Tahun 2021, Honda Prospect Motor Sudah Ancang-Ancang Produk Baru?

JAKARTA, Carvaganza – PT Honda Prospect Motor (HPM) sebagai APM Honda di Tanah Air besar kemungkinan bakal melakukan penetrasi pasar besar pada tahun ini. Pabrikan bakal memperkenalkan banyak produk tahun 2021 dan kita tunggu tanggal mainnya.

Beberapa model potensial sudah disiapkan untuk masuk pasar Tanah Air. Namun HPM mengakui bahwa kondisi pasar pada tahun ini masih rendah dan belum stabil yang disebabkan oleh wabah Kesehatan COVID-19. Sehingga pabrikan pun agak kesulitan untuk melakukan pergerakan yang berpengaruh juga kepada konsumen.

Business Innovation and Sales & Marketing Director HPM, Yusak Billy pada kesempatan konferensi pers digital beberapa waktu lalu mengamini hal ini. Menurutnya, pihak pabrikan dan dealership harus hati-hati di dalam melakukan pergerakan dan harus benar-benar tepat sasaran. "Jadi kita harus benar-benar menjaga penetrasi di pasar itu, di market yang belum stabil itu, bisa memenuhi kendaraan yang benar-benar sesuai dengan kondisi pasar dan kebutuhan konsumen. Enggak kelebihan, enggak kekurangan," jelas Yusak.

Honda BRV
Honda BRV

Kendati market dinilai belum stabil, seminimalnya bisa kita lihat sampai penutupan tahun kondisinya berangsur membaik. Honda sendiri terus catatkan pertumbuhan setiap bulannya sejak titik penyerapan terendah 1.291 unit di Mei hingga berhasil mencatatkan 9.887 unit pada Desember. Bahkan sukses menorehkan prestasi, untuk pertama kalinya produk Honda menempati posisi puncak mobil terlaris sepanjang tahun.

Pun tidak perlu ragu atau lantas langsung kecewa mengetahui HPM masih harus berhati-hati. Magasin penyegaran produk disebut masuk pertimbangan meski peluru dan sasarannya belum bisa diinformasikan. "Salah satu strategi kami itu melakukan penyegaran produk. Namun saat ini kami belum bisa memberikan informasi lebih lanjut terkait apa dan kapan yang akan diluncurkan," jelas Yusak.

Ia lanjut menegaskan peluncuran sebuah produk akan mengikuti kondisi pasar dan kebutuhan konsumen. Segalanya harus tepat terkait waktu dan target kebutuhan.

Memang selama pandemi kemarin HPM terlihat cenderung berhati-hati dan tidak seagresif merek lain menyoal peluncuran produk anyar. Tuangkan fokus ke model eksis, pelayanan, dan pergerakan mereka di dunia digital. Meski begitu, boleh jadi di 2021 sedikit lebih sibuk sebab ada yang sudah menanti untuk disegarkan. Hal ini setidaknya bisa dilihat dari apa yang sudah didaftarkan mereka pada Informasi NJKB Samsat DKI Jakarta.

Honda City Hatchback

Barisan produk baru yang disiapkan

Anggota pertama adalah Honda CR-V facelift. Mengaspal duluan di Thailand dan Vietnam, diprediksi menyambangi Tanah Air 2021 ini. Besar kemungkinan tetap tersedia opsi mesin 2,0 liter naturally aspirated dan 1.5 liter turbo. Bedanya, terdaftar kode “CR-V20PRESTIGECVTCKD” yang dapat diartikan sebagai varian Prestige bermesin 2,0 liter N/A. Sebuah indikasi penyegaran sebab saat ini trim tertinggi tidak dipaketkan dengan mesin nonturbo.

Satu nama menarik sebab dirumorkan mengganti keberadaan Jazz juga sudah terindikasi segera dipasarkan. Yep, dialah City Hatchback. Pernah disebut cocok untuk konsumen sini, NJKB pun sudah didaftarkan. Diduga kuat menggendong mesin 1.5 liter naturally aspirated seperti tertera dalam situs resmi Badan Pendapatan Daerah Provinsi DKI Jakarta. Tak ketinggalan regenerasi sang sedan ikut mejeng di situs tersebut.

Dalam lanskap SUV yang kian ramai dan masih saja digandrungi, rumornya Honda sudah siapkan senjata. Di segmen LSUV, BR-V besar kemungkinan akan segera berganti generasi. Tampaknya pantas untuk segera mendapat ubahan menyeluruh demi menggaet lebih banyak peminat. Belum sampai sejelas informasi NJKB memang. Walau belum ada bocoran jelas, seminimalnya HPM sudah melihat adanya pertumbuhan segmen LSUV. Wajar bila akhirnya mereka tingkatkan kekuatan BR-V di pasar bukan?

Bagaimana soal HR-V? Di luar saja wujud pembaruannya baru sebatas teaser. Debut global sendiri dijadwalkan 18 Februari sehingga kecil kemungkinan untuk mengaspal di Tanah Air tahun ini. Tapi tidak menutup kemungkinan pula bila HPM ingin menciptakan kejutan. Kita tunggu saja kejelasan semua model, yang jelas mereka akui terus mempelajari semua kemungkinan.

AHMAD KARIM / EZ

Artikel yang direkomendasikan untuk anda