Bikin Listrik dari Limbah Peternakan, Tim Bionika Menangi Lomba Inovasi Shell

JAKARTA, Carvaganza - Tim Bionika, perusahaan pemula asal Indonesia yang berfokus pada solusi energi, meraih sukses. Mereka berhasil masuk dalam daftar 10 inovator terbaik dan mampu keluar sebagai pemenang pertama kategori Transisi Energi pada ajang kompetisi Shell LiveWIRE Top Ten Innovators Awards 2020. Hasil lomba telah diumumkan di perayaan Global Entrepreneurship Week pada 16 November lalu.

Bioreaktor hasil inovasi Bionika dapat mengubah limbah peternakan dan pertanian menjadi biogas dan mengonversinya menjadi listrik siap pakai, sehingga dengan teknologi biogas terintegrasi masyarakat pedesaan dapat mengakses energi bersih dengan mengubah sampah menjadi listrik.

Di kategori ini mereka unggul dari Deyang Xinsenyuan Technology Co. (China) yang memproduksi pelet biomassa dari produk limbah pertanian, untuk menggantikan batu bara dan minyak. Kemudian ENENT (Pakistan) perusahaan rintisan elektronik berteknologi bersih yang berfokus pada perancangan produk inovatif yang dapat mengurangi tagihan listrik dan kehilangan daya hingga 20%.

Dian Andyasuri, Presiden Direktur dan Country Chair Shell Indonesia, mengatakan ajang kompetisi global untuk menemukan solusi inovatif di antara alumni Shell LiveWIRE tahun ini mengusung tema Creating a More Liveable World atau Menciptakan Dunia yang Lebih Layak Huni. "Ini merupakan wujud dari semangat dan ambisi keberlanjutan Shell dengan mengintegrasikan prinsip-prinsip keberlanjutan dalam segala aspek bisnisnya termasuk dalam memberikan kontribusi positif terhadap masyarakat seperti apa yang diciptakan oleh Bionika, inovator muda Indonesia dibidang energi," katanya.



Top Ten Innovators Awards 2020 adalah bagian dari Shell LiveWIRE, sebuah platform/wadah yang mendorong kewirausahaan generasi muda di seluruh dunia. Tahun ini, kompetisi global Top Ten Innovators Awards diikuti oleh 136 peserta dari 15 negara di dunia. Mereka adalah para wirausahawan muda yang menunjukan keunggulan berinovasi dalam menawarkan solusi untuk beragam permasalahan dan tantang energi di dunia.

“Terpilihnya Bionika, yang merupakan alumni Shell LiveWire Indonesia 2019, sebagai juara ditingkat global untuk kategori transisi energi merupakan bukti bahwa generasi muda Indonesia menaruh perhatian besar terhadap solusi energi dengan melihat sumberdaya di sekeliling mereka. Bionika telah berhasil menunjukkan keunggulan inovasinya yaitu mengubah sampah menjadi listrik untuk membantu masyarakat pedesaan. Kami sangat bangga atas pencapaian Bionika dan akan terus mendukung perjalanan mereka agar menjadi pengusaha yang tangguh,” sambung Dian.


Penghargaan


Para 10 Inovator Terbaik yang terpilih juga akan menerima pembinaan langsung dari para ahli di Shell dan berpeluang untuk mengembangkan inovasi mereka melalui kerjasama sebagai pelanggan atau vendor Shell.

Carlos Maurer, EVP Shell Global Commercial, memberikan ucapan selamat kepada para pemenang dan mengungkapkan bahwa ia terkesan dengan kualitas dan kreativitas dari inovasi para peserta. Ia pun menambahkan bahwa kehadiran para inovator dan orang-orang yang bersemangat memecahkan masalah global yang semakin kompleks sangat dibutuhkan dalam kehidupan dan dunia bisnis, terutama dengan hadirnya tantangan yang mengiringi pandemi COVID-19.

Dalam kompetisi ini, sesi penjurian dan pengambilan suara publik dilakukan di 170 negara dengan total 27.000 suara yang menentukan kelompok juara dalam tiga kategori terpisah, yaitu Transisi Energi, Lingkungan & Ekonomi Sirkuler, dan Kesejahteraan Lokal.

Juara utama berhak atas hadiah sebesar 20.000 dolar Amerika, sedangkan dua runner-up masing-masing akan mendapatkan hadiah 10.000 dolar Amerika. Selain itu, Outstanding Achievement Award sebesar 10.000 dolar Amerika juga diberikan kepada tim yang memiliki kontribusi khusus dalam penanggulangan dampak sosial ekonomi, langsung maupun tidak langsung, dari COVID-19.

RAJU FEBRIAN

Artikel yang direkomendasikan untuk anda