Beranda New Cars Mahindra Thar Meluncur, SUV Tiruan Wrangler Rasa India

Mahindra Thar Meluncur, SUV Tiruan Wrangler Rasa India

NEW DELHI, Carvaganza.com – Mahindra luncurkan produk anyar berwujud jip. Adalah Mahindra Thar, mobil yang punya wujud menyerupai Jeep Wrangler. Bukan kali pertama produk dengan rupa hamper sama ditelurkan pabrikan asal India. Model sebelumnya yang dinamakan Roxor untuk pasar khusus offroad turut menggunakan desain yang mirip-mirip CJ. Tentunya dengan sedikit perubahan pada garis bodi dan fitur terbenam.

Veejay Nakra, CEO, Divisi Otomotif, Mahindra & Mahindra Ltd. mengatakan, “Thar telah mewakili semangat kebebasan, sensasi, dan karakter yang menyenangkan untuk dikendarai. Melaluinya, kami ingin melindungi warisan ini dengan kinerja superior, baik di dalam maupun di luar aspal. Dengan dilengkapi fitur teknologi canggih, keamanan dan kenyamanan optimal,” terangnya.

Rupa mengotak sudah pasti tersemat. Wajah beraksen membulat dihiasi lampu melingkar dengan grille kotak. Jika Jeep Wrangler menyematkan kisi-kisi dengan motif tujuh palang vertikal, Thar diberikan motif kotak-kotak. Sisanya perangkat pendukung medan offroad terselip. Seperti bumper ekstra tebal dengan fender kontras tubuh melingkupi roda.

Thar disajikan dalam tiga varian: AX, AX Opt dan LX. Masing-masing punya pilihan kapasitas penumpang. AX berspesifikasi enam penumpang, dengan susunan jok belakang menyamping dan berhadapan. Untuk AX Opt dan LX dijejali empat jok.

Kemampuan melintasi medan offroad dibuat mumpuni. Ketinggian kolong kendaraan bervariasi, mulai dari 219 mm sampai 226 mm. Begitu juga sudut approach: 41,2 derajat (AX dan AX Opt) dan 41,8 derajat pada LX. Sedangkan sudut departure diatur 36 derajat. Secara dimensi dibuat kompak dengan panjang 3.985 mm. Lebar 1.820 mm (AX dan AX Opt) dan 1.855 mm untuk LX. Tinggi berkisar 1.844 hingga 1.920 mm (hard top atau soft top). Mobil dapat terendam air hingga kedalaman 650 mm.

Jantung mekanis ada dua opsi. Versi bensin menggendong mStallion 150 berkonfigurasi 2,0 liter empat silinder berteknologi Turbocharged Gasoline Direct Injection (TGDi). Mampu menghasilkan tenaga tertinggi 150 PS (147 hp) di 5.000 rpm. Keluaran torsi puncak ada dua, tergantung sistem transmisi terpilih. Pemindah gigi manual disetel 300 Nm yang menyembur sejak 1.250 hingga 3.000 rpm. Sementara otomatis 320 Nm di rentang 1.500 – 3.000 rpm. Pilihan diesel bernama mHawk 130 berkapasitas 2,2 liter. Daya maksimal 131 PS (129 hp) di 3.750 rpm dengan momen puntir 300 Nm di 1.600 sampai 2.800 rpm. Tidak ada beda output pada transmisi 6-speed manual atau otomatis.

Kabin diramaikan nuansa modern yang berpadu aura klasik. Jok semi bucket terpasang di kedua sisi. Detail karbon menempel pada beberapa area, dikombinasikan material plastik hitam dan perak doff. Sejumlah gadget tertanam, seperti head unit layar sentuh 7 inci yang dapat terhubung smartphone. Lewat koneksi Apple CarPlay atau Android Auto.

Selain memutar multimedia, di sini dapat melihat informasi seputar kendaraan atau pernak-pernik untuk kebutuhan offroad. Seperti kompas digital, indicator sudut pitch dan roll, sudut roda dan navigasi. Display turut dikuatkan material tahan air, sehingga memberikan rasa nyaman bagi pengguna ketika melibas jalur offroad. Panel pengontrol AC berupa tombol dengan kenop putar tanpa display.

Fitur keselamatan dan penunjang pengendalian terbilang standar. Belum diketahui berapa harga jualnya, Thar menganut Anti-lock Braking System (ABS), Electronic Brakeforce Distribution (EBD), Electronic Stability Program (ESP) dengan Rollover Mitigation, Hill Hold Control, Hill Descent Control.

Perlindungan disokong sabuk pengaman tiga titik dengan kantung udara ganda. Soal parkir dimudahkan kamera dan sensor belakang. Saat melibas medan sulit, Thar dibekali Brake Locking Differential,  Electric Driveline Disconnect di axle depan, Mechanical Locking Differential dan pintu yang mudah dilepas.

Di dalam kabin, pengemudi juga bisa memantau arah dan tekanan ban melalui Tyre Direction Monitoring System (TDMS) dan Tyre Pressure Monitoring System (TPMS). Kenyamanan makin optimal karena lampu utama disisipkan fungsi Follow Me Home. Serta pembantu akselerasi di jalur bebas hambatan, Cruise Control.

Sumber: Mahindra

MUHAMMAD HAFID

Video Terbaru Youtube Carvaganza

Video Terbaru Youtube The Official Oto

Last Updates

Audi R8 Green Hell Edition, Tribute Tumpukan Prestasi di Nurburgring

INGOLSTADT, Carvaganza.com – Audi R8 adalah salah satu supercar yang masih beredar di pasar saat ini, yang juga banyak dipakai menjadi mobil balap. Kesuksesannya...

Beli Peugeot 3008 & 5008 Kini Bisa Tukar Tambah

JAKARTA, Carvaganza.com – Astra Peugeot terus berusaha memberikan solusi dan menawarkan program menarik untuk para konsumen di Indonesia. Terlebih untuk mendorong penjualan dua model...

Tak Hanya Indonesia, Suzuki Ertiga Juga Laris Manis di Meksiko

JAKARTA, Carvaganza -- Suzuki All New Ertiga ternyata tak hanya menjadi andalan penjualan Suzuki di Tanah Air. Low MPV ini ternyata juga laris manis...

TEST DRIVE: Porsche Taycan 4S, Supercar Listrik Dengan Feeling Natural (Bagian 2)

LOS ANGELES, Carvaganza.com – Setelah berbicara tentang akselerasi dan tenaga yang dihasilkan, saya mulai merasakan feeling pengemudian dan pengendaraan. Sekarang ini, mobil-mobil yang kita kendarai...

Naoya Takai Resmi Pimpin KTB, Ini Misi dan Targetnya

JAKARTA, Carvaganza -- PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB) akhirnya resmi dipimpin Naoya Takai sebagai Presiden Direktur baru. Ia ditunjuk sejak 1 April...