Beranda Drives TEST DRIVE: All New Honda Accord 2019, Lebih Canggih dan Senyap

TEST DRIVE: All New Honda Accord 2019, Lebih Canggih dan Senyap

Foto: PT HPM dan Eka Zulkarnain

BANDUNG, 28 Juli 2019 – Honda Accord adalah model dengan penjualan terlama kedua dalam sejarah Honda setelah Civic. Selama lebih dari 9 generasi dan 42 tahun, Accord telah menjadi nama yang melekat pada sedan Honda. Passenger car ini sudah diproduksi sejak tahun 1976 dan lebih dikenal sebagai model sedan empat pintu serta menjadi salah satu mobil paling laris di Amerika Serikat sejak 1989 sampai dengan sekarang.

Generasi pertama Honda Accord dirilis 7 Mei 1976 dengan model hatchback tiga pintu dengan wheelbase 2.380 mm, curb weight 907,1 kg dan mesinnya menghasilkan tenaga 68 hp. Bulan Oktober 1977 baru diproduksi versi sedan 4 pintu dengan mesin 1.6 Liter yang menghasilkan tenaga 72 hp.

Sejak diluncurkan pada tahun 1976, Honda Accord telah mencatat penjualan sekitar 22,6 juta unit di 150 negara di seluruh dunia. Di Indonesia, Accord merupakan sedan dengan catatan penjualan terlama dan tertinggi sampai saat ini, dengan total penjualan sebanyak 80.628 unit sejak tahun 1978 sampai sekarang.

Honda Accord terus berkembang sampai akhirnya dirilis generasi ke-10 yang di Indonesia diluncurkan di Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2019 pada 18 Juli lalu.

All New Honda Accord generasi terbaru ini dirancang dengan menggunakan platform baru dengan struktur uni-bodi yang lebih rendah, lebih lebar, dan lebih kokoh. Rangka yang lebih ringan juga dipadukan dengan unit mesin dan fitur-fitur berteknologi terbaru. Bisa dibilang 90 persen kendaraan ini sepenuhnya baru, begitu ujar Masao Nakano, Assistant Large Project Leader Honda Accord kepada Carvaganza.

Selang beberapa hari setelah peluncuran, PT Honda Prospect Motor (HPM) sebagai APM Honda di Indonesia mengadakan media test drive ke Bandung. Dan Masao adalah salah seorang petinggi Honda Motor Company yang ikut serta dalam rombongan media test drive.

EKSTERIOR

Pada bagian eksterior, sedan empat pintu lima penumpang ini mendapatkan perubahan total yang sepenuhnya baru yang membuatnya terlihat lebih dinamis dan fresh. Yang paling kentara adalah bagian garis atap yang lebih rendah (sloop) dari pilar A menuju pilar C sehingga menyerupai desain mobil coupe. Kap mesinnya dibuat lebih panjang, sedangkan desain wajah tetap mempertahankan karakter khas Honda lewat Chrome Wing Grille plus fitur Active Grille Shutter dan Air Curtain di bumper depan agar lebih aerodinamis.

Lampu depan dan lampu kabut sudah LED dengan LED Daytime Running Light (DRL), Low-Beam LED, LED One-Touch Turn Signals dan lampu belakang juga sudah LED. Honda mengklaim bahwa lampu yang dipakai ramah lingkungan dan hemat energi. Pada velg terbuat dari alumunium 5 palang diameter 18 inci.

Untuk pertama kalinya pada produk Honda, pada bagian roda All New Honda Accord dirancang dengan peredam suara yang dapat mengurangi kebisingan hingga 6dB. Elemen utama dari fungsi peredaman suara ini adalah penerapan resonator dan resin molding yang disematkan di dalam rim. Desain tersebut mengurangi resonansi suara di dalam kolom udara di dalam roda.

MENCOBA FITUR HONDA SENSING

Pada test drive ini kami tidak mengemudikan mobil dari Jakarta menuju Bandung, Jawa Barat, melainkan dari Bridgestone Proving Ground di Karawang. Hal ini dilakukan mengingat kemacetan parah yang kerap kali terjadi di Jalan Tol Jakarta – Cikampek dan Honda juga ingin mengajak media mencoba teknologi terbaru yang disematkan pada All New Accord,yakni Honda Sensing. Teknologi ini merupakan teknologi keselamatan untuk membantu pengemudi menghindari dan meminimalisir potensi kecelakaan saat berkendara.

Sistem Honda Sensing meliputi fungsi Collision Mitigation Brake System (CMBS) yang terintegrasi dengan Forward Collision Warning (FCW), Road Departure Mitigation System (RDM) yang terintegrasi dengan Lane Departure Warning (LDW), Lane Keeping Assist System (LKAS), Adaptive Cruise Control (ACC) yang terintegrasi dengan Low Speed Follow (LSF), dan Auto-High Beam.

Pada saat mencoba fitur CMBS, kendaraan saya jalankan dengan kecepatan 30 km/jam mendekati sebuah objek yang disimulasikan sebagai mobil yang berada di depan All New Honda Accord yang saya kemudikan. Ketika melaju, saya lepaskan dari pedal gas maupun rem, mobil dibiarkan melaju terus ke depan. Ketika sistem mendeteksi tabrakan, Forward Collision Warning (FCW) memberikan peringatan visual dan audio untuk mengingatkan pengemudi agar mengambi tindakan koreksi. Peringatan visual muncul pada Driver Information Interface (DII).

Mencoba fitur Collision Mitigation Brake System (CMBS)

Saya sengaja tidak mengambil tindakan koreksi dan membiarkan mobil melaju terus meski peringatan visual sudah muncul. CMBS lantas  menerapkan beberapa tahap pengereman otomatis untuk mengurangi kecepatan kendaraan, sehingga dapat mengurangi dampak jika terjadi tabrakan. Mobil pun mengerem secara otomatis dan mendadak agar tidak menabrak objek di depan. All New Honda Accord berhenti di depan mobil simulator di depannya dengan menyisakan jarak sekitar 25 cm.

Teknologi ini bekerja menggunakan milimeter wave radar unit yang terletak di belakang Grille depan dan Monocular camera yang terletak di antara kaca spion tengah dan kaca depan mobil untuk mendeteksi kondisi di depan mobil.

Kami juga mencoba Lane Keeping Assist System (LKAS) maupun Adaptive Cruise Control (ACC) with LowSpeed Follow yang semuanya bekerja dengan baik. Sistem ini akan saya ceritakan secara terpisah.

INTERIOR

Selesai mencoba di Bridgestone Proving Ground, kami bertolak menuju Bandung. Kabinnya terasa lapang, modern dan nyaman. Seluruh joknya dibalut  oleh kulit berkualitas terasa empuk dan nyaman. Jok pengemudi dapat diatur secara elektrik sampai delapan pengaturan dengan Lumbar Support dan Memory Seat yang mempermudah pengemudi ketika masuk maupun keluar dari kendaraan.

Jok penumpang depan dilengkapi 4 cara pengaturan elektrik. Jok belakang juga terasa lapang dengan legroom yang lebih lega salah satunya berkat penambahan dimensi wheelbase 55 mm dibandingkan Accord sebelumnya.  Penambahan dimensi itu membuat legroom di bagian belakang bertambah lega 48 mm dibandingkan sebelumnya. Ruang bagasi juga membesar 123 liter menjadi 573 liter dibandingkan sebelumnya.

Panel instrumen 7 inci yang terletak di belakang kemudi menampilkan ragam informasi kendaraan berpadu dengan layar sentuh terbaru berukuran 8 inci. Layar sentuh ini selain berfungsi untuk mengoperasikan sistem infotainment dan memuat informasi kendaraan, juga berfungsi sebagai kamera mundur dan kamera jika kita hendak berpindah lajur ke kiri.

Layar sentuh itu juga berfungsi sebagai kamera yang memperlihatkan bagian samping kiri mobil ketika pengemudi hendak berpindah ke jalur kiri. Tujuannya agar pengemudi dapat melihat dengan lebih jelas bagian kiri  mobil pada saat hendak berpindah lajur sehingga mempertinggi keselamatan penumpang.

Di bagian bawah terletak AC serta tombol pengaturannya serta tersedia Wireless Charger Console yang dilengkapi dengan USB Port di konsol depan. Jok baris kedua juga dilengkapi dengan dua port USB USB Charger dan A/C Vent yang terdapat di konsol tengah, serta sunshade yang lebih besar. Ditambah juga cupholder pada bagian tengah bangku belakang. Setirnya dibalut dengan kulit dan dilengkapi dengan sejumlah tombol pengaturan seperti tombol cruise control.

Suara mesinnya terasa halus dan kabinnya terasa senyap. Pabrikan mengklaim telah melakukan penyempurnaan peredaman dan kebisingan dengan menggunakan lebih banyak peredam yang lebih rapat dan struktur bodi sehingga mengurangi ‘body leaks’ sebesar 43 pesen. Upaya lainnya berupa mengaplikasi Acoustic Windshield Glass, Carpet Barrier Layer, Acoustic Fabric Body Undercovers, Acoustic Felt Fender Inner Liners di bagian depan dan belakang, serta teknologi Active Noise Cancellation(ANC). Hal ini juga dibantu dengan mengurangi kebisingan pada ban dengan menerapkan resonator dan resin molding pada velg.

DRIVING

Mesin terbaru yang dipakai All New Honda Accord ini adalah bensin DOHC 1.5 liter VTEC Turbo, menggantikan mesin naturally aspirated 2.4 liter yang dipakai sebelumnya. Mesin bertenaga 190 PS  pada 5,500rpm dan torsi maksimal 260Nm pada 1,600 – 5,000 rpm terasa linear dan padat di setiap putaran.

Kerja mesin tersebut didukung oleh transmisi CVT (Continuously Variable Transmission) yang mulus dalam setiap perpindahan. Honda mengklaim bahwa desain baru CVT memiliki rasio yang 11% lebih rendah dibanding generasi sebelumnya untuk akselerasi yang lebih bertenaga.

Memang jika dibandingkan dengan mesin sebelumnya, terutama pada saat menggunakan mode pengendaraan ECON, kerja mesin sedikit lebih lambat dibandingkan dengan memakai mode Sport yang terasa lebih agresif. Mode ECON ini memang berfungsi untuk mengoptimalkan efisiensi bahan bakar. Saya sendiri lebih suka menggunakan mode Sport di Tol Purbaleunyi menuju Bandung karena membuat respon gas menjadi lebih agresif sehingga lebih menyenangkan untuk berakselerasi. Ketika memasuki kota Bandung, baru saya menggunakan mode ECON.

Setir Electric Power Steering (EPS) terasa enteng dan solid serta komunikatif di dalam memberikan feedback. Pengemudi dapat memberikan input-input yang presisi ketika mendapatkan feedback tersebut. Menurut pabrikan, Untuk pertama kalinya pada model All New Honda Accord, Electric Power Steering (EPS) dilengkapi dengan dual pinion gear dan variable gear ratio untuk roda kemudi, untuk menghasilkan performa dan kenyamanan yang terbaik di kelasnya.

Pengendaraan juga terasa stabil padahal bodinya melebar 12 mm dan wheelbase lebih panjang 55 mm. Hal tersebut berkat penyempurnaan pada chassis, suspensi, fitur Vehicle Stability Assist (VSA) yang dipadukan dengan Traction Control System (TCS)  serta bodi yang lebih rendah 15 mm dibandingkan sebelumnya.

Kesimpulannya, Honda Accord teranyar ini lebih senyap dibandingkan dengan yang sebelumnya dan tendangan mesin turbonya begitu terasa, apalagi ketika memakai mode Sport. Secara keseluruhan, paket kendaraan sedan ini lebih nyaman. Anda bisa menebusnya dengan harga  Rp 698.000.000,- (harga on the road wilayah Jabodetabek).

EKA ZULKARNAIN

Video Terbaru Youtube Carvaganza



Last Updates

Jadi 4×4 Paling Murah, Harga Mahindra Sorpio Geser Jimny

BOGOR, 17 Oktober 2019 – Mahindra menandakan kebangkitannya kembali di pasar Indonesia dengan meluncurkan Scorpio Pikup, sebagai mobil 4x4 dengan harga paling terjangkau di...

Toyota Yaris Terbaru Sudah Meluncur di Jepang, Ini Penampakannya

TOYOTA CITY, 17 Oktober 2019 – Pabrikan Toyota Motor Corporation (TMC) telah meluncurkan Yaris model terbaru pada hari Rabu kemarin...

Gandeng RMA, Merek India Mahindra Bangkit Lagi di Indonesia

BOGOR, 17 Oktober 2019 – Pabrikan asal India kini bertambah di pasar otomotif Indonesia, dengan resmi datangnya merek Mahindra. Kehadiran...

BRI Finance dan Bank BRI Dukung Program Penjualan di Honda Mugen

JAKARTA, 16 Oktober 2019 -- PT. BRI Multifinance Indonesia (BRI Finance) dan PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (Bank BRI)...

Ratusan Milenials Meriahkan Daihatsu Urban Fest Bandung

BANDUNG, 17 Oktober 2019 – Ratusan anak muda milenial memadati Paskal 23 Hyper Square, Bandung. Selama tiga hari berturut pada...