F1: Belum Balapan, Williams Dua Kali Perkenalkan Livery Baru Musim Ini

GROVE, Carvaganza.com – Tim Williams F1 kembali mengumumkan livery baru mobil balapnya musim ini, jelang dimulainya musim 2020 pekan depan. Ini menjadi livery kedua bagi Williams tahun ini, bahkan sebelum balapan digelar sekalipun. Warna putih dan biru kembali menjadi identitas tim Williams untuk musim ini.

Williams mengungkap livery keduanya tahun ini bahkan sebelum balapan digelar, menyusul kesepakatan baru dengan sponsor. Tampilan keseluruhan livery baru ini masih kurang lebih sama seperti versi awal, namun dengan perubahan kombinasi warna.

Perubahan ini menyusul berpisahnya Williams dengan sponsor utamanya musim ini, Rokit, setelah gagal mencapai target bersama musim ini. Williams sendiri yang memilih untuk menyudahi kontrak dengan Rokit lebih awal, meski kondisi finansial tim sebenarnya kurang baik. Praktis, identitas Rokit di badan mobil FW43 menghilang pada livery baru.



Pada awal 2020, livery Williams tampil beda dengan mendapat sentuhan warna merah yang cukup mencolok. Kini warna merah tersebut hilang, karena sebenarnya mewakili brand Rokit. Warna merah tersebut diganti oleh aksen biru navy, yang melengkapi pulas biru langit di body. warna putuh sendiri telah menjadi ciri khas Williams sejak lama.

Sepintas livery baru Williams mirip dengan livery musim pertama saat bermitra dengan BMW, tahun 2000 lalu. Livery ini juga mirip dengan periode sebelum Martini menjadi sponsor utama, yaitu akhir 2000-an sampai 2013.

Tampak beberapa logo merek sponsor baru hadir terpasang di body. Sebut saja Sofina, merek makanan asal Kanada yang turut mensponsori Nicholas Latifi. Kemudian ada merek kopi asal Italia, Lavazza, yang juga berafiliasi dengan Latifi sebagai rookie tahun ini. Kedua logo tersebut juga tampak terpasang cukup besar pada seragam para pembalap.



Sampai saat ini tidak ada keterangan jelas penyebab berpisahnya Williams dan Rokit, yang seharusnya bisa membantu kinerja tim dari sisi finansial. Namun kabar terbaru mengatakan bahwa Rokit tengah dalam penjajakan untuk bergabung menjadi sponsor tim Mercedes. Williams saat ini juga salah satu tim yang memanfaatkan pasokan mesin dari Mercedes.

Selain Latifi, pembalap Williams musim ini adalah George Russell yang akan melakoni musim keduanya di F1. Russell juga merupakan pembalap muda titipan Mercedes di Williams, sebagai juara Formula 2 musim 2018.

Demi menyelamatkan masa depan tim, Williams Group saat ini sedang berusaha untuk mencari investor baru. Kondisi Williams beberapa tahun ini bahkan sampai dikabarkan tidak akan bertahan lama di F1. Selain investor, Williams juga berharap bisa mendapatkan sponsor utama baru, termasuk menjual saham mayoritas tim.

Kondisi yang memprihatinkan mengingat Williams adalah salah satu dari tiga tim tersukses dalam sejaran F1. Debut pada tahun 1977, Williams telah mengoleksi 9 gelar juara kontruktor dan 7 gelar juara pembalap, dengan total 114 kali kemenangan. Gelar juara dunia terakhir diraih Williams pada tahun 1997, sementara kemenangan balapa terakhir pada 2012.

Sumber: Crash

WAHYU HARIANTONO

Artikel yang direkomendasikan untuk anda