Sebelum A-Class, Baby Benz Inilah Hatchback Pertama dari Mercedes-Benz

STUTTGART, Carvaganza.com – Nama Mercedes-Benz sudah sangat lama identik dengan model sedan mewah dan berkelas di pasar otomotif dunia. Sempat tidak terpikirkan untuk pabrikan asal Jerman ini untuk menciptakan model selain sedan, bus/truk, dan SUV beberapa dekade lalu. Sampai pada akhir tahun 1990-an, Mercedes membuat kejutan dengan melahirkan model hatchback, melalui A-Class.

Pada tahun 1997, hatchback pertama produksi Mercedes hadir lewat A-Class dengan kode W168, yang generasinya telah berlanjut sampai sekarang. Tapi, tahukah bahwa ternyata A-Class bukanlah model hatchback pertama yang pernah dibuat oleh Mercedes? Jika melihat arsip rahasia Mercedes, model hatchback pernah lebih dulu disiapkan hampir 20 tahun sebelum A-Class lahir.

Tepatnya pada tahun 1981, sebuah hatchback pernah dibuat dalam bentuk konsep berbasis sedan terkecil Mercedes saat itu, yaitu 190E (W201). Sempat terpikirkan oleh Stuttgart untuk melengkapi varian dari Baby Benz saat itu dengan opsi hatchback. Pada saat itu juga, 190E merupakan pemain baru dari Mercedes di sedan kompak, melawan BMW 3 Series.

Memang, saat itu konsep hatchback yang direncanakan untuk melawan Volkswagen Golf bukan sepenuhnya dikerjakan oleh Mercedes-Benz. 190E versi hatchback dikerjakan oleh Schulz Tuning, yaitu sebuah perusahaan rumah modifikasi di Jerman. Lalu kenapa kemudian 190E hatchback tidak diproduksi dan dipasarkan?

Mengingat 190E merepresentasikan Mercedes di segmen yang lebih terjangkau, pabrikan tidak mau ambil risiko dengan berani membuat hatchback. Apalagi, saat itu Mercedes sudah sangat dikenal di kalangan konsumen sebagai pabrikan sedan mewah. Pihak Three Pointed Star saat itu merasa bahwa model sedan biasa dari 190E akan lebih sukses di pasar. Dan ternyata benar, karena sebanyak hampir 1,9 juta unit 190E terjual selama masa produksinya.

Sementara Eberhard Schulz sebagai pendiri Schulz Tuning menyimpan rasa penasaran terhadap 190E dijadikan hatchback. Makanya dirinya merancang W201 dengan tanpa buntut yang diberi nama 190E City atau 190E Compakt. Chassis 190E sedan dirombak dengan memotong bagian buritan setelah pintu belakang. Pilar D 190E Compakt meminjam panel body dari W124 wagon untuk menciptakan bentuk body hatchback.

Hasil penasaran Schulz diterjemahkan menjadi 190E body hatchback dengan dua versi, yaitu tiga pintu dan lima pintu. Melihat bentuknya dari foto-foto yang beredar belakangan ini, bisa dibilang cukup proper untuk menjadi model produksi. Bahkan mesin andalan 190E, yaitu enam silinder 2,6 liter bertenaga 190 hp juga dibenamkan ke ruang mesin. Padahal di era itu rata-rata hatchback hanya punya tenaga 100-120 hp.

Memang hasil jadi konsep 190E Compakt sangat menarik jika mengacu pada era saat itu. Namun salah satu faktor utama yang menjegalnya untuk diproduksi adalah sulitnya proses konversi dan biaya produksi yang tinggi. Jadi meski punya performa yang menggoda, menjual 190E hatchback tidak akan lebih menguntungkan daripada Golf GTI sebagai hot hatch saat itu.

Kabarnya sebanyak empat unit 190E berbentuk hatchback telah dibuat oleh Schulz Tuning. Dan karena Mercedes tidak ingin dikaitkan dengan proyek tersebut, praktis tidak memungkinkan Schulz secara legal untuk memasang logo Mercedes pada 190E tersebut.

Cukup lama segmen hot hatchback dikuasai oleh Golf, yang bisa dibilang tanpa perlawanan dari pabrikan lain senegaranya. Bahkan saat A-Class meluncur perdana di 1997, konsepnya hanya sebagai hatchback kompak berbentuk city car. Baru pada generasi ketiganya, A-Class berubah menjadi hatchback yang sporty (W176). Dan pada generasi keempatnya, W177, kini menjadi salah satu hatchback produksi terkencang di dunia, melalui Mercedes-AMG A 45 S.

Sumber: Schulz Tuning, Carscoops

WAHYU HARIANTONO

Artikel yang direkomendasikan untuk anda