Hungaroring, Sirkuit 'Langganan' Pembalap F1 Raih Kemenangan Perdana

Hungaroring

JAKARTA, Carvaganza – Grand Prix Hungaria 2021 akhir pekan lalu telah kembali menyajikan aksi balapan seru yang diakhiri oleh hasil yang tidak terduga sebelumnya. Esteban Ocon meraih kemenangan pertama untuk dirinya dan tim Alpine di Formula 1, berkat strategi tepat awal balapan setelah restart. Kemenangan Ocon tersebut seolah menegaskan status Hungaroring sebagai tempat ‘langganan’ pembalap F1 meraih kemenangan pertamanya.

Menurut sejarah, Ocon bukan pembalap pertama yang berhasil pecah telur berdiri di podium tertinggi dalam karir balap F1. Tercatat ada beberapa pembalap, yang kemudian menjadi juara dunia, yang juga meraih kemenangan perdananya di Hungaroring. Padahal bisa dibilang, Hungaria bukanlah negara yang punya tradisi motorsport kuat bila dibandingkan negara Eropa lain yang menyelenggarakan grand prix klasik seperti Inggris, Italia, Belgia, Jerman dan Spanyol.

Pertama kali Grand Prix Hungaria digelar di Hungaroring adalah pada tahun 1986, yang juga menjadi kali pertama negara di Eropa Timur ini menggelar balap F1. Sirkuit yang kini memiliki panjang trek 4,3 kilometer itu dijuluki ‘Monaco tanpa tembok’ karena karakter berliku dan sempitnya dianggap para pembalap mirip sirkuit jalan raya Monte-Carlo. Hungaroring pun sudah mengalami beberapa kali perubahan desain dan layout sejak itu.

Hungaroring

Nelson Piquet adalah pembalap yang berhasil mencatat kemenangan saat gelaran perdana F1 berlangsung di Hungaria. Bicara soal statistik, Lewis Hamilton menjadi pembalap tersukses di Hungaroring dengan pernah meraih delapan kali kemenangan. Lalu tim tersukses adalah McLaren dengan total 11 kali kemenangan, disusul Mercedes sebagai pabrikan mesin yang paling sering finish terdepan di Hungaroring yaitu 13 kali.

Selama 35 tahun Hungaria menggelar F1, ada lima pembalap yang berhasil meraih kemenangan pertamanya di Hungaroring. Berikut daftarnya.

Damon Hill

Damon Hill – 1993

Pembalap yang kemudian menjadi juara dunia 1996 ini menjadi pembalap pertama yang meraih kemenangan F1 pertamanya di Hungaroring. Saat itu, Damon Hill harus melewati persaingan dengan sejumlah pembalap sekaliber Alain Prost, Michael Schumacher, Ricardo Patrese, Gerhard Berger dan Ayrton Senna.

Hill yang saat itu bergabung dengan tim Williams, start dari posisi kedua di belakang Prost rekan setimnya. Awal dewi fortuna berpihak ke Hill ditandai dengan mogoknya mobil Prost saat menuju grid sebelum start. Prost yang harus start dari posisi paling belakang memberikan Hill posisi start terdepan, tetap dari grid posisi kedua. Tidak sia-siakan peluang, Hill langsung melesat saat start, sementara di belakangnya terjadi perebutan posisi kedua antara Schumacher, Senna, Berger dan Patrese.

Hungarian Grand Prix 1993

Senna berhasil merebut posisi kedua di awal balapan, sementara Schumacher di belakangya melintir di lap 4 saat menyalip Berger dan tercecer ke posisi ke-10. Keberuntungan lain datang kepada Hill, saat duo McLaren mengalami masalah teknis, dimana Senna terhenti di lap 18 menyusul Michael Andretti yang sama-sama alami masalah throttle dua lap lebih awal.

Secara bergilir rival Hill saat itu dilanda masalah dan gagal finish, mulai dari Prost yang mengalami kerusakan sayap belakang dan fuel pump Schumacher yang macet. Akhirnya anak dari Graham Hill tersebut meraih kemenangan pertama dari 22 kemenangannya di F1, finish dengan jarak 1 menit lebih di depan Patrese dan Berger.

Fernando Alonso

Fernando Alonso – 2003

Kemenangan Fernando Alonso di Grand Prix Hungaria 2003 seakan menjadi angin segar di tengah musim dengan kejuaraan yang diperebutkan oleh Ferrari, McLaren dan Williams. Alonso menandai puncak sinar awal karirnya di tim pabrikan melalui kemenangan ini. Bisa dibilang, Alonso tampil sempurna pada balapan ini.

Alonso langsung memimpin balapan setelah start dari pole position, meninggalkan duo Williams Ralf Schumacher dan Juan Pablo Montoya yang tercecer ke belakang dari grid kedua dan keempat yang berada di sisi kotor. Ralf Schumacher melintir di tikungan kedua lap pertama, sementara Mark Webber dan Kimi Raikkonen diberkahi posisi kedua dan ketiga. Michael Schumacher yang menjadi juara dunia musim itu kesulitan tampil prima di Hungaria sepanjang akhir pekan.

Berkat strategi stint awal yang pendek, Alonso berhasil menciptakan jarak 7 detik hanya dalam 3 lap pertama, dan melebar jaraknya menjadi 21 detik di 13 lap pertama. Stint pendek artinya Alonso harus masuk pit lebih awal karena membawa lebih sedikit bahan bakar. Sejenak Alonso di posisi kedua di belakang Raikkonen setelah pit, sebelum mendapat posisi terdepan kembali saat Raikkonen masuk pit tiga lap kemudian.

Hungarian Grand Prix 2003

Peluang kemenangan Alonso nyaris hilang kalau saja steward memutuskan untuk memanggil safety car di lap 19, karena mobil Ferrari milik Rubens Barrichello mengalami patah suspensi dan menabrak pembatas tikungan 1. Jarak 24 detik yang Alonso dapat di depan Raikkonen lantas aman, disusul Webber. Perebutan posisi keempat diisi oleh Jarno Trulli, rekan setim Alonso di Renault yang menahan Montoya, Michael dan Ralf Schumacher.

Alonso yang memiliki jarak aman dari para rivalnya tidak kehilangan posisi saat masuk pit kedua kalinya. Raikkonen dan Montoya bersaing ketat di belakang Alonso, untuk posisi runner up, sementara strategi Webber justru membuatnya terlempar dari posisi kedua. Yang menarik pada balapan ini adalah Alonso sampai melewati Michael Schumacher satu lap karena tertahan pembalap lain di trek yang tidak mudah untuk menyalip ini.

Di saat Michael Schumacher harus rela finish ke-8, Alonso memenangkan balapan dengan jarak 16,7 detik dari Raikkonen dan Montoya yang merupakan penantang gelar musim itu. Kemenangan di Hungaroring bukan hanya menjadi yang pertama bagi Alonso, tetapi juga yang pertama untuk pembalap Spanyol di F1.

Jenson Button

Jenson Button – 2006

Juara dunia 2009 berdarah Inggris ini juga adalah pembalap yang pertama kali meraih kemenagnan F1 di Hungaria. Bisa dibilang, kemenangan Jenson Button di Hungaroring diraih lewat aksi heroik yang mewarnai musim rivalitas Fernando Alonso dan Michael Schumacher. Selain para penantang gelar yang gagal start di depan karena penalti, Button juga bahkan start dari posisi ke-14 karena mengganti mesin meski kualifikasi di posisi ketiga.

Hujan mengguyur Hungaroring sejak sebelum start, memberi bumbu persaingan yang menjadi tidak terduga. Kimi Raikkonen memimpin balapan dari pole position di depan Felipe Massa dan Rubens Barrichello. Sementara Alonso dan Schumacher saling adu cepat menyalip pembalap lainnya demi mengejar posisi lebih baik. Schumacher naik dari posisi 11 ke 6 di setelah start, sementara Alonso dari posisi 15 berhasil lewati Schumacher setelah duel beberapa lap. Dan tidak lama setelah menyalip saingan utamanya, Alonso yang menggunakan ban Michelin sudah berada di posisi ketiga.

Kondisi trek basah membuat para pengguna ban Bridgestone saat itu kesulitan termasuk Ferrari. Alonso kemudian memimpin balapan di atas trek basah setelah para pembalap McLaren di depannya, Raikkonen dan Pedro de la Rosa masuk pit lebih dulu. Nah, ketika Alonso masuk pit, mulailah rangkaian keberuntungan di pihak Button muncul.

Hungarian Grand Prix 2006

Sebelum Alonso masuk pit, safety car masuk trek karena tabrakan yang dialami Raikkonen karena salah mengantisipasi posisi Vitantonio Liuzzi yang akan dioverlap. Pada periode ini Alonso masih sempat memipin sambil dikejar Button di belakangnya. Namun di pit stop kedua, Button masuk lebih dulu. Beberapa lap kemudian giliran Alonso masuk pit, namun saat keluar pit ada salah satu baut rodanya yang terlepas. Tidak butuh waktu lama, mobil Alonso kehilangan kontrol dan melintir menabrak pembatas tikungan 2, menyudahi balapannya.

Button memimpin balapan, khususnya setelah mengambil timing tepat berganti dari ban hujan ke slick. Schumacher yang sempat menyerang perbaiki posisi tidak bisa berbuat banyak setelah sempat bersenggolan dengan Giancarlo Fisichella yang merusak sayap depannya. Setelah melewati 70 lap, Button mempersembahkan kemenangan untuk Honda, disusul Pedro de la Rosa yang juga meraih podium pertamanya di F1. Nick Heidfeld finish ketiga untuk podium pertama tim BMW Sauber.

Heikki Kovalainen

Heikki Kovalainen – 2008

Kemenangan Heikki Kovalainen sulit dibayangkan akan terjadi saat Grand Prix Hungaria 2008, sampai tiga lap terakhir jelang finish. Pembalap Finlandia yang diprediksi akan meneruskan kejayaan Kimi Raikkonen kala itu sedang dalam masa membuktikan kebolehannya membela tim papan atas. Performa McLaren MP4-23 yang dipakainya saat itu unggul dari Ferrari pada sesi kualifikasi, menempatkannya start di posisi kedua di belakang Lewis Hamilton.

Pada balapan yang berlangsung dalam cuaca terik panas, Felipe Massa dari posisi ketiga berhasil melesat cepat dan mencuri posisi pertama dari duo McLaren. Massa yang mengejar gelar juara dunia musim itu langsung mendominasi balapan di depan. Hanya Hamilton yang memiliki kans nyata untuk menandingi Massa di Hungaroring. Ferrari F2008 menjadi paket yang lebih kencang di Hungaroring yang panas.

Peluang Massa memenangkan balapan semakin besar ketika tiba-tiba Hamilton mengalami kerusakan ban depan kirinya pada lap 41 di tikungan 2. Kovalainen naik ke posisi kedua namun dengan jarak yang cukup jauh dari Massa, tepatnya 23 detik. Kovalainen hanya sempat merasakan posisi pertama setelah Massa masuk pit di lap 44, yang kemudian disusul olehnya empat lap kemudian, memberikan posisi pertama kembali ke Massa.

Hungarian Grand Prix 2008

Massa nyaman memimpin juah di depan, diikuti Kovalainen, sedangkan Timo Glock berjuang mengamankan podium pertamanya dari tekanan Kimi Raikkonen. Malang menghampiri Massa, yang saat balapan menyisakan tiga lap mesinnya jebol dan mengeluarkan asap. Mobil Massa terhenti di depan pit. Praktis Kovalainen langsung diwariskan posisi terdepan dari Massa.

Kovalainen memenangkan balapan 2008 di Hungaroring sekaligus menjadi pembalap ke-100 yang memenangkan balapan sepanjang sejarah F1. Glock juga meraih podium pertamanya di F1 bersama Toyota, berhasil menahan tekanan Raikkonen di stint terakhir.

Ocon Vettel

Esteban Ocon – 2021

Yang terbaru adalah Esteban Ocon, yang secara mengejutkan bersama Alpine meraih kemenangan pertamanya di F1. Hujan di awal balapan bisa dibilang menjadi faktor kebetuntungan pembalap muda asal Perancis ini di Hungaroring. Persaingan di baris depan seolah buyar karena kekacauan yang terjadi di tikungan pertama saat start karena lintasan yang licin.

Ocon berhasil menghindari dua tabrakan beruntun yang disebabkan masing-masing oleh Valtteri Bottas dan Lance Stroll. Bottas menyundul Lando Norris yang kemudian menyambar Max Verstappen dan Sergio Perez, membuat Norris dan Perez tersingkir. Sementara Stroll menabrak Charles Leclerc dan Daniel Ricciardo. Balapan langsung dihentikan sementara pada lap berikutnya, dengan kondisi Lewis Hamilton memimpin.

Ketika trek bersih dan balapan dimulai kembali, cuaca berubah panas dan membuat trek mengering. Dengan ban sama seperti start pertama, seluruh pembalap masih menggunakan ban intermediate. Saat menuju grid, seluruh pembalap kecuali Hamilton masuk pit untuk berganti ke ban slick. Alhasil hanya Hamilton yang start dari grid, sementara Ocon yang sempat disalip Geroge Russel di ujung pit lane sudah berada di posisi tiga besar.

Russsell terpaksa merelakan posisinya disalip Ocon, Sebastian Vettel, Yuki Tsunoda dan Carlos Sainz karena manuvernya di pit lane dianggap ilegal. Satu lap berselang, giliran Hamilton masuk pit untuk berganti ke ban slick. Ocon memimpin balapan di depan Vettel yang memburunya sepanjang balapan, sementara Hamilton langsung terlempar ke posisi terakhir.

GP Hungaria 2021

Ocon dan Vettel terus bersaing tak tersentuh di depan, dengan sama-sama mengambil strategi satu kali pit. Timing tepat masuk pit menjaga posisi Ocon tetap di depan Vettel yang masuk pit lebih dulu untuk mencoba undercut. Para penantang gelar, Hamilton dan Verstappen harus berjuang melewati banyak pembalap demi meraih poin. Perjuangan Verstappen lebih berat karena kerusakan mobil dari tabrakan di lap pertama membuat kecepatannya tidak maksimal.

Mercedes mengalihkan strategi menjadi dua kali pit untuk Hamilton, yang berbuah positif mengantarkannya bisa menyalip pembalap dengan mudah. Sampai akhirnya hamiton tiba di belakang Fernando Alonso, duel seru terjadi. Alonso yang berusaha melindungi rekan setimnya di posisi terdepan menahan hamillton sekuat mungkin selama hampir 10 lap. Hamilton akhirnya lolos dari pertahanan Alonso, yang kemudian juga berhasil menyalip Carlos Sainz untuk posisi ketiga.

Lap tersisa tidak memungkinkan Hamilton meraih posisi lebih baik, dengan hasil kemenangan untuk Ocon di depan Vettel dengan jarak tipis. Finish terdepan di Hungaroring sekaligus menjadikan Ocon pembalap ke-111 dalam sejarah F1 yang meraih kemenangan. Pasca balapan masih diwarnai oleh didiskualifikasinya Vettel karena tidak mobilnya tidak memenuhi syarat pada pemeriksaan parc ferme.
WAHYU HARIANTONO

Baca Juga: F1: Hujan Tabrakan Berikan Ocon Kemenangan GP Hungaria 2021, Hamilton Salip Verstappen di Klasemen

Artikel yang mungkin menarik untuk Anda

Mobil Pilihan

  • Upcoming

Updates

Artikel lainnya

New cars

Artikel lainnya

Drives

Artikel lainnya

Review

Artikel lainnya

Video

Artikel lainnya

Hot Topics

Artikel lainnya

Interview

Artikel lainnya

Modification

Artikel lainnya

Features

Artikel lainnya

Community

Artikel lainnya

Gear Up

Artikel lainnya