Beranda Modification Modifikasi Suzuki Jimny, Racing Style to Sleeper Style

Modifikasi Suzuki Jimny, Racing Style to Sleeper Style

DENPASAR, Carvaganza — Siapa yang tidak kenal dengan Suzuki Jimny? Yup SUV buatan Suzuki ini memang tenar sejak jaman kehadiran perdananya 1979. Sebagian pemilik mobil ada yang sudah menjual, ada pula yang masih merawatnya seperti milik Dendi Andreas Simon. Pria asal Bali ini masih memiliki Jimny lansiran 1986 yang dikenal juga SJ410.

“Mobil ini adalah peninggalan orang tua, jadi saya melanjuti untuk merawatnya saja,” ujar Dendi saat dihubungi Carvaganza via telepon.

Mobil ini sudah banyak kenangan bagi Dendi, dari versi standar bawaan pabrik dan kini sudah dimodifikasi dengan berbagai aliran. Sebelumnya, pria kelahian 1978 ini sudah membuat SJ410 miliknya menang dalam balap drag pada Kejuaraan Daerah di Lanud Juanda tahun 1996. Kemudian, sudah sering diajak melalui jalur Jawa-Bali.

Cukup sudah baginya mobil ini memiliki kenangan sebagai mobil kencang. Sebelumnya, Jimny miliknya sempat dipasangkan mesin 20B rotary milik Mazda. Bobotnya yang ringan membuat mobil ini berlari kencang dengan mudah. Kini, konsep modifikasinya diubah total. Jika sebelumya sebagai mobil drag race, saat ini sebagai mobil sleeper.

“Saya ganti haluan untuk modifikasinya. Karena saya suka dengan konsep sleeper, maka saya ubah lagi tampilan Jimny ini biar lebih elegan,” ujarnya.

Eksterior

Tampilan Jimny dibuat elegan dengan sedikit cita rasa sporty. Mobil dilabur dengan cat spies hecker warna abu-abu grigio telesto. Sedangkan warna dasarnya hitam. Ini membuat mobil nampak berkelir gelap tapi tetap elegan.

Sedangkan untuk beberapa bagian minor seperti tutup tangki bensin, spion, air scoope, handle pintu dikelir dengan motif serat karbon. Untuk velg, Dendi mempercayakan buatan Volk Rays type TE 37 berdiameter 17 inci. Velg dengan lebar 7,5 inci ini dibalut ban Bridgestone Techno Sport berukuran 215/50-17.

“Konon, katanya velg ini tidak pernah salah untuk mobil apapun. Saat saya coba pasangkan di Jimny ini, ternyata memang betul,” tegasnya sambil tertawa.

Sektor kaki-kaki dirasa kurang cukup untuk sebuah sleeper. Tren air suspension dimanfaatkan juga oleh Dendi pada Jimny klasik ini. ia memasangkan air suspension milik air lux beserta managementnya dan tabung kompresor berbahan carbon. Jimny jadi makin terasa nyaman untuk harian bagi pria pemilik usaha garmen di Bali.

Interior

Kabin mobil tidak jauh berbeda dengan standar. Hanya ada beberapa modifikasi untuk menyesuaikan sebagai mobil harian. Mulai dari jok, ia buat lebih lebar di bagian bawahnya agar lebih nyaman dan empuk. Kemudian safety belt milik JA22, lampu-lampu di kabin custom dan pemasangan Defi meter untuk memantau tempratur oli, air dan kekentalan oli.

Uniknya, pada bagian tengah kini menjadi lebih padat. Transmisinya diubah menjadi otomatis yang membutuhkan ruang lebih besar. Rem tangan juga turut diubah. Menutupi rem tangan, dipasangkan oleh Dendi boks untuk penyimpanan botol minum.

Kabinnya kental dengan aura elegan. Seluruh bagian mulai dari door trim, jok, karpet hingga plafon dilapis dengan kulit dari MB Tech.

Mesin

Pernah menjadi juara pada balap drag di kejuaraan daerah, Dendi juga tidak memungkiri saat itu ia memasangkan mesin M20 Rotary milik Mazda. Kini, dengan konsep yang diubah membuat mantan mekanik BMW Jakarta dan Bali ini ikut mengganti mesin tersebut.

Saat ini Jimny miliknya menggunakan mesin Kei Car Jepang. Mesin saat ini adalah K6A dilengkapi turbo milik JB23. Ia dikombinasi dengan transmisi otomatis. Tujuannya agar mobil lebih nyaman dikendarai dan irit bahan bakar.

Blow off dan oil catch tank dari Greedy tetap dipasang untuk memboosting tenaga lebih besar. Oh ya, transmisinya dilengkapi traction control untuk penggerak 4 roda milik JB23 dengan perhitungan final gear 8 banding 41.

Mengingat Suzuki Jimny kala itu belum menggunakan power steering, kini sudah dibekali olehnya. Lagipula dengan velg yang besar dan ground clearance rendah, tentu membutuhkan putaran setir yang ringan. Tidak tanggung-tanggung, ia memasangkan system power steering elektrik milik JB23.

Sebagai informasi, mesin JB23 yang digunakan ini lansiran Jimny generasi ketiga tahun 1997. Mesinnya berkapasitas 660 cc dengan konfigurasi 3 cylinder. Ia memiliki output tenaga sebesar 63 Hp dan torsi 103 Nm. transmisi otomatisnya memiliki pengaturan 4 kecepatan.

Dendi berencana untuk mengganti pintu bagasi belakang dengan milik Suzuki Jimny JA22. Baginya, pintu ini lebih modern dan sudah disertai wiper lengkap deffoger.

VALDO PRAHARA

Foto: Istimewa

Video Terbaru Youtube Carvaganza

Video Terbaru Youtube The Official Oto

Last Updates

Grup Astra Berpartisipasi Pada Pelepasan Eskpor Dipimpin Presiden Joko Widodo

JAKARTA, carvaganza -  Grup Astra pada hari ini, Jumat (4/12) ikut berpartisipasi pada acara Pelepasan Ekspor dari Indonesia ke pasar global yang dipimpin Presiden...

Beli Peugeot Bulan Desember, Dapat Voucher Belanja Plus Cicilan Ringan

JAKARTA, Carvaganza -- Desember identik dengan musim liburan. Pengujung tahun 2020 juga menjadi waktu bagi para agen pemegang merek memberikan panawaran istimewa untuk konsumen,...

Lebih dari 8.000 Peserta Ramaikan Kompetisi Balap Virtual Honda Brio

JAKARTA, Carvaganza -- Mobile game berbasis android bertajuk Brio Virtual Drift Challenge digelar PT Honda Prospect Motor (HPM) pada September 2020 lalu. Untuk menambah...

Shell Terbitkan Buku 10 Tahun Partisipasi Indonesia di Shell Eco-marathon

JAKARTA, Carvaganza -- Shell memberikan sarana bagi anak muda dalam berkreasi dan berinovasi. Salah satunya melalui Shell Eco-marathon (SEM) Asia dan juga Drivers’ World...

Ichan Chaniago Terpilih Jadi Ketua Umum Baru AXIC 2020-2020

JAKARTA, Carvaganza - Komunitas otomotif besar di Indonesia, AvanzaXenia Indonesia Club (AXIC), memiliki ketua umum baru di ujung tahun ini. Melalui pemilihan ketua umum...