Pandemi COVID-19 Meluas, Sepang Justru Bersedia Gelar Balap F1 Lagi

SEPANG, Carvaganza.com – Di tengah masa hiatus musim Formula 1 karena virus Corona, Sirkuit Sepang muncul menyatakan siap menggelar F1 suatu saat. CEO baru Sepang menunjukkan ketertarikannya untuk menghadirkan kembali F1 di Malaysia. Azhan Shafriman Hanif, CEO Sepang International Circuit (CIC) yang baru tidak menutup peluang F1 kembali digelar di Malaysia. Namun, balapan bukan digelar sebagai pengganti seri F1 musim ini yang ditunda atau dibatalkan karena pandemi Corona. Saat ini sudah Sembilan seri pertama F1 2020 ditangguhkan penyelenggaraannya, karena situasi terkait Corona yang belum kondusif. Penundaan ini bahkan berpeluang semakin lama dengan Perancis yang berenca untuk memperketat pembatasan di wilayahnya, sebagai tuan rumah seri ke-10. Ada beberapa faktor yang menurut Azhan perlu dipertimbangkan sebelum memutuskan untuk menggelar F1 kembali di Sirkuit Sepang. “Itu (menggelar F1 lagi) bukan prioritas utama saya saat ini, tapi kalau kesempatannya datang dan penawarannya bagus, saya sangat mendukung ide ini karena ajang ini (F1) membawa sisi branding untuk Malaysia,” kata Azhan dilansir Bernama.

Usulan Februari

“Sebut saja kalau saya setuju gelar balapan F1 untuk jangka lebih panjang, kami akan lakukan diskusi dengan pemerintah karena biaya penyelenggaraan tidak murah dan juga uang yang kami keluarkan harus sepadan untuk pemerintah dan juga para fans,” kata dia. Menggantikan posisi Datuk Razlan Razali sebagai CEO, Azhan ingin memperkuat pengembangan sejumlah program motorsport yang sudah berjalan sebelumnya. Ide kembalikan F1 ke Sepang bahkan sudah disampaikan Februari tahun lalu, melalui mantan Perdana Menteri Mahathir Mohamad. SIC kemudian merespons dengan mengatakan perlu mempertimbangkan dan studi terhadap sejumlah hal, sebelum gelar F1 lagi.

Rugi Bertahun-Tahun

Terakhir kali Sepang menggelar F1 adalah pada tahun 2017, setelah pada tahun 2016 diputuskan tidak akan memperpanjang kontrak penyelenggaraannya. Alasannya, Malaysia dan SIC merugi sebagai tuan rumah F1 selama beberapa tahun terakhir. Salah satu alasannya adalah karena kejuaraan yang didominasi oleh Red Bull, kemudian Mercedes seperti saat ini. Daya tarik F1 untuk para penggemar meredup. Apalagi sejak 2016, jadwal seri Malaysia dipindah ke akhir September, setelah Singapura yang memilki program hiburan menarik. Malaysia pertama kali menggelar F1 pada tahun 1999, yang sejak itu tidak absen setiap tahunnya hadir dalam kalender F1. Seiring waktu, biaya menggelar balapan dari F1 saat itu terus naik, yang akhirnya Sepang memutuskan stop gelar F1 sejak 2018. Sepang sendiri menjadi sirkuit F1 pertama yang merupakan hasil karya desainer Hermann Tilke. Selain layout sirkuit yang menantang, Sepang juga dikenal sebagai balapan dengan suhu terpanas di sepanjang kalender F1. Sumber: Bernama WAHYU HARIANTONO

Artikel yang direkomendasikan untuk anda