TEST DRIVE: Ternyata Rasa Berkendara Toyota Veloz Baru Tak Seperti yang Kami Duga

Toyota Veloz

TANGERANG, Carvaganza – Toyota Avanza dan Toyota Veloz generasi terbaru resmi diperkenalkan ke publik di Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2021. Perubahannya signifikan sampai bikin penasaran. Bagaimana rasa berkendaranya? Kami mendapat kesempatan untuk menguji Toyota Veloz langsung di jalanan umum. Ternyata rasa berkendaranya jauh dari yang kami perkirakan. Penasaran kan?

Kita langsung bahas saja ya rasa berkendaranya. Soalnya sudah banyak artikel kami yang membahas rupa barunya. Remote sudah ditangan dan saya langsung masuk ke dalam kabin. Berubah total. Sama sekali tak ada yang tersisa Avanza lama untuk versi barunya.

Toyota Veloz

 

Begini, ada satu unit Toyota Avanza 1.3 G AT tahun 2016 terparkir di garasi rumah. Meskipun saya tahu betul Veloz baru benar-benar mobil yang berbeda dalam segala hal, tetapi saya masih beranggapan kalau rasa berkendara atau DNA khas Toyota Avanza masih tersisa di versi barunya. Jadi pas masuk ke dalam kabin, saya yang tadinya beranggapan kalau rasa berkendaranya tak bakal berubah total jadi ragu.

Pencet tombol Start-Stop, mesin hidup dan panel instrumen digital menyapa. Ada animasi dan tampilannya mudah dibaca. Makin penasaran saya kulik-kulik lewat tombol di setir. Ternyata grafis display bisa diubah, ada empat pilihan grafis spidometer yang keren. Di setir juga ada tombol pengaturan audio. 

Toyota Veloz

Unit yang kami uji ini varian bertransmisi otomatis. Nah buat yang belum tahu, transmisi otomatis Toyota Avanza dan Veloz yang lama masih pakai jenis konvensional 4-speed. Tuas transmisinya masih model zig-zag. Sekarang Toyota Avanza dan Veloz sudah memakai transmisi otomatis jenis CVT (Continuous Variable Transmission). Jenis tuasnya pun berbeda, dengan release button. Menariknya lagi, ada mode Sport dan mode manual atau pada tipe Q CVT. Apa bedanya? Saya pun semakin penasaran.

Toyota Veloz

Sabar, sebelum mulai saya mengatur posisi berkendara terlebih dulu. Posisi setir sekarang bisa disesuaikan secara tilt and telescopic. Posisi duduk pun mudah diatur, ada pengatur ketinggian, sudut kemiringan dan maju-mundur. Jujur posisi berkendaranya sekarang terasa lebih rendah dari sebelumnya. Mungkin karena desain dashboard baru yang lebih tinggi. Untungnya bidang pandang ke depan dan kebelakang masih sangat baik. Memang konstruksi barunya membuat blind spot di samping menjadi terasa lebih besar. Mungkin ini alasan mengapa sekarang Toyota Veloz dibekali fitur keselamatan baru Blind Spot Monitoring. Mewah ya!

Transmisi CVT yang Asyik!

Injak pedal rem dan pindah tuas transmisi ke posisi D. Nah selanjutnya jangan bingung kalau tak menemukan tuas rem tangan. Alasannya karena sekarang Toyota Veloz pakai electric parking brake dengan mode auto hold, jadi cukup pecet saja. Angkat pedal gas pelan-pelan, mobil pun melaju perlahan. Transmisi CVT memilihkan rasio gigi yang tepat guna memberikan penyaluran tenaga yang lembut. Berbeda sekali dari transmisi otomatis Veloz lama yang masih menggunakan planetary gear. Nah yang dulu, begitu pindah ke posisi D, terasa sekali hentakannya bak binatang buas yang hendak menerkam mangsanya.

Toyota Veloz

Transmisi CVT memberikan fleksibilitas rasio gigi yang lebih lebar. Sehingga sewaktu kita mulai melaju, mobil mensimulasikan seolah mobil melaju menggunakan posisi gigi tinggi untuk penyaluran tenaga yang lembut. Apakah ini menandakan performa Toyota Veloz yang baru terlalu moderat? Tidak juga.

Karena tuas transmisi bisa diturunkan ke bawah ke posisi S. Lalu pencet tombol Drive di setir sekali. Terasa tiba-tiba raungan mesin mendadak meninggi. Lalu respon pedal gas terasa lebih berisi. Transmisi menahan putaran mesin di rpm tinggi supaya tak butuh momentum dan waktu lama bagi Veloz untuk melesat bermanuver mendahului kendaraan lain di depan yang berjalan lebih lambat.

Toyota Veloz

Oh ya, maaf saya lupa. Toyota Veloz generasi terbaru ini menggunakan mesin 2NR-VE yang basisnya masih sama dengan sebelumnya. Hanya memang ada sedikit penyesuaian lantaran konfigurasinya yang berbeda. Avanza dan Veloz baru sekarang telah menggunakan sistem penggerak roda depan (FWD). Posisi mesin yang tadinya membujur menjadi melintang. Performanya ditingkatkan sedikit. Tenaganya menjadi 106 PS pada 6.000 rpm dengan torsi puncak 137,2 Nm pada 4.200 rpm.

Mengubah sistem penggerak roda belakang (RWD) menjadi FWD ini punya banyak efek positif. Pertama, bisa mengurangi bobot karena komponen penggerak roda belakang seperti kopel dan gardan belakang hilang. Ini juga membuat kabin khususnya bagian lantai menjadi lebih efisien ruang. Penyaluran tenaga menjadi lebih cepat karena jarak mesin, transmisi dan roda penggerak menjadi lebih dekat.

Toyota Veloz

Sewaktu mencoba performanya, bias lebih maksimal saya geser tuas transmisi ke posisi Manual. Percaya atau tidak, transmisi CVT Toyota Veloz menyediakan simulasi pilihan gigi hingga 7-speed! Sebetulnya naik-turunkan gigi bisa dilakukan manual, tinggal geser tuas maju-mundur. Tapi saya penasaran ingin tahu, apakah transmisi akan pindah naik dan turun secara otomatis bila sudah masuk putaran mesin tertentu.

Pedal gas saya injak sampai mentok, jarum rpm virtual melesat naik dengan cepat diiringi suara raungan mesin yang masuk ke kabin. Sampai putaran mesin sekitar 5.500 rpm transmisi menaikan posisi gigi dengan sendirinya. Aman! Tarikannya juga terasa lebih dari cukup untuk ukuran MPV keluarga 7-penumpang bermesin 1,5 liter.

Suspensi belakang torsion beam

Toyota Veloz

Tanpa gardan, Toyota memilih suspensi belakang jenis Torsion beam untuk Veloz terbaru. Lantas secara keseluruhan, bagaimana stabilitas berkendara dan kualitas bantingan suspensinya? Mobil terasa jauh lebih menapak aspal di kecepatan tinggi meski ya tetap saja masih terasa sedikit melayang sesekali. Wajar mobil ini punya ground clearance setinggi 205 mm.

Hebatnya, bantingan suspensinya tak lantas menjadi keras. Di jalan sekitaran ICE BSD, banyak polisi tidur dan speed trap yang dilibas Toyota Veloz enteng saja. Kemudi tidak lari dan hebatnya suspensinya terasa empuk justru. Tidak sampai mengganggu kenyamanan penumpang di dalam kabin. Di jalanan kosong saya pun tak sabar untuk uji tingkat limbung mobil ini. Manuver kanan-kiri, pergerakan setir diterjemahkan secara responsif dan gejala limbung terasa minim. Asli, asyik ini mobil!

Fitur Keselamatan aktif

Toyota Veloz

Fitur keselamatan Veloz ditingkatkan secara maksimal dari sebelumnya. Rem ABS+EBD+BA, Hill Start Assist, dan 6 airbag. Memarkirkan kendaraan atau melewati gang sempit menjadi lebih mudah, karena tak hanya dibekali sensor mundur saja tetapi juga kamera bird’s eye view.

Itu belum seberapa karena Toyota juga menyematkan sistem keselamatan aktif Toyota Safety Sense (TSS) untuk Veloz terbaru. Selain Blind Spot Monitor yang disebutkan di atas, ada fitur Pre-Collision Warning dan Pre-Collision Braking. Mengandalkan sistem radar, teknologi ini membantu mengurangi risiko tabrakan dengan kendaraan lain di depan dengan melakukan pengereman secara otomatis bahkan hingga berhenti darurat jika diperlukan kalau pengemudi telat merespons.

Toyota Veloz

Kemudian Lane Departure Warning dan Lane Departure Prevention. Jangan kaget sewaktu melaju dan secara tanpa sengaja berpindah jalur, ada peringatan di MID dan suara alarm. Lebih hebatnya lagi, setir bisa bergerak sendiri mengoreksi arah agar kembali ke jalan yang benar.

Setelah sayik mengujinya saya pulang ke rumah dan melihat Toyota Avanza 1.3 G AT buatan tahun 2016 di rumah. Saya jadi geleng-geleng sendiri. Sungguh mengejutkan. Jujur saya sama sekali tidak pernah berharap low MPV di bawah Rp 300 juta sekelas Mitsubishi Xpander bisa melakukan hal-hal yang biasa dilakukan oleh mobil mewah dengan harga jauh lebih mahal. Saya sama sekali tak menduga kalau Toyota Veloz bisa berubah sedrastis ini tanpa harus membebani konsumen dengan biaya yang sangat besar. RIZKI SATRIA

Baca juga:  Begini Ragam Fitur Safety Canggih Pada Toyota All New Veloz

Pelajari lebih lanjut tentang Toyota Avanza Veloz

  • Tampak Depan Bawah Toyota Veloz
  • Tampak samping Veloz
  • Tampak belakang serong Veloz
  • Tampak Depan Toyota Veloz
  • Tampak belakang Veloz
  • Tampak Grille Veloz
  • lampu belakang Veloz
  • Pelek Veloz
  • Tampak belakang Veloz
  • Tampak depan medium Toyota Veloz
  • Tampak kanan Toyota Veloz
  • Toyota Veloz Drivers Side Mirror Rear Angle
Toyota Avanza Veloz
Rp 251,2 - Rp 291,5 Juta Cicilan mulai dari : Rp 5,73 Juta

Mobil Toyota Lainnya

  • Toyota Kijang Innova
    Toyota Kijang Innova
  • Toyota Yaris
    Toyota Yaris
  • Toyota Fortuner
    Toyota Fortuner
  • Toyota Avanza
    Toyota Avanza
  • Toyota Raize
    Toyota Raize
  • Toyota Agya
    Toyota Agya
  • Toyota Calya
    Toyota Calya
  • Toyota Hilux
    Toyota Hilux
  • Toyota Rush
    Toyota Rush
  • Toyota Sienta
    Toyota Sienta
  • Toyota Alphard
    Toyota Alphard
  • Toyota Avanza Veloz
    Toyota Avanza Veloz
  • Toyota Corolla Altis
    Toyota Corolla Altis
  • Toyota Vios
    Toyota Vios
  • Toyota CHR
    Toyota CHR
  • Toyota CHR
    Toyota CHR
  • Toyota Camry
    Toyota Camry
  • Toyota Corolla Cross
    Toyota Corolla Cross
  • Toyota Hiace
    Toyota Hiace
  • Toyota Land Cruiser
    Toyota Land Cruiser
  • Toyota 86
    Toyota 86
  • Toyota Avanza
    Toyota Avanza
  • Toyota Camry
    Toyota Camry
  • Toyota GR Yaris
    Toyota GR Yaris
  • Toyota Supra
    Toyota Supra
  • Toyota Vellfire
    Toyota Vellfire
  • Toyota Voxy
    Toyota Voxy

Don't Miss

Artikel yang mungkin menarik untuk Anda

Mobil Toyota Pilihan

  • Upcoming

Pilihan mobil untuk Anda

Updates

Artikel lainnya

New cars

Artikel lainnya

Drives

Artikel lainnya

Review

Artikel lainnya

Video

Artikel lainnya

Hot Topics

Artikel lainnya

Interview

Artikel lainnya

Modification

Artikel lainnya

Features

Artikel lainnya

Community

Artikel lainnya

Gear Up

Artikel lainnya