Eks-Bos Valentino Rossi akan Pimpin tim Alpine F1

 

ENSTONE, Carvaganza – Salah satu tim F1 di grid tahun ini akan tampil dengan identitas baru, yaitu Alpine yang merupakan rebranding dari tim Renault. Tim ini telah memperkenalkan livery barunya yang mengusung warna biru, menggantikan kuning yang identik dengan Renault. Selain tampil dengan warna baru, Alpine juga mengawali eranya dengan menunjuk sosok baru sebagai pemimpin.

Diumumkan pada hari Minggu (17/1/2021) lalu, Davide Brivio ditunjuk sebagai sosok yang akan memimpin Alpine mulai tahun ini. Praktis, Brivio adalah bos baru untuk duet pembalap Fernando Alonso dan Esteban Ocon. Mungkin cukup asing mendengar nama Brivio di ranah balap roda empat, namun namanya sudah punya banyak prestasi di balap roda dua.

Penggemar MotoGP pasti sudah kenal dengan nama pria berdarah Italia ini. Brivio yang mengambil peran sebagai racing director ini pernah memimpin sejumlah tim pabrikan besar di MotoGP. Salah satunya adalah menjadi bos Valentino Rossi saat awal-awal membela Yamaha. Lalu, Brivio juga melanjutkan karirnya memimpin tim Suzuki.

Davide Brivio Suzuki MotoGP

Penunjukkan Brivio menyusul dilakukannya reshuffle dalam manajemen, seiring proses rebranding yang menjadi strategi dari Renault sebagai perusahaan induk. Cyril Aboteboul yang selama beberapa tahun ini memimpin Renault, secara mengejutkan melepas jabatannya sebagai prinsipal tim. Padahal pada akhir tahun, nama Abiteboul dipasang sebagai salah satu pimpinan proyek Alpine.

Sejauh ini Alpine belum mengungkap siapa yang akan menggantikan Abiteboul sebagai bos tim. Namun rumor mengatakan kemungkinan besar executive director Marcin Budkowski. Dan perihal ditariknya Brivio, merupakan ide dari CEO baru Renault, Luca de Meo yang sangat ingin menghidupkan berbagai merek di bawah naungan Renault. Salah satunya adalah Alpine sebagai pabrikan sportscar yang ingin diperkuat ikatannya dengan dunia motorsport.

“Sebuah tantangan profesional dan kesempatan yang baru tiba-tiba datang ke sya dan pada akhirnya saya memutuskan untuk mengambilnya. Ini keputusan yang sulit,” kata Brivio yang baru saja mengantarkan Joan Mir menjadi juara dunia MotoGP 2020 bersama Suzuki.

“Bagian tersulit yaitu meninggalkan kelompok orang-orang luar biasa ini, yang bersama saya memulai proyek ini saat Suzuki bergabung kembali ke kejuaraan. Dan sulit untuk berpisah juga kepada semua orang yang telah datang selama beberapa tahun itu untuk menciptakan tim hebat ini.”

Alpine F1 Livery

Brivio sebelumnya sudah pernah bekerja sama dengan de Meo, yaitu saat memimpin Yamaha dan Fiat menjadi sponsor utama tim tahun 2007-2010. de Meo saat itu menjabat sebagai chief marketing officer di Fiat. Selama kepemimpinannya, Yamaha meraih lima gelar juara dunia pembalap dan empat gelar juara dunia konstruktor. Brivio mengikuti Rossi hengkang dari Yamaha untuk menjadi konsultan pribadinya, dan bergabung ke Suzuki sejak 2013.

2021 menjadi tahun yang penting bagi Alpine, selain kedatangan Alonso yang pernah meraih dua kali juara dunia bersama Renault, juga sebagai penentuan kesuksesan di musim 2022. Regulasi akan berubah besar di tahun 2022, yang diharapkan bisa membuat persaingan lebih ketat antar tim.

Sumber: Motorsport

WAHYU HARIANTONO

Artikel yang direkomendasikan untuk anda