Mengenal VinFast, Startup Asal Vietnam Yang Siap Merangsek Ke Pasar Mobil Listrik Global

JAKARTA, CARVAGANZA - Membuat mobil bukanlah hal mudah. Bertarung di pasar otomotif global melawan raksasa produsen mobil dunia seperti BMW atau Toyota jelas lebih sulit lagi. Tetapi satu perusahaan startup asal Vietnam, VinFast, beberapa waktu lalu mengumumkan ambisinya untuk merangsek ke pasar Amerika Serikat. Bukan main-main, rencananya mereka akan meluncurkan beberapa SUV (Sport Utility Vehicle) listrik untuk bersaing dengan jawara mobil listrik dunia asal Amerika Serikat saat ini, Tesla. Lantas siapa sih sebenarnya VinFast?

Begini, jadi VinFast adalah perusahaan yang didirikan oleh Vingroup pada 2017. Vingroup sendiri adalah perusahaan milik konglomerat Phạm Nhật Vượng. Vingroup memiliki banyak anak perusahaan yang bergerak di beragam sektor, mulai dari properti, supermarket, shopping mall, taman bermain, resort, rumah sakit, sekolah, universitas, pertanian, ponsel, jaringan interne hingga ke farmasi dan mainan anak.

Paris Auto Show 2018 dikejutkan dengan penampilan perdana VinFast. Di salah satu pameran otomotif paling akbar di dunia itu, VinFast membuka mata dunia bahwa Vietnam mampu memproduksi mobil kelas dunia. Dua mobil yang mereka tampilkan, yakni sedan LUX A2.0 dan SUV LUX SA2.0.

VinFast Lux SA 20

Produk Kualitas Dunia

Di balik kulit sedan mewah ini tersembunyi struktur rangka dari BMW Seri-5 berkode bodi F10. Mesin BMW N20 turbo yang penuh tenaga tersembunyi di balik kap mesinnya yang panjang. Jadi sudah terbayangkan kan kualitas dan rasa berkendaranya? Siapa juga yang berani meragukan faktor keselamatan dan daya tahan mobil ini. Apalagi kulit luarnya dibungkus jubah yang didesain oleh Pininfarina, rumah desain asal Italia ternama.

SUV VinFast LUX SA2.0 dibuat dari basis mid-size luxury crossover BMW X5 berkode body F15. Sama seperti versi sedannya, mobil ini juga dibekali mesin BMW dan bajunya dirancang oleh rumah desain Pininfarina. Sama seperti bagian luarnya, interior VinFast baik sedan maupun SUV punya desain layout yang serupa dengan milik BMW. Fitur berteknologi tinggi dibenamkan di dalamnya. Tentu saja untuk kedua produknya ini, VinFast melakukan sejumlah penyesuaian pada bagian chassis dan beberapa komponen lainnya.

VinFast

Sederet Nama Besar Industri Otomotif Dunia
Saat peluncurannya di Paris Motor Show 2018, David Beckham dipilih sebagai brand ambassador. Selain David Beckham, sederet nama besar lain bergabung dengan produsen mobil yang bermarkas di Haiphong, Vietnam itu. Berikut ini adalah list nama dan asal perusahaan sebelumnya:
1. Jim DeLuca: Chief Executive Officer (GM)
2. Shaun Calvert: VP Manufacturing (GM)
3. Sam Casabene: VP Purchasing (Ford)
4. Kevin Fisher: VP Engineering (GM, Tata Motors)
5. Roy Fleknell: VP Planning, Program Management (GM)
6. Mitch Thomas: VP Quality (GM)
7. Don Kurowski: Director indirect purchasing (Fiat Chrysler Automobile)
8. Phillip Lake: Director Powertrain (Ford)
9. David Lyon: Director Design (GM)

Nama-nama besar tadi banyak berasal dari General Motors (GM). Tak aneh karena GM secara resmi telah menjalin kerjasama dengan VinFast. Pabrik GM di Hanoi diambil alih oleh VinFast. Pabrik itu akan digunakan oleh VinFast untuk memproduksi mobil di berukuran kecil. VinFast juga mendapat lisensi untuk memproduksi, memasarkan dan mendistribusikan mobil kecil bersama GM di pabriknya itu dan menjualnya menggunakan brand VinFast. Salah satu mobil berukuran kecil itu adalah VinFast Fadil. Mengambil basis Opel Karl, mobil ini mulai diproduksi pada Juni 2019 dan sudah dipasarkan di Vietnam. Mobil ini dijual dengan harga Rp 200 jutaan.

Tak berhenti sampai di situ, VinFast juga merangsek pasar kendaraan niaga. Mereka menjalin kerjasama dengan Siemens untuk menyuplai teknologi dan komponen dalam pembuatan bus bertenaga listrik yang dijual ke pasar Asia Tenggara. Sebagai tambahan, VinFast juga punya kerjasama dengan Magna Steyr untuk pembuatan mobil-mobilnya.

VinFast Lux A20

Pasar Global

Pada 31 Juli 2018, VinFast berhasil mendapat sertifikat pendirian perusahaan bernama VinFast GmbH di Frankfurt, Jerman. Kantor di Jerman akan dijadikan markas untuk dsitribusi suku cadang dan komponen dan jasa terkait di wilayah Eropa. Di saat yang sama, VinFast juga mengumumkan akan membangun cabang di Shanghai, China dan Seoul, Korea Selatan. Dua tahun kemudian, pada Februari 2020 VinFast resmi menginjakkan kakinya di Negeri Kanguru, Australia. VinFast cabang Australia dioperasikan oleh banyak bekas pegawai Ford, Holden dan Toyota.

VinFast Klara S Scooter

Produk Lainnya

Selain memproduksi mobil, VinFast juga punya skuter elektris. Saat ini mereka sudah meniagakan empat sepeda motor bertenaga listrik, yakni Kiara, Kiara S, Ludo dan Impes. Bukan hanya memproduksi dan menjual sepeda motor bertenaga listrik, VinFast juga memperhatikan infrastuktur untuk kendaraan listrik. Mereka bekerja sama dengan PV Oil, perusahaan minyak BUMN Vietnam untuk membangun dan mengembangkan jaringan pengisian listrik untuk sepeda motor elektrik miliknya.

VinFast Fadil

Mobil Listrik

Menariknya, VinFast sudah langsung berencana untuk melakukan ekspansi ke negeri Paman Sam dan membawa teknologi mobil listrik. Dua produk sudah mereka umumkan, yakni mid-size eSUV VF32 dan full-size eSUV VF33. Keduanya rencananya resmi dipasarkan di Amerika Serikat dan Kanada mulai November mendatang. Hebatnya lagi, produk Vietnam yang akan diekspor ke AS ini nantinya sudah dilengkapi teknologi berkendara otonom level 4. Teknologi ini hampir mendekati kendaraan swakendali seperti yang dimiliki oleh Tesla.

Untuk pasar lokal, VinFast juga menyiapkan produk lain, VF31. Mobil ini adalah SUV berukuran ringkas yang berada di segmen yang sama dengan Honda CR-V. Bedanya, eSUV VinFast ini dibekali motor elektrik yang sanggup dipakai menjelajah sejauh 550 km sampai energi baterainya habis. Baterainya memiliki kapasitas hingga 106 kW dan diproduksi oleh LG Chem, produsen baterai yang juga menyuplai baterai untuk mobil listrik Tesla.

Pelajaran apa yang bisa kita petik dari perjalanan VinFast? Hingga tahun 2020, VinFast telah sukses menjual lebih dari 20 ribu kendaraan untuk pasar domestik Vietnam. Memiliki brand otomotif nasional tak selamanya harus semuanya dibuat sendiri. Tak ada salahnya membeli lisensi dari produsen mobil terkemuka dan memasarkannya dengan brand lokal. Memang investasi dana sebesar US$ 2 miliar bukanlah nilai yang kecil untuk mencapai itu semua. Tetapi apa yang dilakukan VinFast sejauh ini telah sukses mengangkat citra Vietnam di mata dunia, sebagai salah satu produsen mobil listrik berteknologi tinggi berkelas dunia. (RIZKI SATRIA)

Sumber: VinFast

Artikel yang direkomendasikan untuk anda