Beranda Updates Muncul Paten Baru Mesin Rotary dari Mazda, Siap untuk RX-9?

Muncul Paten Baru Mesin Rotary dari Mazda, Siap untuk RX-9?

HIROSHIMA, Carvaganza.com – Mazda kembali menunjukkan tanda-tanda akan melahirkan kembali mesin rotary generasi baru. Belakangan telah beredar paten terbaru dari Mazda yang tengah dikembangkan. Apakah penerus dari RX-8 akan benar-benar lahir?

Dikatakan oleh Automobile, paten mesin rotary digambarkan untuk digunakan pada powertrain berelektrifikasi. Mesin yang terletak di bagian depan tersebut terhubung ke gearbox dan gardan yang terpasang ke roda belakang.

Paten baru ini menunjukkan konfigurasi mesin depan, penggerak roda belakang, dengan dua motor listrik untuk roda depan. Ada juga motor listrik ketiga difungsikan sebagai generator starter terintegrasi crankshaft, lalu kapasitor, dan baterai lithium-ion kecil.

Seperti pernah diumumkan Mazda, sistem rotary baru akan digunakan sebagai range extender dari sistem hybrid, bukan mesin utama. Menariknya, pada paten baru ini terlihat rotary dipasang denhan posisi seperti mesin lain berkonfigurasi V, yang belum diketahui jumlah silindernya.

RX-Vision

Rencana Mazda akan kembali membuat mesin rotary pertama kali ditunjukkan lewat perkenalan konsep RX-Vision saat Tokyo Motor Show 2015 lalu. Kemudian pada tahun lalu, mobil listrik pertama Mazda resmi meluncur lewat crossover MX-30.

Melihat format drivetrain mesin depan berpenggerak roda belakang, kemungkinan akan diterapkan untuk Mazda6 terbaru. Seperti laporan sebelumnya, Mazda6 akan mendapat mesin enam silinder dan penggerak roda belakang, bahkan AWD.  Format ini juga kemungkinan dipakai juga untuk penerus CX-9.

Teknologi lain yang terlihat dari paten, Mazda menerapkan motor listrik di dalam roda depan yang ukurannya relatif kecil. Dimensi kecil memastikan tidak ada kompromi pada bobot dan handling, yang umumnya terjadi pada mobil berteknologi ini. Motor listrik pada poros roda ditenagai oleh kapasitor berlapis ganda yang terletak di ruang mesin.

Kapasitor tersebut bisa dengan instan menyalurkan energi, begitu juga dengan menyimpan energi dari pengereman lebih efisien dari baterai. Dengan voltase sama, motor listrik akan mampu hasilkan daya yang sama dengan arus lebih rendah, sehingga menggunakan kabel lebih ringkas.

Sejauh ini, format yang rumit ini belum diumumkan akan digunakan untuk model Mazda apa. Konfirugasi tersebut bahkan belum ada pada line up Mazda saat ini, yang mayoritas berpenggerak roda belakang.

Selain MX-5 yang berpenggerak roda belakang murni saat ini, bisa jadi teknologi baru ini ditujukan untuk model flagship terbaru Mazda.

Sumber: Automobile

WAHYU HARIANTONO

Video Terbaru Youtube Carvaganza

Video Terbaru Youtube The Official Oto