya coupe liftback tiga pintu.

Toyota Celica GT-S

Desain bodinya dibuat lebih agresif dengan sudut-sudut lebih tajam. Kebalikan dari versi sebelumnya yang memiliki sudut halus. Pada tahun 2000-an, Celica kerap kali menjadi korban modifan karena bodinya yang cukup menarik ditambah-tambah. Versi GT-S ini pernah tampil di film 2 Fast and 2 Furious dan akrab di kalangan gamer Need for Speed: Underground.

Pada dasarnya hanya ada dua model Celica pada generasi terakhir. Yakni ZR230 bermesinn 1.8 liter 1ZZ-FE VVT-i dan ZZT231 bermesin dengan kemampuan tinggi 1.8 liter 2ZZ-FE VVTL-i. Yang versi kemampuan tinggi dengan kode mesin 2ZZ-FE VVTL-I adalah GT-S di pasar Amerika, yang menjadi bahasan kita kali ini. Atau kalau di Jepang disebut SS-II. Sedangkan yang bermesin VVT-I disebut GT di Amerika atau di Jepang dikenal SS-I.

Transmisi untuk Celica yang bermesin 1ZZ-FE adalah 5 speed manual, 6 speed manual, atau 4 speed automatic. Sedangkan yang bermesin 2ZZ-GE menggunakan transmisi 6 speed manual atau 4 speed tiptronic automatic dengan shift button di kemudi.

Toyota Celica GT-S

Celica generasi terakhir dikenal lebih gesit karena bodinya dibuat lebih enteng dan dimensinya dibuat lebih pendek sehingga rasio perbandingan antara tenaga dengan bobot mobil menjadi lebih baik. Tapi jarak sumbu roda (wheelbase) lebih panjang dan overhang depan dibuat lebih pendek agar mobil menjadi lebih stabil.

Ketika kran import mobil di Indonesia dibuka tahun 1999, Celica masuk ke pasar nasional. Model yang beredar adalah SX dan ZR dari Australia serta SS-I dan SS-II dari Jepang. Celica dari Australia memiliki lampu sign di fender depan dan manual AC. Sedangkan Celica Jepang hadir dengan lampu indicator di bumper depan dan AC dengan digital climate control untuk model SS-II.

Toyota Celica GT-S

Bentuk Celica dari generasi ketujuh ini memang abadi. Ia tak lekang di makan jaman. Hal itu berkat desainnya yang sangat dinamis dan oleh kalangan anak muda dianggap sporty pada masanya. Apalagi kalau menyinggung soal kehandalan mesinnya. Dikenal crunchy and yummy. Yang menarik lagi, dengan segala kelebihan yang dimiliki, Celica GT-S ini punya harga setengah lebih murah dari mobil seken lain sekelas yaitu Honda Civic Si, Integra GSR atau RSX Type-S.

Makanya jangan heran, sebagai kendaraan good handlers, Celica GT-S sekarang jadi sport car seken yang lagi naik daun di Amrik dan Eropa. (EKA ZULKARNAIN)

Sumber: thedrive.com dan ragam sumber

Artikel yang direkomendasikan untuk anda