Dari Kuning ke Biru, Tim Renault F1 akan Jadi Alpine Tahun Depan

ENSTONE, Carvaganza.com – Rumor yang beberapa hari terakhir beredar di paddock Formula 1 akhirnya terjawab. Tim Renault F1 akan berganti identitas tahun depan, menjadi Alpine menyusul strategi internal baru Renaul Group. Akan berubahnya nama Renault menjadi Alpine di F1 diumumkan pada hari Minggu (6/9/2020) jelang balapan Grand Prix Italia 2020.

Strategi baru ini ditetapkan menyusul ditunjukna CEO baru untuk Renault Group, yaitu Luca de Meo beberapa bulan lalu. Seluruh merek di bawah naungan group ditinjau ulang, termasuk Alpine yang fokus di motorsport dan sportscar. Nama resmi yang akan dipakai tahun depan adalah Alpine F1 Team.

Dari tim yang beridentitas warna khas kuning, akan berubah menjadi biru gelap yang juga khas Alpine di banyak kalangan. Warna biru sendiri adalah warna kebangsaan Perancis, seperti warna merah untuk Italia. 2021 akan menjadi pertama kalinya nama Alpine hadir di F1. Selama ini Alpine lebih populer dikenal di ajang reli dan balap ketahanan (WEC).

https://twitter.com/RenaultF1Team/status/1302531989040439296?s=20

De Meo mengatakan langsung bahwa Renault ingin menempatkan Alpine di tengah-tengah bisnis motorsport. Meski berganti nama, Renault tetap akan ada di F1 sebagai mesin yang dipakai oleh Alpine.

“Alpine adalah merek yang cantik, kuat dan bersemangat, yang membawa senyuman ke wajah para penggemarnya. Dengan memperkenalkan Alpine, sebuah simbol dari kehebatan Perancis, ke disiplin otomotif palgin ebrgengsi di dunia, kami melanjutkan petualangan pabrikan ini di olahraga yang telah diperbarui,” kata De Meo.

“Kami membawa sebuah merek impian ke antara nama-nama besar, demi mobil balap hebat yang dibuat dan diikuti oleh para antusias. Alpine juga akan membawa nilai-nilainya ke paddock F1: keanggunan, kecerdasan, dan keberanian.”

Pengumuman penggantian nama atau rebranding ini menyusul beredarnya informasi internal terkait Cyril Abiteboul. Nama bos tim Renault F1 tersebut muncul denagn jabatan sebagai pimpinan untuk bisnis Alpine. Ke depannya, jabatan tersebut akan dilakoni Abiteboul bersamaan dengan menjadi bos tim F1.



Pergantian nama menjadi Alpine akan menjadi yang kesekian untuk tim asal Entone, Inggris ini, dalam satu dekade terakhir. Renault pernah berganti menjadi Lotus GP pada 2011, yang berlangsung sampai tahun 2015. Kemudian Lotus diambil alih kembali dan berganti nama ke Renault mulai 2016. Kemudian lima tahun berselang, Renault Kembali akna berganti nama menjadi Alpine.

Jadi, meski kembali ke tim yang sama, Fernando Alonso akan ‘pulang’ lagi ke F1 dengan tidak berseragam Renault. Alonso memutuskan mencoba lagi peruntungannya di F1 mulai 2021, setelah meninggalkan McLaren pada akhir 2018 lalu. Alonso meraih dua gelar juara dunianya pada 2005 dan 2006 bersama Renault.

Sumber: Motorsport, Crash

WAHYU HARIANTONO

Artikel yang direkomendasikan untuk anda