F1: Diwarnai Kebakaran Mobil Grosjean, Hamilton Menang di GP Bahrain 2020

SAKHIR, Carvaganza.com – Balapan penuh drama dan insiden terjadi pada seri Formula 1 Grand Prix Bahrain 2020, hari Minggu (29/11/2020). Mulai dari kecelakaan hebat, sampai podium yang gagal diraih di lap-lap akhir. Namun dari semua itu, Lewis Hamilton kembali membuktikan dirinya pembalap terbaik di F1 saat ini, dengan merebut kemenangan.

Kemenangan di Bahrain menjadi yang pertama bagi Hamilton setelah dirinya memastikan diri sebagai juara dunia tujuh kali, pada seri Turki lalu. Namun perhatian publik dan penggemar pada seri Bahrain bukan terpusat pada kemenangan Hamilton, melainkan Romain Grosjean.

Kecelakaan hebat dan hampir fatal dialami Grosjean di awal balapan sepanjang 57 lap di Bahrain International Circuit. Saking parahnya, balapan sempat dihentikan sementara sampai hampir satu jam, untuk dipastikan aman untuk kembali dimulai. Sergio Perez juga menjadi pembalap yang menajdi highlight pada balapan pertama dari dua seri di Bahrain ini.

https://twitter.com/F1/status/1333127810353950722?s=20

Balapan dimulai dengan dipimpin oleh Hamilton dari pole position, yang disusul Max Verstappen dan pembalap lainnya. Valtteri Bottas yang start dari posisi kedua justru melorot ke posisi lima akibat start jeleknya. Setelah titik pengereman pertama di tikungan 1, balapan berubah menjadi suasana mencekam dalam seketika.

Berebut posisi sambil memanfaatkan setiap celah, Grosjean justru bersenggolan dengan Daniil Kvyat saat melewati tikungan 3. Melihat empat pembalap di depannya berebut posisi, Grosjean yang mendapat traksi lebih bagus mengambil manuver pindah ke sisi dalam racing line. Manuver cepat itu gagal diantisipasi oleh Kvyat yang berada di sebelah kanan belakang Grosjean, yang berujung benturan ban antara keduanya.

Mobil Haas milik Grosjean melintir dan tanpa kendali menuju pagar pembatas sisi dalam trek lurus. Tingginya kecepatan mobil dan buruknya sudut benturan mobil menabrak pembatas langsung memicu insiden mengerikan. Chassis mobil Haas terbelah, memicu ledakan dan kebakaran besar karena tangki bahan bakar pecah. Monokok mobil Grosjean pun tersangkut di pagar pembatas yang ikut terkoyak karena kencangnya tabrakan.

Balapan seketika dikibarkan bendera merah, alias stop sementara. Selain untuk evakuasi Grosjean dari kecelakaan hebatnya, pembatas yang rusak juga perlu diperbaiki. Beruntung, sekitar 20 detik dari benturan, Grosjean berhasil loloskan diri dari mobilnya yang terbakar hebat. Medical car langsung mengevakuasinya dan Grosjean dibawa ke rumah sakit terdekat.

Balapan tidak bisa dimulai sebelum pembatas diperbaiki. Akhirnya sekitar 1 jam lamanya, pagar pembatas berhasil diperbaiki, menggunakan material pengganti. Balapan pun dimulai kembali dengan format standing start, dilanjutkan penuh dari lap 3 ke 57. Saat start kedua kali, Hamilton kembali berhasil melepaskan diri dari serangan para rival, terutama Verstappen.

Belum satu lap berjalan setelah restart, insiden kembali terjadi, kali ini di tikungan 8, dan lagi-lagi melibatkan Kvyat. Pembalap AlphaTauri itu mencoba menyerang dan menyalip Lance Stroll dari sisi dalam. Stroll yang sedikit di depan, ban belakangnya berbenturan dengan ban depan Kvyat. Efeknya, mobil Stroll terguling ke sisi luar dan berhasil dihindari Sebastian Vettel di belakang.

Kecelakaan kedua ini membuat safety car masuk ke trek untuk menetralisir balapan dan memastikan proses evakuasi berjalan aman. Atas insiden keduanya ini, Kvyat dijatuhi penalti waktu 10 detik oleh steward.

Di posisi empat besar, Hamilton memimpin di depan Verstappen, Perez, dan Alex Albon. Posisi ini tampak tidak akan berubah sampai finish balapan. Apalagi, Hamilton telah membuat jarak signifikan di depan Verstappen. Pun dengan jarak antara Perez dan Albon.

Sadar Hamilton sudah tidak terkejar di depan, Red Bull mengubah strategi dengan memanggil Verstappen masuk pit di lap 46. Dengan jarak yang aman, Verstappen diberikan ban baru kompon soft. Dengan situasi Bottas jauh di luar poin, Red Bull ingin maksimlkan poin yang bisa diraih Verstappen. Jelang akhir balapan, Verstappen ingin raih poin fastest lap demi kejar posisi kedua di klasemen.

Drama kembali disajikan hanya tiga lap jelang bendera finish dikibarkan. Perez yang sduah nyaman menempati posisi ketiga, tiba-tiba melambat. Asap putih keluar dari bagian belakang mobilnya. Semakin tebal asap keluar disusul dengan api besar menandakan kerusakan mesin. Perez pun berhenti setelah tikungan 10, merelakan podium posisi ketiganya lepas hanya tiga lap jelang finish.

Nasib malang Perez menjadi berkah bagi Albon di belakangnya. Namun dengan kondisi yang kurang aman, evakuasi mobil Perez menuntut kembali munculnya safety car. Di akhir lap 57, Hamilton mengamankan kemenangan di Bahrain dengan jarak 1,254 detik dari Verstappen. Safety car di akhir balapan memaksa tidak ada aksi menyalip di lap terakhir.

Dengan Albon di posisi ketiga, menjadi kali pertama Red Bull kembali meraih podium ganda sejak seri Jepang 2017. Sementara McLaren melengkapi posisi  lima besar, dengan Lando Norris unggul di depa Carlos Sainz. Bottas finish kedelapan untuk membawa pulang 3 poin. Sementara Ferrari meraih hasil terbaik finish ke-10, lewat Charles Leclerc.

WAHYU HARIANTONO

Artikel yang direkomendasikan untuk anda