Sean Gelael dan JOTA Sport Sapu Bersih Kemenangan ALMS Abu Dhabi 2021

YAS MARINA, Carvaganza – Performa apik awal musim kiprah Sean Gelael di balap ketahanan kembali ditunjukkan pada seri kedua Asian Le Mans Series (ALMS) 2021. Dalam dua balapan yang digelar di Yas Marina Circuit, Abu Dhabi, kemenangan diraihnya bersama tim JOTA Sport. Kemenangan kelas LMP2 pada seri ini berhasil disapu bersih.

Dua kali balapan di Abu Dhabi masing-masing digelar dengan durasi 4 jam, diisi oleh kelas LMP2, LMP3 dan GT. Rival terkuat dari rim G-Drive berhasil diungguli oleh duet Sean dan Tom Blomqvist untuk JOTA Sport. Bahkan dari dua balapan tersebut, Sean mendapat porsi giliran membalap lebih banyak, dan menunjukkan kekuatan fisiknya.

Meraih kemenangan di Race 1 hari Jumat (19/2/2021), JOTA Sport menguasai posisi terdepan hampir sepanjang balapan yang berlangsung di bawah guyuran sinar lampu sirkuit. Pada kesempatan ini, Sean diberi giliran kedua setelah Blomqvist, untuk membawa mobil balap berbasis Oreca sampai finish. Menguji kekuatan fisik, stint alias giliran yang didapat Sean berlangsung selama 3 jam non-stop.

Sean Gelael Tom Blomqvist

Beruntung, pembalap Indonesia yang tahun lalu berkompetisi di Formula 2 itu mampu tampil konsisten dan tidak melakukan kesalahan fatal. Akhirnya kemenangan pertama musim 2021 diraih pada Race 1 ALMS seri Abu Dhabi oleh JOTA Sport. Hasil ini melanjutkan finish podium kedua oleh tim pada seri sebelumnya di Dubai.

Kemudian hasil yang sama diraih pada Race 2 Abu Dhabi, hari Sabtu (20/2/2021). Duet Sean dan Blomqvist memulai balapan dari posisi keenam, yang memberi tantangan lebih dalam mengejar posisi pertama. Tim G-Drive Racing sekali lagi menjadi rival utama skuad JOTA di awal musim 2021 ini, dengan komposisi dua mobil G-Drive lawan satu mobil JOTA.

Berbeda dengan Race 1, pada balapan kedua ini Sean mendapat giliran sebagai starter alias giliran pertama saat start balapan. Dari rencana strategi awal yang menempatkan Sean di mobil selama 1,5 jam, ternyata berubah menjadi selama 2 jam. Keputusan ini diambil setelah melihat dan menyesuaikan kondisi yang terjadi di trek seiring berjalannya balap ketahanan ini.

Blomqvist bergantian mendapat gilira di paruh kedua balapan. Mengambil alih kendali dan situasi, anak dari mantan juara WRC 1982 Stig Blomqvist itu membawa JOTA Sport berada di posisi kedua. Dalam stint pendeknya, Blomqvist berhasil menyalip Rui Pinto de Andrade dari G-Drive mobil nomor 25, untuk merebut posisi terdepan. Sebelumnya, jarak antara Blomqvist dan de Andrade terpaut sampai 18 detik di trek.

Sean Gelael JOTA Sport

Tidak berselang lama, pergantian pembalap kembali dilakukan untuk Sean menuju akhir balapan. Dengan strategi konservatif, Sean tidak menggeber maksimal mobilnya. Bahkan keunggulan jarak 35 detik harus terpangkas menjadi 11 detik setelah pitstop. Pada fase penutupan, Sean harus bertahan dari tekanan Franco Colapinto, pembalap G-Drive #25 lainnya.

Alhasil saat finish, Sean terdepan dengan selisih hanya 0,4 detik dari Colapinto. Persaingan keduanya harus dilalui dengan melewati traffic alias mobil-mobil yang lebih lamban saat overlapping. Kemampuan defensive Sean pada kesempatan itu juga benar-benar diuji.

"Pertarungan dengan Colapinto memang sengit, karena dia sangat cepat. Tapi kondisi saya yang lebih baik dibanding kemarin karena balapannya dipisah ikut menolong. Saya senang sudah mendapatkan chemistry dengan tim dan ini jadi modal bagus buat WEC (World Endurance Championship)," kata Sean usai balapan.

Setelah menyapu bersih kemenangan di Abu Dhabi, tim JOTA Sport akan bersiap menghadapi musim balap baru World Endurance Championship (WEC). Trio Sean, Blomqvist dan Stoffel Vandoorne akan menghadapi seri pembuka WEC 2021 di Portimao, Portugal, pada bulan April mendatang. Sebelumnya akan digelar sesi tes pra musim juga. WAHYU HARIANTONO

Sumber: Tim Jagonya Ayam

Artikel yang direkomendasikan untuk anda