Jeep Grand Commander 2019, Back For More

GENERASI pertama Grand Commander diperkenalkan pada tahun 2005, dikembangkan untuk konsumen yang menginginkan SUV dengan jok tiga baris namun hanya lebih panjang sekitar 5 centimeter dari Grand Cherokee. Generasi awal yang diproduksi oleh Chrysler ini memiliki konstruksi unibodi, suspensi depan serta belakang yang sama dengan Grand Commander. Desain atapnya dibuat bertingkat sehingga jok baris kedua dan ketiga bisa dipasang lebih tinggi dari jok baris pertama, mirip dengan desain GMC Envoy XL dan Chevrolet TrailBlazer EXT.

Jeep juga membekalinya Grand Commander versi 1.0 ini dengan mesin 3.7 liter sebagai sumber tenaga. Lalu mengapa Grand Commander dimatikan hanya lima tahun sesudah diluncurkan? Sebab di tahun 2011 Chrysler memutuskan bahwa yang menjadi generasi penerus Grand Commander adalah Dodge Durango.

Namun setelah berada dalam ‘kuburan’ selama 8 tahun, Grand Commander dibangkitkan kembali. Namun Grand Commander versi 2.0 ini hanya diperuntukkan bagi pasar otomotif Cina, berbeda dengan generasi awal yang dibuat untuk pasar dunia. Grand Commander anyar ini juga akan diproduksi hanya di Asia pula.

Setelah berada dalam ‘kuburan’ selama 8 tahun, Jeep Grand Commander dibangkitkan kembali.”

Grand Commander baru dikembangkan Jeep agar lebih fokus untuk mengangkut manusia dengan nyaman dibandingkan kemampuan off-road. Wajah depan Grand Commander cukup familiar, sebab ia menggunakan gaya desain yang sama dengan Grand Cherokee. Namun dimensi Grand Commander jelas lebih besar jika dibandingkan Grand Cherokee, 25 cm lebih panjang dan 9 cm lebih lebar. Hal ini membuat kabin Grand Commander lebih lapang.

Kemiripan dengan Grand Cherokee juga terlihat di dalam kabinnya, seperti desain dashboard dan bagian tengah kabin. Sistem infotainment Grand Commander menggunakan layar FCA 8 inci yang sepertinya kurang besar, namun sudah kompatibel dengan Apple CarPlay dan Android Auto. Agar penumpang di semua baris jok lebih nyaman, Jeep melengkapi Grand Commander dengan fitur penyejuk udara independen tiga zona.

Untuk saat ini, Jeep hanya memberikan mesin turbocharged berkapasitas 2.0 liter empat silinder yang memiliki tenaga maksimal 230 hp dan torsi maksimal 349 Nm. Mesin efisien ini akan ditandemkan dengan transmisi otomatis 9-kecepatan. Jeep juga memasang sistem penggerak roda depan pada Grand Commander, namun akan menyediakan opsi sistem AWD.

Jika menyukainya, Anda harus membawanya dari Cina. Sebab sampai saat ini Grand Commander versi 2.0 hanya bisa ditemukan di Cina saja. Kita berharap Jeep mau meluaskan wilayahnya ke negara lain, serta memberinya pilihan mesin lain yang lebih bertenaga.

Spesifikasi Jeep Grand Commander 2019

Layout kendaraan: SUV, 5-pintu, mesin depan, FWD/AWD
Mesin: 2.0 liter turbocharged/230hp/349Nm
Transmisi: A/T 9-kecepatan
Dimensi (PxLxT): 4873x1892x1738 mm
Wheelbase: 2800 mm
Bobot kosong: N/A       
Kapasitas tangki BBM: N/A
Rekomendasi BBM: RON98

YOGI WICAKSONO