Lamborghini Urus Diubah Jadi SUV Ekspedisi Yang Tampan

JAKARTA, CARVAGANZA – Lamborghini sekarang memang punya SUV (Sport Utility Vehicle). Tapi ya namanya Lamborghini, tetap saja SUV miliknya itu lebih terlihat seperti layaknya mobil sport ketimbang SUV petualang. Desainnya yang sporty bak supercar mewah, rasanya terlalu sayang kalau dipakai bertualang ke alam.

Tapi diklaim sebagai ‘absolut all-round super sports car’, Lamborghini Urus memang haru diakui sebagai Lamborgini dengan kepraktisan terbaik dibanding Lamborghini lainnya. Pernyataan ini memancing seorang desainer otomotif, Abimelec Arellano untuk mendesain mobil ini sebagai SUV petualang sejati.

Abimelec Arellano

Lamborghini Urus versi ekspedisi hasil rancangannya punya tampilan yang sangar. Banteng ini berdiri di atas roda yang berukuran sangat besar. Ban khusus offroad ini dijamin akan melindas beragam kondisi jalan dengan penuh percaya diri. Lantas ditambahkan lagi dengan fender flare tegas, elemen yang terinspirasi LM002, SUV pertama Lamborghini yang lebih macho.

Menariknya, bodi Lamborghini Urus rancangan Abimelec Arellano ini disepuh cat berwarna merah cerah yang mirip dengan yang digunakan juga pada supercar legendarisnya, Countach. Warna eksterior yang penuh glamor ini menjadi ironi, karena ternyata berpadu manis dengan tampilang gagah dan warna putih salju yang kontras. Semuanya berpadu serasi dengan paket aerodinamika milik Lamborghini Huracan Performante.

Abimelec Arellano

SUV berpenggerak empat roda ini dibekali roof rack yang mampu menggendong semua peralatan saat berkelana keliling dunia ataupun sekedar menerabas hutan untuk bermalam di gunung. Ban cadangan dan tangki bensin cadangan yang dimuat di atapnya menjadi mahkota yang sempurna untuk mobil ini.

Apalagi di balik jubahnya, banteng ini memiliki jantung pacu 4,0 liter twin-turbo V8 yang bertenaga 650 hp dengan torsi puncak 850 Nm. Artinya, SUV offroad ini sanggup melesat dari diam sampai 100 kml/jam dalam 3,6 detik saja. Tak hanya kencang, Urus juga dibeklai enam mode berkendara termasuk Snow. Teknologi berkendara four-wheel steering yang juga dipakai oleh Lamborghini Aventador S sudah terpasang.

Berita Lamborghini lain:

Lamborghini Urus Punya Beberapa Fakta Menarik Ini!

Lamborghini Urus salah satu mobil terunik Lamborghini. Bukan hanya karena ia berjenis Sport Utility Vehicle (SUV) yang belum lazim diproduksi produsen supercar kala itu. Ketika meluncur di akhir 2017, bermesin 649 PS twin-turbo V8, mobil yang paling ditunggu ketika itu memiliki sejumlah keunikan dan terobosan tersendiri dibanding Lamborghini lainnya. Apa saja?

1. Namanya Diambil Dari Nama Nenek Moyang Banteng

Lamborghini Urus

Biasanya Lamborghini menamakan produknya dengan nama banteng petarung tertentu yang sudah melegenda di arena matador seperti Miura, Aventador dan lainnya. Untuk SUV ini, mereka menamainya dengan nama salah satu spesies banteng yang telah punah. Urus atau Aurochs adalah nenek moyang banteng petarung.

2. Lamborghini Pertama Dengan Active Roll Control

Lamborghini Urus

Urus memiliki bodi yang berdimensi lebih tinggi dan bobot yang lebih besar dari Lamborghini lainnya. Walhasil, mobil ini cenderung condong ke satu sisi tertentu (limbung) saat menikung. Untuk mengantisipasi ini, Lamborghini menyematkan active roll control pada Urus, agar tetap stabil di tikungan. Selain fitur ini, ada beberapa fitur lain seperti adaptive damping, rear-wheel steering yang juga dipakai Aventador dan torque vectoring di gardan belakang untuk meningkatkan kualitas pengendalian Urus.

3. Pelek dan Rem Berukuran Besar

Lamborghini Urus

Ukuran pelek standar Urus 21-inci. Tapi kalau ada yang ingin ukuran lebih besar, Lamborghini sediakan opsional 23-inci! Putaran rodanya dihentikan oleh rem carbon ceramic berdiameter 17,3-inci di depan dan 14,5-inci di belakang. Bayangkan, diameter rem depannya saja sudah lebih besar dari diameter pelek Toyota Avanza.

4. SUV Dengan Rasio Tenaga Bobot Terbaik

Lamborghini Urus

Selain diklaim sebagai SUV dengan kecepatan maksimum tertinggi saat ini (305 kpj), Urus juga memiliki kemampuan akselerasi 0-100 kpj dalam 3,6 detik. Performa ini dicapai karena memiliki rasio tenaga bobot yang terbaik di kelasnya. Mobil dengan bobot sekitar 2,2 ton ini memiliki tenaga 650 Hp dengan torsi puncak 850 Nm. Kalau dikalkulasi, Urus memiliki rasio tenaga bobot 3,3 kg per tenaga kuda.

5. Bisa Melaju Secara Rear-Wheel Drive

Lamborghini Urus

Selama bertahun-tahun lamanya supercar Lamborghini selalu memakai penggerak all wheel-drive. Namun kenyataan ini sirna ketika mereka meluncurkan Huracan sebagai penerus Gallardo beberapa tahun lalu. Lamborghini Urus sebetulnya bukan berpenggerak roda belakang seperti Huracan. Urus memakai penggerak 4-roda namun differential mobil ini bisa membagi torsi 40% ke roda depan dan 60% ke roda belakang. Bahkan rasio ini bisa berubah menjadi 87,5% ke roda belakang dalam kondisi tertentu. Terkadang juga memindahkan 70% torsi ke roda depan.

6. Struktur Rangka Dari Alumunium dan Baja

Lamborghini Urus

Tak seperti mobil super Lamborghini terbaru lain yang memakai struktur rangka dari material serat karbon, Urus menggunakan sasis yang terbuat dari material baja dan alumunium. Memang Lamborghini Huracan yang meluncur sebelum Urus juga tak seluruhnya memakai konstruksi dari serat karbon. Tapi konstruksi rangka Huracan diperkuat serat karbon di beberapa bagian sebagai reinforcement. Urus tidak.

7. Lamborghini Pertama Dengan Mesin Turbocharged

Lamborghini Urus

Banyak inovasi teknologi yang dibenamkan Lamborghini pada mesin Urus. Salah satunya, teknologi turbo yang untuk pertama kalinya dipasang. Tak hanya satu, langsung dua turbo sekaligus. Lebih hebatnya lagi untuk menghemat bensin, Urus dibekali teknologi cylinder deactivation. Empat dari 8-silinder mesinnya bisa dinonaktifkan secara otomatis saat tak dibutuhkan. RIZKI SATRIA

Artikel yang direkomendasikan untuk anda