Beranda Updates 5 Kelebihan New Porsche Cayenne yang Tidak Dimiliki Pesaingnya

5 Kelebihan New Porsche Cayenne yang Tidak Dimiliki Pesaingnya

Mengenal kelebihan Porsche Cayenne yang Baru Diluncurkan di Indonesia

New Porsche Cayenne (Foto: Reza Erlangga/Carvaganza)

JAKARTA, 3 Maret 2018 — Porsche Indonesia baru saja meluncukan New Porsche Cayenne untuk pasar Tanah Air. Carvaganza sudah menguji New Porsche Cayenne S di Oman medio Februari 2018 silam. Di sana, kami mengujinya menyusuri lembah dan melintasi beragam medan tidak ramah hanya untuk mengetahui performanya. Hasilnya, sangat memuaskan.

Memori tersebut seolah bangkit kembali dalam pikiran kami saat melihatnya diluncurkan secara resmi di Indonesia, pada hari Kamis, 1 Maret 2018. Meluncur menyusuri panggung tempatnya diluncurkan, Cayenne S terlihat sangat gagah dengan garis dan kurva yang membentuk visual menawan dari grille hingga buritan.

Namun, estetika bukanlah satu-satunya unsur kelebihan dari New Porsche Cayenne 2018 ini. Guna memberi kesenangan pada pengguna sekaligus memberi unsur kejutan pada kompetitornya — BMW X6, Mercedes-Benz GLE, Audi Q7, Jaguar F-Pace, Land Rover Discovery, Maserati Levante — raksasa ini dibekali beragam keunggulan di sektor teknis sehingga membuatnya stand out in a the crowd.

Apa saja kelebihan tersebut? Berikut ulasannya.

1. Aplikasi rear axle steering

Kelebihan pertama adalah aplikasi rear axle steering. Fitur ini telah diuji secara komprehensif pada Porsche 911 dan Panamera. Tujuannya adalah meningkatkan ketangkasan mobil saat melalui tikungan sekaligus memberikan stabilitas ketika kita harus mengganti jalur pada kecepatan tinggi. Bagaimana cara kerjanya? Ketika kita memutar lingkar kemudi untuk belok ke kanan pada kecepatan tinggi, roda belakang juga akan membelok ke kanan beberapa derajat mengikuti roda depan sehingga mobil tetap stabil, dan gejala rolling juga mampu ditekan hingga pada titik minimun sehingga meningkatkan unsur keselamatan saat berkendara.

Saat manuver pada kecepatan rendah, sistem mengarahkan roda belakang ke arah yang berlawanan dengan roda depan. Gerakan tersebut memiliki efek virtual memperpendek jarak sumbu roda. Lingkaran berputar jadi berkurang, mobil lebih lincah dan parkir menjadi terasa lebih mudah.

2. Sasis

Kelebihan New Porsche Cayenne yang kedua terletak pada chassis-nya. Cayenne baru menggabungkan tiga konsep chassis dalam satu desain baru: mobil sport, off-roader dan touring car. Langkah ini tidak mudah karena Porsche harus mengembangkan basis chassis baru yang ringan, kemudian menyelaraskannya dengan as roda depan yang menampilkan desain link terpisah, dan poros belakang multi-link. Tujuan akhirnya adalah membuat Cayenne bisa dikendarai layaknya 911.

3. Gearbox Tiptronic S

New Porsche Cayenne mengaplikasikan gearbox Tiptronic S delapan kecepatan yang baru. Kelebihannya, waktu respons perpindahan gigi yang lebih pendek, dengan rasio gigi rendah yang disebut Porsche lebih pendek sehingga diklaim mampu meningkatkan kinerja on-road dan kemampuan off-road. Tujuan lainnya, transmisi 8 kecepatan memastikan torsi tersedia pada putaran mesin yang rendah, hingga konsumsi bahan bakar menjadi lebih optimal.

4. Mode Off-Road

Kelebihan New Porsche Cayenne yang keempat adalah pemakaian mode off-road terprogram guna memudahkan pengemudi untuk memilih pengaturan yang tepat. Pengaturan standarnya adalah program on-road. Empat mode lainnya mengaktifkan pengondisian untuk medan off-road: Mud, Gravel, Sand atau Rock. Sistem gerak roda, chassis dan kunci diferensial dapat dipilih untuk memaksimalkan mode off-road yang dipilih. Untuk distribusi tenaga, Porsche menggunakan All-Wheel Drive (AWD) aktif di semua model Cayenne. Selanjutnya, Porsche Traction Management (PTM) mendistribusikan tenaga tersebut kepada roda yang paling membutuhkan.

5. Porsche Surface Coated Brake (PSCB)

Porsche Surface Coated Brake (PSCB) yang inovatif adalah kelebihan New Porsche Cayenne yang kelima. Porsche menjadi manufaktur pertama yang membalut rem cakram dengan lapisan tungsten-karbida. Hasil riset yang dilakukannya membuktikan lapisan tersebut dapat meningkatkan daya cengkram rem namun di sisi lain mengurangi keausan dan penumpukan debu di cakram dan kampas rem. Meningkatkan daya tarik secara visual, kaliper rem dicat putih.

REZA ERLANGGA

Video Terbaru Youtube Carvaganza

Video Terbaru Youtube The Official Oto

Last Updates

Dalam 8 Bulan, Suzuki XL7 Kuasai 12 Persen Segmen Medium SUV

JAKARTA, Carvaganza -- SUV Suzuki XL7 memang baru diluncurkan Februari 2020 lalu. Namun selama 8 bulan ia terus berkontribusi positif, baik dalam penjualan nasional...

BMW Astra Used Car Siapkan Dana 100 Milyar Untuk Beli BMW Bekas

JAKARTA, carvaganza – Dunia otomotif memang sedang terpukul karena pandemi COVID-19. Penjualan mobil baru terpuruk. Tapi bukan berarti kita harus berdiam diri. Justru hal...

Kisah Civic Bermerek Triumph dan Discovery Bermerek Honda

JAKARTA, carvaganza - Honda dan British Leyland (BL) adalah dua nama pabrikan otomotif yang satu pabrikan kampiun asal Jepang, satunya asal Inggris dan pernah...

Renault Ungkap Konsep SUV Mungil, Diprediksi Siap Masuk Indonesia

PARIS, Carvaganza.com – Renault sepertinya semakin menikmati diri bermain di segmen kendaraan kompak, dan berwujud SUV. Setelah Kwid, kini akan hadir model SUV berdimensi...

Versi Siap Produksi Porsche 911 GT3 2021 Terlihat Tanpa Kamuflase

STUTTGART, Carvaganza.com – Generasi terbaru 911 GT3 sepertinya sudah mendekati waktu peluncuran, dan Porsche pun sudah tidak malu-malu menunjukkan wujudnya. Dalam rangkaian spyshot terbaru,...