FIRST DRIVE: Eksplorasi Potensi BYD Dolphin Jadi City Car Listrik Murah

Pengalaman berkendara dari BYD Dolphin terasa lebih menjanjikan dibandingkan para rival sekelasnya.

BYD Dolphin

JAKARTA, Carvaganza - BYD Dolphin mengincar segmen mobil listrik entry level, yang nantinya akan dibanderol cukup terjangkau. Sosoknya sebagai city car menawarkan kepraktisan untuk menjadi partner berkendara sehari-hari di kota. Tidak lama setelah perkenalannya, kami langsung menguji Dolphin berkeliling area 021.

Secara dimensi dan (mungkin) nantinya harga, Dolphin diplot untuk bersaing dengan Citroen e-C3, MG 4 EV, Neta V, dan Wuling BinguoEV. Pengujian yang kami ikuti pada rangkaian media test drive oleh BYD Indonesia menempuh rute Jakarta - Bogor - Tangerang Selatan - Jakarta. Dari perjalanan sejauh sekitar 125 km ini, berikut beberapa catatan yang kami dapat dari BYD Dolphin.

Performa

Selama pengetesan perdana kemarin. Unit yang dipakai awak redaksi kami ialah Dolphin Premium Extended Range. Dibanding lawan, ia memiliki tenaga paling besar. Impresi awal kinerja motor listrik sebagai penggerak, terasa responsif. Bikin tersenyum dan ingin menyelami lebih lanjut. Di balik kap depan, tertanam Permanent Magnet Synchronous Motor (PMSM). Gerak dinamo secara instan menghasilkan daya 150 kW atau 201 hp. Lalu torsi puncak langsung didapat 310 Nm. Terus klaim akselerasi 0-100 km/jam tipe atas ini hanya tuntas dalam 7 detik saja.

Baca Juga: Karena 5 Hal Ini BYD Dolphin Sulit Ditandingi BinguoEV dan Neta V

Jujur itu angka yang terbilang fantastis buat sebuah hatchback EV sekelas Dolphin. Untuk berselancar, penyaluran tenaga (controller bekerja) sangat mulus. Tidak mengagetkan pengemudi. Asyik diajak melesat di dalam maupun di luar kota. Untuk mode ada Eco, Nomal, Sport bisa diatur di konsol tengah. Lalu tersedia mode mengemudi Snow dengan tombol pengaktifan terpisah.

BYD Dolphin

Pertama mencoba mode Eco. Tenaga sudah terasa sejak putaran bawah. Paling enak digunakan saat jalanan ibukota sedang macet. Anda tidak banyak butuh energi untuk menggerakkan mobil. Sedangkan Normal, semakin nyaman dipakai buat lari di jalan bebas hambatan alias tol. Beralih ke Sport, layar MID berubah menjadi merah. Pergerakan semakin beringas. Enteng sekali buat menyalip kendaraan di depan. Harus tetap hati-hati saat gunakannya.

Terkadang saking asyik berkendara terasa senyap sekaligus nyaman. Tahu-tahu kecepatan mobil sudah di atas 100 km/jam. Karena memang BYD Dolphin seenak itu, bahkan melebihi ekspektasi. Tidak disangka mobil buatan Cina di level ini begitu menggembirakan. Apalagi dengan material yang betul-betul diperhitungkan. Jujur saja di segmen ini, kayaknya ia menjadi mobil listrik paling memuaskan. Sekaligus terkuat di antara EV lain.

Handling

Apakah BYD Dolphin memang senyaman itu? Dalam pengetesan mengitari Jabodetabek, menurut kami, ia memiliki handling terbaik di antara rival. Jempolan! Komposisi redamannya pas. Buat melindas speed bump atau gundukan empuk. Diajak melesat pun tidak limbung, serasa naik mobil Eropa.

Racikan suspensi BYD Dolphin menggunakan McPherson Strut di depan. Sedangkan penyokong roda belakang dipercayakan pakai sistem Multi-Link. Pengendalian terasa lumayan untuk berbelok ke kanan maupun ke kiri. Di balik kemudi, Anda bisa mengatur posisi lewat empat arah (rack and pinion telescopic). Kemudian penggunaan Electronic Power Steering bikin putaran jadi super-enteng. Sayangnya, saat berkendara di atas 100 km/jam masih tetap ringan. Hal ini harusnya bisa dikalibrasi ulang agar setir terasa berat ketika tancap gas. Namun bukan hal mendesak, karena toh ia didesain sebagai mobil perkotaan. Bukan untuk kebut-kebutan.

BYD Dolphin

ADAS

Ia merupakan mobil dengan ADAS terlengkap di kelasnya. BYD Dolphin tipe manapun sudah dibekali perangkat gabungan (fitur keamanan aktif). Jelas menjadi nilai jual yang tidak dipunyai rival. Kalau kita bedah, isinya meliputi:

  • Intelligent Cruise Control
  • Automatic Emergency Braking System
  • Lane Departure Warning
  • Lane Keeping Support
  • Predictive Collision Warning
  • Rear Collision Warning
  • Blind Spot Detection
  • Rear Cross Traffic Alert
  • Rear Cross Traffic Brake
  • Lane Departure Prevention
  • Emergency Lane Keeping Assist
  • Lane Change Collision Warning

Keren, selain handling menyenangkan dan performa unggul. Ia juga mengantungi segudang kelengkapan yang bikin Anda semakin aman berkendara, juga kian praktis. Untuk melancong ke luar kota paling asik gunakan Intelligent Cruise Control. Tekan tombol ICC di di kiri setir dan Anda bisa atur jarak serta kecepatan berkendara. Tapi yang agak aneh, ialah fitur Lane Keeping Support.

Misal posisi BYD Dolphin ada di lajur paling kanan. Kemudian pengemudi ingin berpindah ke lajur tengah. Walaupun sudah mengaktifkan lampu sein ke kiri, tapi sistem kemudi masih agak membelot yang kadang bikin kaget. Harusnya tidak seperti itu. Entah kenapa. Bisa jadi pembacaan marka jalan kurang tepat. Sehingga butuh disesuaikan lagi dengan kondisi di Indonesia.

Baca Juga: Sama-Sama SUV Listrik Dari Cina, Begini Adu Spek Chery Omoda E5 dan BYD Atto 3

Daya Jelajah

BYD Dolphin menggunakan baterai teknologi terbaru. Jadi sumber listrik menggunakan blade battery. Diklaim lebih aman, kuat, dibanding jenis lain. Tipe Premium Extended Range memiliki daya jelajah hingga 490 km dengan standar (NEDC). Selain paling tinggi dibanding lawan. Baterai tertanam juga terbesar, yakni 60,48 kWh. Jelas menjadi modal berharga buat bersaing di pasar EV nasional.

BYD Dolphin

Rancang Bangun

Ia memiliki tubuh paling bongsor di kelasnya. Panjang BYD Dolphin mencapai 4.290 mm, lebar 1.770 mm, tinggi 1.570 mm dan jarak sumbu roda 2.700 mm. Sedangkan ground clearance 130 mm. Bagian samping dan buritan masih enak dipandang. Kalau raut muka, mungkin perlu dirombak sedikit (facelift). Sebab tampilan depan sangat bersahaja. Padahal banyak potensi terkandung di dalam mobil.

Yang terakhir bagian kabin. Insinyur BYD sepertinya serius memikirkan tatanan dalam Dolphin. Contoh, meter cluster digital. Posisinya melekat dengan setir. Jadi Anda tetap bisa mengakses informasi dengan nyaman walau letak lingkar kemudi berubah. Lalu rotating touch screen 12,8 inci juga terbilang inovatif. Ia menjadi pusat kendali. Material jok gunakan kulit sintetis selembut mobil-mobil premium. Lalu fixed panoramic glass roof bikin nuansa kentara mewah.

Tapi atap yang sepenuhnya terbuat dari kaca ini agaknya perlu lapis kaca film lebih gelap. Pokoknya sesuatu yang tidak menyerap cahaya. Sebab Indonesia merupakan negara tropis. Saat mobil terparkir siang hari. Kemudian masuk kabin. Rasanya superpanas. Butuh waktu buat mendinginkan ruangan. Sekarang, tinggal menunggu waktu saja. Pertengahan Februari, BYD hendak mengumumkan harga resmi.
(ANJAR LEKSANA / WH)

Baca Juga: Bingung Biaya Kepemilikan Mobil Listrik? Ini Rincian Kalau Pakai Neta V 100.000 KM

Pelajari lebih lanjut tentang BYD Dolphin

  • Tampak Depan Bawah BYD Dolphin
  • Tampak Grille Dolphin
  • Fog lamp depan Dolphin
  • Lampu depan Dolphin
  • lampu belakang Dolphin
  • BYD Dolphin Drivers Side Mirror Front Angle
  • handle pintu Dolphin
  • Pelek Dolphin
  • Tampak belakang Dolphin
  • BYD
BYD Dolphin
Rp 425 Juta Cicilan mulai dari : Rp 9,7 Juta

Mobil BYD Lainnya

  • BYD Seal
    BYD Seal
  • BYD Atto 3
    BYD Atto 3
  • BYD Atto 4
    BYD Atto 4
  • BYD D9
    BYD D9
  • BYD Dolphin
    BYD Dolphin

Featured Articles

Read All

Artikel yang mungkin menarik untuk Anda

Mobil BYD Pilihan

  • Upcoming

Pilihan mobil untuk Anda

  • Fiat 500C
    Fiat 500C
    Rp 425 Juta
    • Petrol
    • Hatchback
    • 1368 cc
    • Otomatis
  • Mazda 2
    Mazda 2
    Rp 348,8 Juta
    • Petrol
    • Hatchback
    • 1496 cc
    • Otomatis
  • Toyota Yaris
    Toyota Yaris
    Rp 326,1 - 345 Juta
    • Petrol
    • Hatchback
    • 1496 cc
    • Manual, CVT
    • 18 kmpl
  • Honda City Hatchback
    Honda City Hatchback
    Rp 352,5 - 382,5 Juta
    • Petrol
    • Hatchback
    • 1498 cc
    • Manual, CVT
  • Wuling Binguo EV
    Wuling Binguo EV
    Rp 317 - 372 Juta
    • Electric
    • Hatchback
    • Otomatis

Updates

Artikel lainnya

New cars

Artikel lainnya

Drives

Artikel lainnya

Review

Artikel lainnya

Video

Artikel lainnya

Hot Topics

Artikel lainnya

Interview

Artikel lainnya

Modification

Artikel lainnya

Features

Artikel lainnya

Community

Artikel lainnya

Gear Up

Artikel lainnya

Artikel Mobil dari Oto

  • Berita
  • Artikel Feature
  • Road Test

Artikel Mobil dari Zigwheels

  • Motovaganza
  • Review