SPYSHOT: Ngapain Porsche 911 Dites Pakai Gaya Crossover?

NURBURG, Carvaganza.com – Basis Porsche 911 terbaru tampaknya sedang berusaha untuk dieksploitasi menjadi berbagai varian. Sejauh ini, 911 generasi terbaru sudah punya varian terkencang melalui 911 Turbo S. sepertinya, langkah tidak biasa akan dilakukan Porsche dalam menghadirkan varian baru untuk 911.

Sesosok 911 generasi 992 tampak diuji dalam bentuk prototipe, yang agak nyeleneh dari biasanya. Diuji di Nubrurgring, Jerman, Porsche seperti sedang mempersiapkan varian khusus yang dulu pernah ada, yaitu 911 Safari. Karena wujud ubahan visual yang tampak mengindikasikan sebuah 911 berkarakter crossover sedang dipersiapkan.

Prototipe 911 ‘Safari’ yang sedang diuji ini seakan mengingatkan pada mobil reli Porsche berbasis 911 pada tiga dekade lalu. Beberapa ciri-cirinya yaitu tambahan body cladding pada fender berbentuk over fender, lalu tongkrongan tinggi di atas 911 standar. Jarang sportscar seperti 911 dibuat dengan chassis yang tinggi, apalagi titik gravitas rendah selalu jadi prioritas pengembangan chassis.

Ditinggikannya ground clearance umumnya diterapkan untuk mendukung kemampuan mobil untuk melahap medan yang lebih berat, off road contohnya. Porsche pernah membuat 911 versi jangkung, saat ikuti Reli Monte Carlo dan Reli Dakar di akhir era 1970-an. Saat itu, terkenal 911 Safari dengan livery Martini dan Rothmans. Jadi 911 bukan hanya mampu melahap sirkuit aspal di dunia.

Dikonfirmasi soal reinkarnasi 911 Safari ini, Porsche justru menolak untuk berkomentar. Namun pada tahun 2018 lalu, sempat ada pernyataan dari perwakilan Porsche yang isyaratkan hal yang sama, oleh Detlev von Platen selaku bos sales Porsche.

“Mengambil 911 dan membuat SUV dari basis itu? Membuatnya lebih tinggi? Itu bisa jadi ide bagus, dan tentu itu (911 yang ditinggikan) tidak akan jadi range model tapi akan jadi sebuah produk yang terbatas dan niche,” kata von Platen dilansir Autocar. Apalagi, Porsche secara konsisten telah tunjukkan arah untuk membuat varian khusus 911 lebih banyak.

Kiprah 911 Safari sendiri tidak bisa dianggap remeh. Reli Monte Carlo berhasil dimenangkannya. Chassis yang ditinggikan untuk memenuhi kebutuhan melahap medan special stage, salah satunya saat East African Safari Classic Rally tahun 1978. Di ajang itu juga, Porsche satu-satunya tim yang kedua mobilnya mencapai finish.

Jika diwujudkan, kemungkinan besar memang Porsche akan menghadirkan 911 Safari sebagai model terbatas, seperti 911 Speedster. Apalagi, sekarang sudah ada Cayenne dan Macan di range model SUV Porsche. Kemudian Taycan juga akan punya versi Cross Turismo yang memiliki body estate dan ground clearance tinggi.

Sumber: Autocar



WAHYU HARIANTONO

Artikel yang direkomendasikan untuk anda