Rio Haryanto Tambah Jam Terbang Lewat Simulasi Balap
BARCELONA, 2 Maret 2016 - Rio Haryanto tidak menjalani tes pra musim 2016 pada hari ini, Rabu (2/3), karena perannya digantikan oleh Pascal Wehrlein, yang merupakan teammate-nya di Manor Racing F1 Team. Rio Haryanto turun kemarin (1/3) yang merupakan tes pra musim gelombang kedua yang diikuti oleh timnya. Pada tes hari Selasa tersebut, Rio mencatat waktu terbaik 1 menit, 27,625 detik dengan ban soft.
Kepada situs www.f1i.com, Rio menyatakan bahwa sehabis mengikuti tes pra musim gelombang kedua kepercayaan dirinya semakin meningkat, namun ia merasa masih ingin mengikuti simulasi balapan selengkapnya menjelang grand prix pertamanya di Australia tanggal 20 Maret mendatang.
Pada tes kemarin, upaya Rio untuk mendapatkan mileage yang lebih panjang terhambat oleh kebocoran oli pada gearbox sehingga pada sesi pagi, Rio hanya mendapat 3 lap saja. Total lap yang Rio kumpulkan hanya 45 lap.
“Saya masih membutuhkan simulasi balapan dan juga kualifikasi lebih banyak lagi. Untuk persiapan saya menghadapi grand prix pertama saya (GP Australia) nanti,” ujar Rio. “Memang kami (tim) sudah memiliki pengalaman balapan di Australia sehingga saya bisa mengetahui Melbourne nantinya. Persiapan kami pun sudah matang dan mudah-mudahan siap 100 persen menghadapi Melbourne.”
“Uji coba kan sangat terbatas dan setiap tim hanya menurunkan satu mobil,” tambah Rio. “Kami harus mengeluarkan kemampuan semaksimal mungkin dan saya secara kontinyu mengumpulkan pengetahuan saya terhadap mobil dan juga tim. Saya akan mengeluarkan kemampuan saya yang terbaik di sini.”
Simulasi balap (race simulation) merupakan istilah penyebutan untuk game simulasi dengan software komputer yang mensimulasikan balapan secara akurat dalam bentuk game dengan variabel-variabel yang sangat identik dengan dunia nyata. Variabel tersebut di antaranya pemakaian bahan bakar, kerusakan mobil, keausan ban dan grip serta setingan suspensi. Untuk memainkan simulasi ini, pembalap harus memahami semua aspek handling mobil yang mirip dengan dunia real.
EKA ZULKARNAIN
Kepada situs www.f1i.com, Rio menyatakan bahwa sehabis mengikuti tes pra musim gelombang kedua kepercayaan dirinya semakin meningkat, namun ia merasa masih ingin mengikuti simulasi balapan selengkapnya menjelang grand prix pertamanya di Australia tanggal 20 Maret mendatang.
Pada tes kemarin, upaya Rio untuk mendapatkan mileage yang lebih panjang terhambat oleh kebocoran oli pada gearbox sehingga pada sesi pagi, Rio hanya mendapat 3 lap saja. Total lap yang Rio kumpulkan hanya 45 lap.
“Saya masih membutuhkan simulasi balapan dan juga kualifikasi lebih banyak lagi. Untuk persiapan saya menghadapi grand prix pertama saya (GP Australia) nanti,” ujar Rio. “Memang kami (tim) sudah memiliki pengalaman balapan di Australia sehingga saya bisa mengetahui Melbourne nantinya. Persiapan kami pun sudah matang dan mudah-mudahan siap 100 persen menghadapi Melbourne.”
“Uji coba kan sangat terbatas dan setiap tim hanya menurunkan satu mobil,” tambah Rio. “Kami harus mengeluarkan kemampuan semaksimal mungkin dan saya secara kontinyu mengumpulkan pengetahuan saya terhadap mobil dan juga tim. Saya akan mengeluarkan kemampuan saya yang terbaik di sini.”
Simulasi balap (race simulation) merupakan istilah penyebutan untuk game simulasi dengan software komputer yang mensimulasikan balapan secara akurat dalam bentuk game dengan variabel-variabel yang sangat identik dengan dunia nyata. Variabel tersebut di antaranya pemakaian bahan bakar, kerusakan mobil, keausan ban dan grip serta setingan suspensi. Untuk memainkan simulasi ini, pembalap harus memahami semua aspek handling mobil yang mirip dengan dunia real.
EKA ZULKARNAIN
Featured Articles
- Latest
- Popular
Artikel yang mungkin menarik untuk Anda
Mobil Pilihan
- Latest
- Upcoming
- Popular
Updates
New cars
Drives
Review
Video
Hot Topics
Interview
Modification
Features
Community
Gear Up
Artikel Mobil dari Oto
- Berita
- Artikel Feature
- Advisory Stories
- Road Test
Artikel Mobil dari Zigwheels
- Motovaganza
- Tips
- Review
- Artikel Feature