Beranda Updates Ferrari Ingin Rayakan Balap F1 ke-1000 di Sirkuit MotoGP

Ferrari Ingin Rayakan Balap F1 ke-1000 di Sirkuit MotoGP

MARANELLO, Carvaganza.com – Tahun 2020 menjadi musim yang special untuk Ferrari di Formula 1, dengan akan mencapai grand prix ke-1000. Untuk merayakan pencapaian tersebut, Ferrari ingin melakukannya di sirkuit yang spesial juga. Sirkuit MotoGP diajukan untuk menjadi tuan rumah seri balapan ke-1000 Ferrari.

Dengan mencapai 1.000 kali balapan, artinya Ferrari sekaligus menjadi tim dengan start balapan terbanyak sepanjang sejarah F1. Walaupun Ferrari tidak mengikuti F1 sejak balapan perdana digelar, yaitu Silverstone 1950. Ferrari baru bergabung pada balapan kedua F1, di Monako 1950.

Sirkuit yang dimaksud untuk menggelar balapan ke-1000 Ferrari adalah Mugello di Italia, yang selama ini dikenal sebagai sirkuit MotoGP. Kabarnya, Ferrari tengah melobi F1 dan FIA untuk memasukkan Mugello ke kalender baru F1 tahun ini.

Milestone tersebut akan disentuh Ferrari saat mengikuti seri balapan ke-9 tahun ini. Dengan begitu, seri tersebut akan digelar setelah delapan balapan di kalender baru sejauh ini, yang berakhir di awal September. Artinya, Ferrari akan merayakan 1.000 balapan setelah seri Italia di Monza.

Sebelumnya sempat dikabarkan juga bahwa Mugello memang menjadi salah satu kandidat sirkuit cadangan seandainya sirkuit pada kalender awal tiba-tiba batal. Selain Mugello, Hockenheim di Jerman juga masuk dalam kandidat sirkuit cadangan.

Mugello sudah bukan rahasia lagi merupakan salah satu sirkuit balap di Italia yang dimiliki oleh Ferrari. Karena itu tidak heran jika Ferrari mendorong untuk bisa menggelar balapan F1, yang sebelumnya belum pernah di Mugello. Ferrari bahkan memberi nama mobil balapnya tahun ini sebagai SF1000.

Bicara soal teknis, Mugello sendiri walaupun identik sebagai tuan rumah MotoGP, sudah memiliki standar Grade 1 dari FIA. Standar tersebut merupakan persyaratan wajib untuk sebuah sirkuit jika ingin menggelar balap sekelas F1.

Meski belum pernah menggelar F1, Mugello kerap kali digunakan sebagai sirkuit tes F1. Ferrari telah menggunakan Mugello untuk melakukan tes sejak 1988. Sementara pada 2012 lalu, merupakan kali terakhir sirkuit ini menggelar tes F1, diikuti 11 dari 12 tim pada tengah musim.

Jika disetujui, Mugello bisa menjadi seri Eropa terakhir sebelum F1 melanjutkan kalender ke wilayah Eurasia, Asia, Amerika dan Timur Tengah. Sampai saat ini F1 berencana bisa menggelar sampai 15-18 seri tahun ini, setelah sepuluh seri awal lalu tertunda dan batal karena pandemi COVID-19.

Selain Mugello, Ferrari juga masih memiliki dua sirkuit lain di Italia, yaitu Imola dan Fiorano. Imola sampai saat ini tidak pernah disebut untuk dipertimbangkan oleh F1 tahun ini. Sementara Fiorano tidak pernah menjadi sirkuit balap, karena merupakan fasilitas tes pribadi milik Ferrari.

Sumber: Grand Prix 247, Racer

WAHYU HARIANTONO

Video Terbaru Youtube Carvaganza

Video Terbaru Youtube The Official Oto

Last Updates

Porsche Rilis 3 Varian Baru Panamera, Apa Saja Ubahannya?

STUTTGART, carvaganza.com – Porsche baru saja mengumumkan tiga varian baru Panamera model tahun 2021. Kehadiran ketiganya menambah line-up big size sedan Bavaria yang sudah...

5 Mobil Beroda Tiga Paling Unik Di Dunia Yang Legal Digunakan Di Jalan Raya

JAKARTA, Carvaganza -- Siapa sangka, ternyata selama ini banyak sekali mobil dengan wujud aneh yang pernah diperbolehkan seliweran di jalan raya. Begini, mobil wajib...

Dua Model Sekaligus, Mitsubishi Luncurkan Xpander dan Xpander Cross Edisi Terbatas

JAKARTA, Carvaganza.com – Menjaga momentum pasar di tengah masa pandemi yang sudah memasuki kuartal terakhir tahun ini, PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia...

10 Model Nissan Dipasangi Fitur NSS 360 Sebagai Standar

TOKYO, carvaganza.com -  Pabrikan mobil asal Jepang, Nissan, mengumumkan bahwa fitur teknologi keselamatan Nissan Safety Shield 360 (NSS) bakal menjadi fitur standar di 10...

Pabrikan Sportscar Perancis Ini Ingin Jadi Ferrari Versi Mini

PARIS, Carvaganza.com – Setiap pabrikan otomotif punya cara dan strateginya sendiri untuk menegaskan eksistensinya di tengah pasar. Apalagi, kalau merek yang dibawa sempat lama...