Beranda Updates 12.000 Lebih BMW E46 Kena Recall karena Masalah Serius Airbag

12.000 Lebih BMW E46 Kena Recall karena Masalah Serius Airbag

CANBERRA, 10 November 2019 – Sebanyak lebih dari 12.000 unit BMW Seri 3 generasi keempat (E46) tercatat dalam daftar recall. Bahkan BMW menyarankan para konsumennya untuk segera berhenti mengemudikan mobil tersebut.

Recall BMW E46 ini terkait dengan komponen pada airbag yang disebut memiliki potensi risiko kematian atau cedera serius kepada penumpang. Recall ini berlaku untuk BMW Seri 3 E46 di Australia, yang diproduksi pada periode antara November 1997 sampai Juni 2000.

Menurut Australian Competition and Consumer Commission (ACCC), recall ini disebabkan oleh komponen airbag dari Takata. Supplier airbag dari Jepang tersebut memang dalam beberapa tahun ini harus berurusan dengan masalah airbag di banyak negara, di antaranya pada jutaan unit kendaraan Honda di seluruh dunia.

BMW menganjurkan konsumen menghubungi dealer resmi untuk mendapatkan pemeriksaan dan perbaikan mobilnya. Recall ini terbilang mendesak karena BMW sampai merilis daftar setiap VIN (nomor identifikasi) kendaraan sebanyak 245 halaman PDF.

Untuk kasus ini, komponen inflator airbag dikatakan bisa pecah saat kendaraan mengalami kecelakaan tabrakan. Dan jika terjadi, hal ini bisa membuat pecahan logam tajam masuk ke dalam kabin dan berpotensi akibatkan cedera serius bahkan mematikan untuk pengemudi dan penumpang di dalam.

Oleh ACCC dilaporkan telah terjadi dua kejadian baru-baru ini, yang masing-masing mengakibatkan cedera serius dan lainnya berujung fatal. Kejadian tersebut kemudian langsung menjadi perhatian serius BMW untuk segera melaksanakan kampanye recall.

Tidak main-main, BMW sampai menganjurkan mobil konsumen yang termasuk dalam recall untuk diangkut ke bengkel atau dikunjungi oleh tim inspeksi langsung ke tempat, menghindari mobil dikendarai sebelum diperbaiki. Sampai komponen pengganti tersedia dan siap, konsumen akan diberi mobil pinjaman sebagai transportasi penggantinya.

Opsi tersebut ditawarkan karena diperkirakan komponen pengganti akan tidak tersedia sampai 18 bulan ke depan.

WAHYU HARIANTONO

Video Terbaru Youtube Carvaganza

Video Terbaru Youtube The Official Oto

Last Updates

50 Tahun Mitsubishi Motors, Ini Kata Brand Ambassador Mereka

JAKARTA, Carvaganza -- Mitsubishi Motors Corporation (MMC) merayakan usianya yang ke-50 tahun ini. Artinya MMC sudah diresmikan sejak 50 tahun lalu, meski Mitsubishi sendiri...

F1: Bottas Ambisius Ingin Jegal Hamilton di GP Rusia 2020

SOCHI, Carvaganza.com - Di Formula 1 saat ini, Valtteri Bottas menjadi satu-satunya penantang realistis Lewis Hamilton untuk merebut kejuaraan dunia. Saat ini F1 2020...

Toyota dan Mitsubishi: Kita Wait and See Keputusan Pajak Nol Persen

JAKARTA, Carvaganza.com -  Rencana mengnolkan pajak untuk penjualan kendaraan baru menjadi sangat menarik. Diskusi di ruang-ruang publik pun terbangun, karena kalau itu terealisasi publik...

Asuransi Astra Salurkan Donasi Beasiswa Rp 300 Juta untuk SLB B Sana Dharma

JAKARTA, Carvaganza -- Pandemi Covid-19 berdampak ke banyak sektor, termasuk dunia pendidikan. Seperti yang dialami SLB B Sana Dharma di Cilandak Barat, Jakarta. Guna...

Beda dari Versi Global, Honda Jazz di Indonesia akan Berwujud City Hatchback?

JAKARTA, Carvaganza.com – Sudah hampir setahun Honda Jazz/Fit generasi terbaru debut sejak Tokyo Motor Show 2019. Sampai saat ini juga, belum ada titik cerah...