Thrustmaster T-GT II Mulai Dijual Tahun Ini, Senjata Baru Pembalap Virtual

Thrustmaster T-GT II

JAKARTA, Carvaganza – Setelah sempat bocor pada minggu lalu, akhirnya Thrustmaster meluncurkan secara resmi kemudi konsol T-GT II. Thrustmaster pertama kali memperkenalkan T-GT pada acara pengumuman pemenang GT Sport di Copperbox pada 2016. Selang satu tahun, kemudian pengembang sekaligus produsen produk konsol game ini meluncurkan setir T-GT ke pasaran. 

Berkat desain dan fiturnya yang sangat presisi maka konsol setir T-GT sudah didapuk menjadi kemudi resmi untuk kejuaran online bersertifikat FIA, salah satunya adalah Gran Turismo Sport. Bahkan dengan kondisi pandemi sejak 2020 lalu, konsol kemudi ini sudah digunakan oleh seluruh peserta kompetisi yang diadakan oleh Sony, salah satunya digunakan untuk final seri virtual Olimpiade. 

Setelah melakukan pengembangan terhadap kinerja sistem kemudi selama 23.000 jam akhirnya T-GT generasi ini memberikan beberapa input terbaru dengan feedback yang lebih baik lagi. Hal tersebut juga didukung dengan masukan dari para pengguna kemudi konsol hingga pengemudi profesional yang menguasai sistem kemudi T-GT ini.

Thrustmaster T-GT II

Melihat secara umum tampilan dan teknologi yang terdapat di dalam T-GT II ini tidak terlihat ubahan yang revolusioner. Beberapa teknologi yang masih dipertahankan adalah sistem penggerak kemudi dengan sabuk (belt), sehingga setiap gerakan yang dilakukan oleh pengendara dialirkan ke motor penggerak melalui sabuk penghubung dan feedback dari game yang disampaikan secara berlawanan.

Baca Juga: Billie Eilish Rides Awesome Cars!

Fungsi dan penempatan tombol-tombol pengaturan pada lingkar kemudi juga masih tetap sama, termasuk Mode GT yang menyediakan empat tombol berwarna untuk mengatur kontrol individu dalam tampilan yang multi-fungsi. Selain itu, sentuhan baru pada generasi kedua T-GT Thrustmaster adalah tersedianya fungsi T-DCC dan T-RTF.

T-DCC sendiri berarti adalah Drive Curve Calculation atau pengukur kurva drift yang berfungsi untuk memberikan input lebih halus dan memungkinkan pemain untuk melakukan drifting baik sengaja maupun tidak. Selain itu dengan fungsi ini dapat memberikan performa drift secara real time baik respon roda dan mobil di dalam game.

Ada lagi fitur T-RTF yang menggunakan perhitungan real-time untuk feedback di setiap permainan. Pemain game dengan konsol T-GT Thrustmaster dapat melakukan pengendaraan yang lebih maksimal serta respon yang lebih agresif tanpa merasakan ruang kosong di setiap putaran kemudi.

Fitur lain yang baru disematkan pada T-GT II Thrustmaster ini adalah sistem konstruksi pada lingkar kemudi. Pabrikan menyebutnya T-AEC-Q  yang mengacu pada standar konsol elektronik otomotif yang memenuhi standar agar dapat digunakan dalam waktu yang lama. Konstruksi pada konsol ini merujuk pada durabilitas atau daya tahan penggunaan meskipun sering digunakan dengan gaya bermain yang agak keras. 

Thrustmaster mulai menjual T-GT II terbaru secara bertahap, bagi konsumen Eropa sudah mulai bisa memesan dan membeli secara langsung konsol ini, kabarnya dibanderol dengan harga US$ 799.99 atau setara Rp 11,5 Juta. Sementara itu konsumen yang berada di luar Eropa juga mulai bisa membeli konsol T-GT II ini pada periode September – Oktober 2021. 

Kabarnya Thrustmaster tidak hanya menjual T-GT II ini dalam satu paket dan menyediakannya secara terpisah dengan harga US$ 499,99 dan mendapatkan tuas lain secara terpisah lagi. Kita tunggu saja sampai konsol ini masuk ke Indonesia.
ALVANDO NOYA / WH

Baca Juga: Demi Balapan Seru, Abu Dhabi Ubah Layout Sirkuit F1 Yas Marina

Sumber: GT Planet

Artikel yang mungkin menarik untuk Anda

Mobil Pilihan

  • Upcoming

Updates

Artikel lainnya

New cars

Artikel lainnya

Drives

Artikel lainnya

Review

Artikel lainnya

Video

Artikel lainnya

Hot Topics

Artikel lainnya

Interview

Artikel lainnya

Modification

Artikel lainnya

Features

Artikel lainnya

Community

Artikel lainnya

Gear Up

Artikel lainnya