Cortezian Indonesia dan Pertamina Lubricants Buka Bengkel di Balai Rehabilitasi Sosial

BEKASI, Carvaganza -- Dukungan untuk para eks gelandangan dan pengemis bisa banyak cara dilakukan. Tak hanya melakukan rehabilitasi tapi juga memberikan bekal untuk mereka. Seperti komunitas pemilik Wuling Cortez yang tergabung dalam Cortezian Indonesia yang membuat langkah unik. Bekerja sama dengan Pertamina Lubricants, mereka membuka bengkel otomotif di lingkungan Balai Rehabilitasi Sosial Eks Gelandangan dan Pengemis (BRSEGP) Pangudi Luhur, Bekasi Timur, Jawa Barat.

Kegiatan ini berada di bawah program rehabilitasi sosial melalui pelatihan dasar otomotif. Melalui program ini diharapkan mampu meningkatkan ketrampilan bagi penerima manfaat untuk menghadapi adaptasi kebiasaan baru dengan lebih mandiri.

“Menyikapi kondisi ekonomi di masa pandemi, kami paham betapa pentingnya untuk dapat saling membantu satu sama lain. Hal ini mendorong Cortezian Indonesia untuk terus membantu saudara kami, para penerima manfaat di Balai Rehabilitasi Sosial Pangudi Luhur di Bekasi untuk dapat terus meningkatkan ketrampilan mereka agar lebih mandiri,” jelas Kuntarto Rachmat, Presiden Cortezian Indonesia pada prosesi pembukaan bengkel.

Peresmian bengkel otomotif ini dilakukan secara simbolis melalui virtual yang dihadiri oleh Dirjen Rehabilitasi Sosial Kementerian Sosial RI, Dr. Ir. Harry Hikmat, M.si., Direktur RSTS dan KPO (Rehabilitasi Sosial Tuna Sosial dan Korban Perdagangan Orang) Kementerian Sosial RI, Waskito Budi Kusumo, Kepala Balai BRSEGP Pangudi Luhur Kokom Komalawati, dan Perwakilan Pertamina Lubricants, Senior Officer CSR M. Subhan didampingi Presiden Cortezian Indonesia Kuntarto Rachmat.

Baca juga: Sambut HUT ke-7, Pertamina Lubricants Gelar Pelatihan untuk Bengkel Difabel


Dukungan Komunitas


Kerja sama dengan berbagai pihak merupakan bentuk kepedulian Cortezian Indonesia dalam mendukung pemerintah dan masyarakat memasuki era adaptasi kenormalan baru. Pada program kegiatan kali ini yang didukung oleh Pertamina Lubricants dengan memberikan pembekalan keterampilan melalui pelatihan dasar otomotif bagi penerima manfaat.

Selain mendapatkan materi teori melalui online para peserta pelatihan juga akan mendapatkan pendampingan praktek perbengkelan secara tatap muka. Dengan demikian kelak diharapkan para penerima manfaat mampu menjadikan kegiatan ini sebagai bekal untuk mengembangkan ketrampilan yang telah mereka peroleh sebagai modal kemandirian.

Waskito Budi Kusumo selaku Direktur Rehabilitasi Sosial Tuna Sosial dan Korban Perdagangan Orang, Kementerian Sosial RI sangat mengapresiasi program kegiatan yang diinisasi oleh Cortezian Indonesia ini. Menurutnya, kegiatan pelatihan dan pengembangan ketrampilan dasar otomotif ini sangat berguna bagi penerima manfaat di Balai Rehabilitasi Sosial Pangudi Luhur Bekasi.

Baca juga: Komunitas Cortezian Indonesia Donasikan Masker Non-Medis dan Sembako

“Kami yakin kegiatan ini sangat bermanfaat bagi warga binaan Balai Pengudi Luhur yang merupakan salah satu dari 5 Balai Kementerian Sosial di Indonesia yang terpilih sebagai balai rujukan Sentra Layanan Sosial atau SERASI. Semoga langkah ini dapat memberikan inspirasi pada masyarakat umum, khususnya komunitas otomotif lainnya untuk semakin peduli sehingga dapat kembali bangkit di masa adaptasi kenormalan baru,” ungkap Waskito.

Sementara Dirjen Rehabilitasi Sosial Kementerian Sosial RI, Dr. Ir. Harry Hikmat , M.si. dalam sambutannya mengatakan bahwa program CSR mempunyai misi membangun aspek manusia sangat penting untuk disentuh. Hal ini agar para warga binaan penerima manfaat di Balai dapat hidup mandiri dan mampu membuka peluang wirausaha baru di masa sekarang ini.

Harapan yang sama juga disampaikan Kuntarto, ”Semoga aktivitas Coterzian Indonesia yang didukung oleh Pertamina Lubricants ini bisa menjadi pemicu gerakan positif komunitas otomotif lain di Indonesia untuk memberikan manfaat kepada masyarakat.”

RAJU FEBRIAN

Artikel yang direkomendasikan untuk anda