Gabungan F1 dan Jet Tempur, Delage D12 Klaim Sebagai Supercar Hybrid Terkencang di Dunia

PARIS, Carvaganza.com – Saat ini, siapapun penggemar otomotis kemungkinan besar tidak akan ngeh kalau ditanya soal merek Delage. Merek ini pernah eksis di tahun 1950-an, sebagai pabrikan yang berasal dari Perancis. Di tahun 2020 ini, Delage hadir kembali dengan menghadirkan mobil yang sangat mencuri perhatian.

Delage melahirkan D12, sebuah supercar yang memiliki wujud menyerupai mobil balap Formula 1. Tidak tanggung-tanggung, D12 mereka klaim sebagai supercar hybrid terkencang di dunia, yang legal di jalan raya. Sepintas, mobil ini mengingatkan kita pada Caparo T1 yang pernah hadir pada akhir tahun 2000-an.

D12 memiliki wujud yang disebut menampilkan desain ultramodern, menggabungkan inspirasi desain dari Formula 1 dan pesawat jet tempur. Dua kendaraan tersebut adlaah yang terkencang di medannya masing-masing, dengan kelincahan tanpa tanding. Sudah tidak perlu dipertanyakan lagi bagaimana unsur inspirasi F1 diterapkan pada D12.



Moncong pipih dan panjang di tengah sangat menunjukkan ciri desain dari F1, yang juluki sebagai jet darat. Moncong tersebut dilanjutkan dengan spoiler depan yang bertingkat. Spoiler bawah berdesain datar dengan tiga bilah di kanan dan kiri, layaknya aerodinamika single-seater. Sementara spoiler atas tersambung dengan bagian fender depan, sekaligus area lampu depan, demi memenuhi syarat street legal.

Bagian moncong memiliki bagian transparan, yang mengekspos komponen suspensi dengan model kontraktif. Kemudian dilanjutkan ke kokpit yang diberikan atap greenhouse, yang menjadi penutup kabin. Desainnya membuka ke atas, seperti bagaimana akses masuk pilot pesawat jet tempur. Arah desain sama diterapkan untuk layout kursi pengemudi dan penumpang, yang diposisikan sejajar. Kokpit hanya bisa diisi oleh dua orang saja, layaknya kokpit F-18 dan F-35.

Kedua kursi menggunakan material serat karbon untuk menciptakan bobot yang sangat ringan. Desain setir juga unik, yang menggabungkan elemen desain setir mobil balap dan joystick jet tempur. Terdapat tiga buah monitor LED di dashoard pengemudi. Delage menyebut infotainment D12 akan didukung juga oleh audio dari Focal.



Body ramping di depan dan area kokpit melebar sampai ke area body belakang. Fender belakang melebar untuk mengakomodir aliran udara sistem pendinginan mesin. Bagian tengah menampilkan kaca yang mengekspos ruang mesin, disertai air scoop. Semakin ke belakang, bentuk D12 semakin menyerupai mobil biasa, yang tertutup sepenuhnya.

Sepintas tampilan buritan mirip dengan desain Lexus LFA, dengan rongga besar di sisi kanan dan kiri. Knalpot dua buah terletak di tengah-tengah, untuk memungkinkan diffuser besar terpasang di bagian bawah. Di sisi atas, terpasang sebuah sayap besar dan lebar. Keempat roda menggunakan velg yang juga dibuat dari serat karbon.

Jantung pacu D12 mengandalkan mesin V12 7,5 liter, naturally aspirated (NA), bertenaga hingga 990 hp. Didukung sistem hybrid, tersedia juga motor listrik yang menghasilkan tambahan daya 110 hp, yang secara total menjadi 1.100 hp. Itu tadi untuk varian D12 GT. Ada varian kedua, D12 Club, yang mesinnya hanya bertenaga 1.010 hp, namun berbobot lebih ringan.

D12 GT memiliki bobot kosong 1.399,8 kilogram, sementara D12 Club yang diepruntukkan untuk performa track-focused 1.310 kilogram. Secara angka, D12 Club lebih ringan 89,8 kilogram. Sementara ini belum diungkap angka performa akselerasi dan top speed oleh Delage. Namun klaimnya, D12 akan mematahkan rekor lap tercepat di Nubrugring Nordschleife. Dengan pengembangan libatkan mantan juara F1, Jacques Villeneuve, D12 hanya akan diproduksi 30 unit. Harganya, disebut $ 2,3 juta (Rp 33 miliaran) per unit.

Sumber: Carscoops



WAHYU HARIANTONO

Artikel yang direkomendasikan untuk anda