Beranda Updates Tidak Gusur Manusia, Ini Manfaat Pakai Robot di Pabrik

    Tidak Gusur Manusia, Ini Manfaat Pakai Robot di Pabrik

    JAKARTA, 16 Agustus 2019 – Teknologi otomasi dan robot mulai diterapkan di industri  manufaktur di Indonesia, termasuk otomotif, dengan telah dimulainya era Industri 4.0 saat ini. Namun seberapa efektif sebenarnya aplikasi robot dan otomasi dalam peningkatan kinerja manufaktur?

    Dalam penerapannya, robot tidak menggantikan peran manusia dalam prose produksi di dalam pabrik, melainkan untuk meringankan dan memudahkan tugas yang dikerjakan. Menurut Universal Robots sebagai perusahaan teknologi dari Denmark, saat ini penggunaan robot di industri Indonesia baru sekitar 5 robot per 10.000 karyawan.

    Universal Robots memproduksi Collaborative Robot (COBOT)yang berfungsi membantu tugas manusia menjadi lebih efisien dan efektif, terutama dalam kegiatan manufaktur. Selain otomotif, industri elektronik termasuk yang paling banyak menggunakan teknologi ini dari Universal Robots.

    Hadirnya robot di dalam industri dinilai Universal Robots mampu meningkatkan efisiensi dan efektivitas pekerjaan, tanpa harus mengorbankan sumber daya manusia untuk digantikan perannya.

    “Kalau Anda punya produksi volume kecil dan campuran tinggi di sini tidak diragukan lagi colaborative robot bersama manusia akan sangat meningkatkan nilai produktivitas,” kata Sakari Kuikka, General Manager Universal Robots saat hadir dalam diskusi bersama media otomotif, Kamis (15/8/2019).

    “Kami ada contoh kasus di indonesia yang tidak bisa saya sebutkan nama perusahaan atau industrinya, saya baru-baru ini berkunjung ke salah satu pengguna robot kami di indonesia dan mereka punya satu jalur produksi yang menggunakan dua robot dan mereka pertahankan jumlah karyawannya di jalur itu, jadi tidak ada pengurangan operator atau pekerja manusia, hanya tambahan dua robot.”

    Kuikka mengklaim peningkatan efisiensi dari penggunaan robot telah berhasil mencapai 30 persen lebih baik, yang tidak hanya mempersingkat waktu pengerjaan tetapi juga sekaligus menghemat pemakaian bahan baku dari sebelumnya.

    Beberapa pekerjaan diklaim bisa lebih presisi dan hemat bahan baku saat menggunakan robot, seperti proses pengelasan, pengecatan, atau pemasangan sealer kaca mobil.

    “Jadi ada tiga hal; kualitas meningkat, limbah berkurang dan produktivitas lebih baik, dan tiga hal ini kalau dicapai bisa memberikan payback yang lebih cepat bagi perusahaan,” lanjut Kuikka.

    Sebagai perusahaan yang sudah dipercaya dalam skala global, Kuikka memilih tertutup saat ditanya pabrikan apa saja yang sudah menggunakan dan memanfaatakn teknologi dari Universal Robots di Indonesia.

    WAHYU HARIANTONO

    Video Terbaru Youtube Carvaganza



    Last Updates

    TEST DRIVE: Bentley New Continental GT, Monster Insuit

    BENTLEY CONTINENTAL GT sempat menjadi bintang pada gelaran Frankfurt Motor Show 2017 silam. Pasalnya sedan ultra premium asal Inggris ini...

    Rekor Baru, Adu Irit BBM Honda Mobilio Tembus 28 Km/Liter

    JAKARTA, 17 November 2019 – Ajang lomba adu irit “Honda Mobilio Joyful Weekend” yang digelar PT Honda Prospect Motor (HPM), Sabtu, 16 November 2019...

    Yuk Ikutan, Toyota Yaris Bagi-Bagi Tiket Djakarta Warehouse Project

    JAKARTA, 17 November 2019 – Guna membidik konsumen millennial, Toyota turut berpartisipasi dalam penyelenggaraan Djakarta Warehouse Project (DWP) yang akan...

    Menikmati Akhir Pekan Bersama Honda Mobilio

    SENTUL, 16 November 2019 – Ajang kumpul sekaligus menguji konsumsi bahan bakar Honda Mobilio, “Honda Mobilio Joyful Weekend”, kembali dihelat...

    Rayakan HUT Ke-3, PAHAMI Ingin Industri Aftermarket Semakin Maju

    JAKARTA, 16 November 2019 – Berkumpul dengan tujuan memajukan industri aftermarket di Indonesia, Perkumpulan Pengusaha Aksesoris Mobil Indonesia (PAHAMI) telah hadir di Indonesia dan...