Beranda Updates Sosok Calon Mazda3 Terbaru Mulai Terlihat

Sosok Calon Mazda3 Terbaru Mulai Terlihat

daihatsu giias 2019

HIROSHIMA, 16 Oktober 2018 – Setelah memamerkan Mazda Kai Concept, Mazda kemudian mengumumkan generasi terbaru Mazda3 akan meluncur pada tahun 2019. Kisi-kisi desain baru Mazda3 mulai bisa ditebak melalui outline desain resmi yang beredar.

Dari outline desain milik Mazda ini, bisa dilihat tampilan baru bagian depan, belakang, serta interior penantang Toyota Corolla dan Honda Civic yang berwujud sedan ini. Bentuk dari outline ini tampak realistis untuk menjadi versi produksi dibandingkan Kai.

Mazda menunjukkan evolusi terbaru dari bahasa desain Kodo: Soul of Motion, seperti telah diterapkan pada CX-5 dan CX-9 terbaru. Pada fascia depan terlihat grille memiliki posisi logo Mazda yang menonjol, sementara kisi-kisi grille sepertinya akan menjorok ke dalam.

Grille juga menunjukkan memiliki aksen sayap yang masuk ke area bagian bawah lampu utama, seperti Mazda6. Sementara bumper dan spoiler depan tampil lebih bersih tanpa banyak panel body hitam seperti saat ini, yang desainnya mirip dengan Kai.

Tidak banyak perubahan terlihat pada desain buritannya, dengan hanya menampilkan sentuhan baru pada lampu belakang. Seperti di Kai, lampu belakang Mazda3 akan tampil dengan dua lingkaran LED, menimbulkan kesan lebih sporty.

Pada sisi interior, Mazda tampak menerapkan desain yang lebih masuk akal untuk diproduksi daripada mendesain mentah-mentah dari Kai. Desain dashboard tetap terkesan bersih dan sederhana, dengan layar infotainment tetap di tengah, bukannya memanjang sampai sisi penumpang, sementara setir terlihat lebih ramping.

Seluruh keunggulan teknologi SkyActiv akan kembali menjadi andalan Mazda untuk mobil ini, baik dari chassis, mesin, transmisi. Terangkum dalam SkyActiv-Vehicle Architecture, platform baru ini menjanjikan kualitas pengendalian yang meningkat.

Mesin SkyActiv-X juga dikabarkan akan debut perdana pada Mazda3 terbaru, yang akan membuat unit mesin 2.0 liter memiliki performa sebanding dengan 2.5 liter. Teknologi ini menargetkan setidaknya efisiensi bahan bakar sampai 20 persen serta produksi karbon dioksida 25 persen lebih sedikit.

WAHYU HARIANTONO

Video Terbaru Youtube Carvaganza