Kaleidoskop 2020: 11 Mobil SUV Terbaru yang Meluncur Tahun Ini

JAKARTA, Carvaganza.com – Trend kendaraan jenis SUV (Sport Utility Vehicle) semakin menggeliat. Tak Cuma secara global, tapi di Indonesia juga. Bahkan di tengah situasi ‘New Normal’, tercatat tak kurang dari 21 SUV baru yang meluncur di Tanah Air sepanjang 2020. Berikut ini kami jabarkan 11 SUV pilihan yang meluncur sepanjang 2020.

1. KIA Seltos
Rp 295 Juta – Rp 355 Juta



Pengenalan produk anyar menjadi momentum kebangkitan kembali pasca peralihan. Bernaung di bawah ben PT Kreta Indo Artha (KIA) yang berada dalam Indomobil Group, line up Kia berusaha dimatangkan. Pasar crossover coba dimasuki model yang belum lama mendebut global. Kia Seltos, siap melawan semua penghuni segmen berkembang ini.

KIA Seltos yang dipasarkan di Indonesia ini didatangkan langsung dari India. Makanya punya kesamaan spesifikasi maupun fitur, walau sudah mendapat penyesuaian. Khususnya pilihan mesin dan transmisi. Mesin Kappa 4-silinder 1,4-liter mendapat imbuhan turbocharger sebagai pelonjak daya. Tenaga yang didapat 140 PS dengan momen puntir 242 Nm. Mutlak, pemilik torsi terbesar di kelas. Tenaganya pun hanya kalah sedikit dari Mazda CX-3 dan Hyundai Kona yang bermesin 2,0-liter naturally aspirated. Apalagi KIA memberi opsi transmisi otomatis kopling ganda (DCT) saja. Sensasinya pasti berbeda dibanding crossover lain.

Tak ada perbedaan desain dengan versi negara lain. Itulah bagian menonjol yang sepertinya mudah diterima selera konsumen sini. Byung Chul-juh mampu mewarisi rancang bangun penuh karakter karya Peter Schreyer. Signature grille "Tiger Nose" tetap ada. Terus bertahan di tengah evolusi bahasa desain. Hebatnya, tidak banyak mengubah tampang Kia SP Signature. Model konsep awal Seltos yang dikenalkan pada Februari 2018.

KIA tampak begitu serius dan percaya diri mendatangkan Seltos. Tiga varian langsung disajikan (E, EX dan EX+) dengan rentang harga dari Rp 295 juta sampai Rp 355 juta. Pembedanya cuma kelengkapan fitur belaka, tanpa mengurangi peranti keselamatan.

2. Suzuki XL7
Rp 230 juta – Rp 267 juta



Setelah lama penantian dan banyak bocoran di dunia maya, Suzuki XL7 resmi meluncur. Sebuah momen spesial, lantaran XL7 diluncurkan bertepatan dengan perayaan 50 tahun Suzuki hadir untuk Indonesia. Tentu banderol pun ikut terkuak. Harga Suzuki XL7 mulai dari Rp 230 juta dan yang termahal Rp 267 juta. Angka itu, lebih murah dari yang ditawarkan rata-rata kompetitor untuk produk Low SUV.

Sejatinya, XL7 adalah SUV yang dibangun dari Ertiga. Dengan beberapa ubahan desain pada wajah, penambahan cladding hitam pada bodi, roof rail dan postur yang lebih tinggi, ketimbang sang saudara LMPV. Ukuran bodi sedikit lebih besar, dengan bekal 4.450 x 1.775 x 1.710 mm (PxLxT). Jarak antar poros roda 2.740 mm dan 200 mm jarak kolong dari permukaan jalan. Sedangkan menyesuaikan postur dan meningkatkan ground clearance, Suzuki membekali pelek 16 inci untuk XL7. Pelengkap fitur wajah, ada lampu depan LED dan lampu siang hari (DRL) strip.

Interior tak kalah menarik, masih mirip Ertiga. Ornamen kayu pada dasbor diganti gaya serat karbon dan kabin didominasi warna hitam. Tujuannya ingin memberi nuansa lebih sporty. Head unit layar sentuh 8 inci, cup holder dengan pendingin, AC digital, sistem audio dengan tweeter, keyless dan start/stop button jadi deret fitur yang bisa dinikmati kala meminang XL7 ini.

Ada satu fitur baru nan canggih. Disebut E-Mirror. Memanfaatkan kamera depan dan belakang, kaca spion tengah menjadi layar yang bisa melihat tangkapan kamera itu. Dari fitur safety pun lengkap. Mulai dari rem ABS+EBD, dua kantong udara, sensor parkir belakang, electronic stability programme (ESP) dah hill hold control.

Jantung mekanis tak ada yang berubah. Suzuki membekali XL7 mesin yang sama dengan Ertiga. K15B, 4-silinder 1,5 liter bertenaga 105 PS pada 6.000 rpm dan torsi puncak 138 Nm pada 4.400 rpm.

3, MG ZS
Rp 255,8 juta – Rp 289,8 juta



Sempat tertunda, MG ZS dirilis juga. Wabah COVID-19 memaksa prosesi peluncuran tidak di tempat umum dan mengumpulkan banyak massa. Alhasil, media sosial menjadi sarana paling tepat. Lewat channel Youtube MG Motor Indonesia, akun Instagram @MGMotorId dan Facebook @MGMotor.id, MG ZS resmi menantang para pemain mapan di segmen crossover.

Persenjataan MG ZS sangat memadai untuk menghadapi peperangan sesama SUV kompak atau crossover. Upaya untuk menghadang dominasi Honda HR-V dan Suzuki SX4 S-Cross yang telah bertahun-tahun eksis. Dua lawan yang paling berimbang jika menilik data spesifikasi. Di atas kertas cukup imbang. ZS dibekali spek mesin 4-silinder 1,5-liter naturally aspirated berteknologi VTi-TECH. Tenaga dihasilkan 114 PS dan momen gaya 150 Nm. Pilihan transmisi cuma satu, otomatis torque converter 4-speed. Meski terdengar konservatif, matik jenis ini terkenal berdaya tahan tinggi.

Ragam teknologi dan fitur tersaji, berbanding lurus dengan banderol yang ditawarkan. Sehingga dapat dianggap salah satu SUV dengan value terbaik. Didatangkan utuh dari Thailand, dua varian langsung tersaji. Ada 5 pilihan warna untuk dipilih: Crimson Red, Arctic Blue, Razor Black, Frosty White dan Grind Silver.

4. DFSK Glory i-Auto
Rp 329,7 juta



DFSK melansir Glory i-Auto seharga Rp 329,69 juta on the road Jakarta. Walau bentuk tubuh sepintas mirip dari Glory 580. Namun perusahaan asal Cina ini menempatkannya sebagai model anyar, bukan varian tambahan.

Nilai positif pertama dari Glory i-Auto ialah tampang fisik dengan Infinite Starlight Design. Semuanya berlapis kromium sehingga jika terkena pantulan cahaya terkesan mobil papan atas. Tak seperti Glory 580 berpalang horizontal tingkat. Kesan manis timbul dari sorot mata LED depan kian tajam nan tegas, plus lampu siang hari.

Demi mengkokohkan kesan kuat, pabrikan memasang pelek 18 inci berlabur cat abu-abu gelap. Termasuk fender hitam mengitari bodi Glory i-Auto. Agar nuansa wujud terlihat berbeda dari 580, DFSK memahat bumper utama sedikit tajam. Lampu belakang dirancang bentuknya sama, namun diberi garis LED beralur indah.

Glory i-Auto memiliki lampu depan LED otomatis menyesuaikan pencahayaan lingkungan. Tersisip pula auto wiper yang bekerja saat hujan mengguyur. Asalkan tuas di balik lingkas kemudi diatur dalam posisi auto. Tak kalah dari mobil lain sekelas, ia memiliki kamera 360 derajat untuk memudahkan parkir dan masuki jalanan sempit. Sensor parkir juga turut menambah manfaat penginderaan di luar mobil.

Lalu tubuh lebih besar dari SUV Wuling. Ia memiliki panjang 4.700 mm, lebar 1.845 mm, tinggi 1.715 mm dan wheelbase 2.780 mm. Almaz cuman memiliki ukuran 4.655 mm x 1.835 mm x 1.760 mm, serta sumbu roda 2.750 mm. Jadi Anda bisa mengatur tata letak baris kedua agar terasa lapang. Jok dapat digeser sesuai kebutuhan, asal penghuni paling belakang tetap kebagian ruang.

Adapun fitur-fitur keamanan yang tersedia sebagai standar yaitu, ABS, EBD, EBA, EPB. Mereka sangat berguna membantu sistem pengereman agar mengurangi risiko tabrakan. TPMS, Hill Start Assist, kantong udara empat titik juga memantapkan peranti keamanan serta keselamatan. Bahkan garansi terpanjang di market Indonesia hingga tujuh tahun atau 150 ribu km. lantas, pengendalian Glory i-Auto bisa dibilang nyaman sebagai mobil keluarga. Peredam di depan pakai McPherson Strut dan penyangga roda belakang menggunakan torsion beam plus stabilizer.

Sebagai pemompa tenaga, DFSK masih mengandalkan mesin bensin 1,5 liter plus induksi turbo. Betul, sama dari Glory 580 termasuk besaran angka power. Ia mendorong tenaga hingga 150 PS pada 5.600. Kemudian torsi maksimal 220 Nm diraih sejak 1.800-4.000 rpm. Energi kinetik disalurkan menggunakan transmisi CVT 6-speed yang sudah direvisi.

5. MG HS
Rp 369,8 juta – Rp 429,8 juta



 

Morris Garage (MG) datangkan satu model baru lainnya. Secara dimensi, kawanan Honda CR-V menjadi sasaran dengan senjata banderol terjangkau. Pun ia menduduki kursi di atas MG ZS yang duluan mejeng. Ya, inilah MG HS, resmi meluncur dengan harga mulai dari Rp 369,8 juta.

Dimensi jelas menyatakan HS setingkat di atas ZS. Dimensinya (PxLxt) adalah 4.574 mm x 1.876 mm x 1.664. Ia ditabur bumbu mewah dan elegan di eksterior maupun interior agar tampil memikat. Paling terasa adalah dominasi grille Star Rider, dengan bingkai kromium menghubungkan lampu depan. Tak lupa elemen tangguh disajikan lewat cladding hitam berikut ornamen skid plate.

Penerangan dengan grafis manis tampak pada fasad depan. Sorot utama LED dibarengi lampu siang, komplet hingga sakelar otomatis dan pengaturan arah. Lampu LED mengisi rumah lampu belakang.

Rasa premium turut terpancar ketika memasuki kabin. Diawali kemudahan akses smart key berikut tombol menyalakan/mematikan mesin. Lalu, paling kuat didefinisikan oleh berbagai permukaan soft touch. Ikut juga pengaturan bangku elektrik di depan. Kendati begitu, atmosfir keseluruhan justru menyuarakan kesan sporty. Bucket seat dengan support samping mencuat dibungkus alcantara premium leather. Di samping itu, skema warna hitam dan merah seakan seimbang membagi peran.

Sarana hiburan datang dari layar sentuh 10.1 inci, bertengger persis di tengah. Fiturnya modern, tersedia kemampuan konektivitas Apple CarPlay dan Android Auto. Telinga lalu dimanja oleh sistem audio 3 dimensi. Guna menyesuaikan mood selama berkendara, tersemat fitur ambient lighting 64 warna.

Urusan jantung pacu, ia menjadi salah satu pemain dengan sokongan turbo. Basisnya merupakan unit bensin empat silinder berkapasitas 1,5 liter. Komposisi mesin kecil dan forced induction sanggup mengail tenaga hingga 162 PS di putaran 5.600 rpm. Torsi terbilang berlimpah, lontarkan kekuatan 250 Nm sejak putaran 1.700 rpm. Baru dari situ, seluruh putaran diterjemahkan ke roda melalui girboks Twin Clutch Sportronic Transmission 7 percepatan.

Keselamatan menjadi salah satu prioritas. Terbukti dengan kelengkapan komplet. Sebut saja airbag 6 titik, Auto Vehicle Hold, Traction Control, Door Oper Warning, dan sebagainya. Untuk itu, keberadaan ABS dan EBD tampak tidak perlu dipertanyakan lagi.

Menariknya, MG membuat SUV mereka memiliki cita rada sports car. Ditandai oleh keberadaan 5 seleksi mode berkendara. Lebih unik lagi ada tombol merah Super Sport sebagai penetap sikap agresif.

6. Toyota Corolla Cross
Rp 457,8 juta – Rp 497,8 juta



SUV yang diimpor secara utuh dari Jepang ini dilego lebih murah dari crossover compact Toyota lainnya, yakni C-HR (mulai Rp 511 juta). Tersedia dua varian enjin: konvensional & hybrid. Jika Anda berminat membeli varian mesin reguler 1,8 liter, siapkan dana Rp 457,8 juta. Sedangkan trim HEV sediakan bujet Rp 497,8 juta on the road Jakarta.

Corolla Cross memiliki panjang 4.460 mm, lebar 1.825 mm serta tinggi 1.620 mm. Ia menjanjikan ruang memadai antara bangku baris pertama serta kedua. Termasuk ruang bahu penumpang yang lega dan nyaman. Wheelbase sejauh 2.640 mm tidak hanya membuat area kabin semakin lapang. Tapi juga memastikan mobil terasa nyaman di jalan. Sementara volume bagasi luas dengan ketinggian lantai pas, praktis untuk meletakkan barang.

Sebagai SUV perkotaan, Toyota ingin memastikan penghuni kabin dimanjakan oleh beragam fitur. Interior elegan bernuansa hitam memberi peranti seperti steering switch, AC digital dual zone. Kemudian panel instrumen berupa MID 4,2 inci, head unit 9 inci IPS display. Makin lengkap, unit dibekali radio, Bluetooth, NFC (untuk e-toll), miracast, voice command, moonroof dan rain sensor di balik kaca depan. Wiper bisa diatur, berfungsi secara otomatis.

Lalu penumpang di baris kedua terjaga kenyamanannya berkat terpasangnya AC di belakang konsol tengah. Kemudian di luar, tersedia smart entry untuk buka-tutup pintu mobil tanpa perlu menyentuh kunci serta auto fold mirror.

Jantung pacu bensin reguler bervolume 1,8 liter empat silinder segaris, 16 valve DOHC plus VVT-i (intake). Lantaran mekanis yang dipakai sama, daya terpancar setara C-HR. Rasio kompresi 10:1 unit power sanggup membuncahkan daya 140 PS di 6.000 rpm. Torsi puncak 177 Nm didapat sejak 4.000 rpm. Transmisi pakai CVT-i 7-speed plus Sequential Shift and Shift Lock.

Opsi hybrid jauh lebih menarik. Kompresi rasio lebih tinggi (13:1) dan tenaga tersalur 98 PS serta 142 Nm. Plus sokongan dari motor listrik 72 PS serta 163 Nm. Distribusi energi kinetik menggunakan girboks E-CVT dengan Shift Lock. Nah, harga estimasi selisih Rp 40 juta antara reguler dibanding hybrid. Niscaya bukan angka besar bagi konsumen di level ini, jadi model HEV jauh lebih baik dimiliki.

Namun sayang, fitur Toyota Safety Sense tak ada di semua varian. Semua Corolla Cross hanya dilengkapi dengan paket fitur keamanan pasif dan aktif. Mulai dari rem ABS+EBD, 3 point seatbelt with pretensioner and force limiter, 7-airbags, Hill Start Assist (HSA), Vehicle Stability Control (VSC). Lanjut Emergency Brake Signal (EBS), sensor parkir depan belakang, kamera parkir di belakang, serta imbuhan alam plus immobilizer.

7. Nissan Kicks e-Power
Rp 449 juta



Nissan Kicks tawarkan sensasi performa dan efisiensi mobil listrik tanpa perlu repot mengecas, melainkan mengisi bensin layaknya kendaraan konvensional. Di balik kap Kicks e-Power terbenam mesin pembakaran yang sebenarnya bukan barang baru. Berkode HR12DE, unit dapat ditemukan pada Datsun GO dan GO+. Spesifikasinya tiga silinder sejajar berkubikasi 1,2 liter. Semburan tenaga memang tak besar hanya 79 PS pada putaran 6.000 rpm dan torsi 103 Nm pada rentang 3.600 - 5.200 rpm. Walau begitu, output tak digunakan memutar roda. Melainkan bertindak sebagai penghasil tenaga listrik.

Motor listrik berkode EM57 menjadi jantung pacu utama. Kinerja ini disebut e-Power. Kombinasinya menghasilkan tenaga maksimal 129 PS pada rentang 4.000 - 8.992 rpm. Akselerasi instan sebesar 260 Nm tersedia sejak dini, 500 - 3.008 rpm. Cukup untuk melesatkan crossover di berbagai kondisi jalan. Suplai daya berasal dari baterai lithium-ion 1,57 kWh. Terbilang kecil, tapi sudah cukup untuk bertualang jauh, lantaran di-charging dapur pacu konvensional. Jadi tak perlu mengisi daya layaknya HEV biasa. Makin menyenangkan karena performa dapat disetel sesuai kebutuhan lewat mode berkendara Normal, S, Eco dan EV.

Inovasi lain yang diboyong Nissan adalah one-pedal operation. Pedal akselerator juga bisa mengaplikasikan deselerasi. Cara kerjanya sederhana. Ketika diinjak, mobil berjalan atau dipercepat lajunya. Namun, bila dilonggarkan pijakan perlahan maka sistem mengaplikasikan pengereman bertahap. Saat benar-benar dilepas, mobil pun bakal berhenti.

Soal desain, Kicks e-Power sudah menerapkan konsep V-Motion pada grille. Tampangnya galak berkat kisi-kisi masif berbingkai tebal, mirip tameng. Mobil dapat mengangkut hingga lima penumpang. Pilihan atraktif untuk penggunaan di jalan perkotaan. Tak hanya terfokus pada sistem penggerak, fitur terpasang lengkap dan terkini. Memasuki kabin sudah pasti memanfaatkan teknologi keyless. Begitu juga menyalakan mobil pakai start/stop button. Dasbor diramaikan head unit 8 inci berkonektivitas Apple CarPlay untuk smartphone.

Perlindungan diperkuat ragam perangkat. Yang standar seperti Anti-lock Braking System, Electronic Brake Force Distribution System dan Brake Assist. Fitur keselamatan canggih seperti Intelligent Cruise Control, Intelligent Forward Collision Warning dan Intelligent Emergency Braking diberikan.

8. Hyundai Kona Electric
Rp 674,8 juta

Hyundai KONA Electric


Kedatangan Hyundai Kona Electric ini dibarengi sang sedan liftback, Ioniq. Ditugaskan sebagai pembuka jalur mobilitas masa depan ramah lingkungan. Kona sendiri bukanlah barang asing di market Tanah Air. Menjadi wakil Hyundai untuk bertarung di segmen crossover kompak. Pun model EV tidak benar-benar baru datang juga, mengingat sebelumnya sudah sempat mejeng di Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi RI, Agustus lalu. Kedatangannya tidak terlalu mengejutkan, memang. Namun yang jelas, kini sang crossover telah resmi dipasarkan dengan banderol Rp 674,8 juta (OTR Jakarta).

Wujud versi EV tidak benar-benar berbeda ketimbang model standar. Pahatan tubuh mirip hanya saja dibuat menyesuaikan jiwa elektris. Misal di depan, rongga grille besar diganti panel tertutup lantaran jantung elektrik tidak perlu bernapas sehebat peminum bensin. Sekaligus juga mendukung kemulusan aliran udara di bodi mobil. Sementara itu, bagian lainnya ikut beradaptasi. Contoh polesan wajah Lebih simple dan futuristis tanpa cladding hitam yang dilanjut membungkus lampu.

Di belakang mungkin tidak begitu menyuarakan diferensiasi. Tetap melekat plastik hitam sebagai bezel lampu dari area sepatbor. Sebagai penegas paling lewat emblem “Electric” dan ketidakhadiran dari lubang knalpot. Terakhir, pelek 17 inci bergaya streamline mengipas dan tertutup menjadi elemen spesifik di model listrik.

Atas rancangan ini, ada penyesuaian pada dimensi Kona EV. Dicatatkan panjang 4.180 mm, lebar 1.800 mm, dengan tinggi 1.555 mm. Hanya sedikit lebih panjang dan rendah. Sebagai bahan perbandingan saja, model konvensional diukur 4.165 x 1.800 x 1.565 mm (PxLxT). Di samping itu, versi Kendaraan Bermotor Listrik (KBL) murni dipastikan lebih berat lantaran ia menggendong unit lithium-ion polymer battery.

Meski begitu, penambahan bobot diimbangi kekuatan memacu sebuah motor listrik. Ia datang dalam format baterai 39,2 kWh sebagai energi untuk menggerakkan Permanent Magnet Synchronous Motor (PMSM). Torsinya berlimpah ruah, sampai 395 Nm. Ya, di skenario motor pembakaran internal, tentu memerlukan upaya ekstra untuk menghasilkan output sebesar itu. Tapi tidak bagi motor listrik karena memang begitulah karakteristiknya. Harapannya, seluruh torsi ditendang secara instan bersama lontaran tenaga 136 PS. Dari satu kali pengisian penuh, Kona Electric diklaim sanggup menempuh jarak hingga 345 km berdasarkan siklus perhitungan NEDC (New European Driving Cycle).

Seolah menjadi pembuka pintu menuju mobilitas masa depan, Kona tentu membawa fitur kekinian. Misal di luar, fitur hemat energi sudah sewajarnya diadopsi mobil listrik. Kona sendiri dibekali set penerangan full LED. Mulai dari headlamp berisi fungsi Auto Light Control, DRL, hingga ke lampu kombinasi belakang. Nuansa prestisius kemudian sedikit disuarakan oleh eksistensi sunroof.

Masuk kabin, mata langsung disuguhi desain dasbor Kona standar hanya saja lebih futuristis. Terlihat simpel dengan konsol tengah tinggi dan tanpa tuas mencuat. Sebagai informasi, perpindahan giginya dilakukan via tombol. Sensasi canggih lainnya ditampilkan melalui Heads Up Display untuk pengemudi. Sementara itu, hiburan datang dari sistem infotainment 7 inci di tengah dasbor. Urusan material kabin tidak dibiarkan standaran juga, joknya telah dibungkus oleh leather hitam.

Hal penting dari setiap berkendara terkait dengan keselamatan penumpang. Tak terkecuali mobil listrik dengan segala paparan risiko berbeda ketimbang mobil konvensional. Takut nyetrum karena kehujanan? Hal itu tidak perlu dikhawatirkan lagi karena tentu ia sudah melewati berbagai tahapan pengembangan.

Terkait keselamatan berkendara, pos handling diisi beberapa peranti perlindungan. Termasuk di dalamnya Anti-lock Braking System (ABS), Electronic Stability Control (ESC), dan Hill Assist Control (HAC). TPMS ikut meramaikan daftar sebagai informan tekanan angin ban. Sementara di sektor keselamatan pasif, Hyundai bekali Kona dengan airbag enam titik.

9. KIA Sonet
Rp 193 juta – Rp 289 juta



Crossover mungil berukuran panjang sekitar empat meter ini membuka segmentasi baru di pasar otomotif Tanah Air. Kreta Indo Artha, sebagai APM baru yang menangani merek, menawarkan lima varian. Bahkan banderol resmi unit termurah on the road Jakarta tak sampai Rp 200 jutaan.

Untuk dimensi, Sonet punya panjang 4,120 mm, tinggi 1,790 mm, lebar 1,642 mm serta jarak sumbu roda 2,500 mm. Ground clearence mencapai 205 mm. Kemudian kapasitas bagasi 392 liter. Secara fisik, kemolekan tubuh Sonet mirip dengan unit purwarupa. Alur geometri apik menyusun lekukan tubuh. Roman depan terlihat sporty berkat pancaran dari garis lampu daytime running dan bingkai kromium di depan. Pun pada buritan Sonet. Pencahayaan belakang model bar LED terpasang indah menyatukan dua rumah lampu belakang. Logo Kia melekat tepat di tengah.

Lalu kabin Kia Sonet dibilang mengisyaratkan ruang interior terbaik di kelasnya. Head unit di kasta atas berukuran 8 inci color touch screen display audio dengan berbagai sambungan gadget. Plus fitur navigasi, sangat cocok untuk konsumen urban. Hebatnya lagi, peranti pemanja telinga dipercayakan pakai 2-way Bose audio premium 7 speaker berikut subwoofer. Rasanya tak begitu perlu membawa mobil ke instalatur untuk upgrade.

Kelengkapan istimewa lainnya berupa sunroof, smart key remot, penyejuk udara digital, cluster meter 4,3 inci serbadigital, lingkar kemudi disisipi cruise control untuk mempermudah berselancar. Kemudian jok kulit sintesis berventilasi udara, serta sistem pengisian nirkabel untuk gawai Anda. Lalu USB charger tertanam di bangku pertama dan kedua.

KIA Sonet yang dijual di Indonesia menggunakan mesin bensin 4-silinder 1,5 liter naturally aspirated. Torsi puncak tersedia hingga 144 Nm plus tenaga maksimum mencapai 115 PS. Distribusi tenaga menggunakan opsi transmisi manual 6 percepatan. Atau Anda bisa memilih transmisi berbasis CVT yang diberi nama IVT (Intelligent Variable Transmission) lengkap dengan 8 virtual gear.

Tipe Premiere memiliki kelengkapan peranti terkomplet. Misal front and rear parking sensor, 6 airbags. Lalu pengereman berupa ABD, EBD, Hill Assist Control dan rear camera dengan dynamic guide. Kia Sonet memiliki ukuran cukup ideal untuk bergerak di perkotaan lantaran bodi kompak. Menjelajah jalanan pun kian asyik berkat tersedianya mode berkendara serta kontrol traksi yang dimiliki.

10. Mazda CX-30
Rp 478,8 juta – 518,8 juta



Mazda CX-30 mengaspal di Tanah Air setelah diluncurkan resmi Januari 2020. Secara segmen, ia mengisi ruang antara CX-3 dan CX-5 dengan pembagian dua trim : Touring dan GT. Bagian dari Mazda generasi anyar ini pun membawa segudang teknologi terkini, dibanderol mulai dari Rp 478,8 juta.

Jelas terasa pancaran aura elegan seperti Mazda3 saat kali pertama memandang secara langsung. Ialah wujud nyata evolusi desain Kodo Mazda. Eksekusi lekuk tubuh dibiarkan mengalir melalui perubahan kontur permukaan tanpa basa-basi garis tegas. Paras manis nan bersih tidak mengizinkan elemen sekunder untuk menunjukkan dominasi.

Itulah bagian tema desain anyar Yohaku : keindahan ruang kosong. Di wajah Mazda tekankan permainan lampu LED memicing tajam, mengapit grille berbingkai krom. Dilanjutkan juga oleh permukaan tubuh lain bersih tanpa gangguan trim atau garis tegas. Ini berpadu dengan Sori, berupa kurva yang menggambarkan ketenangan dan keseimbangan di garis bahu.

Yang dijunjung tinggi di luar justru seakan bukan fitur, melainkan keahlian memahat patung bernilai tinggi. Karya ini pun disudahi teknik pelaburan cat Takumi Nuri (pengrajin lukisan). Menghasilkan bayangan mengilap berikut kedalaman warna khas Mazda. Gebyuran ini menegaskan sisi erotis pahatan tubuh. Melihat eksistensi cladding hitam tebal, terbayang petenis cantik berbaju gaun satin nan anggun. Di samping cantik, aura atletis tetap terdefinisi dalam batas wajar.

Sampul mewah tidak berusaha menipu atau menutupi apapun. Maka dari itu, soal kelengkapan tak boleh diragukan. Contoh pada LED headlamp, terdapat teknologi di balik layar seperti Adaptive Front-Lighting System serta High Beam Control. Ini merupakan salah satu dari sederet peranti keselamatan aktif i-Activsense. Bahkan komponen safety mendasar saja, Mazda siapkan perlindungan airbag 7 titik. Masih banyak perangkat lain demi mendukung kenyamanan dan keselamatan berkendara.

Mazda CX-30 menggunakan mesin empat silinder 2.0 liter Skyactiv-G. Girboks otomatis enam percepatan bantu gelontorkan tenaga 155 PS beserta torsi 200 Nm ke roda depan. Namun, inti sebenarnya terletak di sistem G Vectoring Control. Pengaturan torsi kala menikung diklaim menyajikan pergerakan responsif sekaligus meminimalisir kelelahan berkendara.

11. Wuling Almaz Limited Edition
Rp 351,8 juta



Wuling melepas satu produk anyar ke pasar. Bukan model baru, melainkan Almaz yang dipoles spesial. Ya, SUV andalan Wuling itu diberi sentuhan segar dan dilabeli nama Limited Edition. Mengambil basis dari varian tertinggi Almaz Exclusive, kemudian ditambahkan kelir baru dan sedikit ekstra fitur fungsional. Sedikit, karena memang cuma dua fitur tambahan. Tapi tetap memberi pengalaman pengguna yang signifikan fungsinya.

Wuling Almaz Limited Edition, begitu disebutnya, punya skema dwiwarna atau two tone pada eksterior. Bagian panel dan atap dilabur hitam. Sedang pilihan warna utama cuma tersedia Pristine White dan Aurora Silver. Lepas dari itu, tak ada beda lain pada eksterior Almaz Limited Edition ini. Sementara ide untuk pengaplikasian itu datang dari komunitas Almaz. Beberapa pengguna memberi warna two tone sendiri pada Almaz mereka.

Tentu tak cuma skema two tone saja yang diberikan pada Almaz edisi terbatas. Satu fitur yang sangat signifikan adalah power tailgate. Pintu bagasi yang bisa terbuka otomatis. Nah, fitur ini juga merupakan manifestasi ide dari para pengguna Almaz. Sejumlah anggota pada komunitas memasang sendiri power tailgate atau dari peranti aftermarket. Kemudian ditampung idenya oleh Wuling Motors dan dibenamkan pada Almaz Limited Edition.

Menariknya, tak cuma otomatis dengan tombol. Tailgate bisa terbuka sendiri dengan sensor pada tendangan kaki di kolong bumper belakang. Bahkan juga bisa ditutup dengan ayunan kaki yang sama seperti saat membuka. Canggih! Fitur yang baru melekat pada Toyota Fortuner teranyar dan biasa dijumpai pada mobil-mobil mewah, kini bisa dinikmati pada Almaz Limited Edition.

Proses buka tutup tailgate otomatis bisa dengan tombol pada pintu bagasi. Bisa juga dilakukan jarak jauh dengan remote kunci. Tombol Unlock pada konsol tengah jua berfungsi membuka power tailgate. Tekan sebanyak tiga kali untuk mengaksesnya.

Terakhir, Wuling membekali Almaz Limited Edition dengan peranti air purifier. Diletakan pada konsol tengah. Fungsinya, seperti pada air purifier yang ditawarkan aftermarket. Membersihkan udara kabin mobil dari partikel-partikel kecil. Tak sampai bisa membunuh virus. Paling tidak meningkatkan kualitas udara dalam kabin, membantu menyehatkan penumpang.

Sisanya, Almaz Limited Edition tak beda dengan varian Exclusive. Mulai dari mesin 1,5 liter dengan turbocharger berdaya 140 hp dan torsi 250 Nm. Disalurkan melalui transmisi CVT dengan perpindahan simulasi 8-speed. Perintah suara berbahasa Indonesia WIND, speaker bermerek Infinity, kamera parkir 360, AC otomatis, panoramic sunroof dan semua daftar lain pada Almaz Exclusive.

Dengan tambahan fitur power tailgate, cat dwiwarna dan tambahan air purifier, Almaz Limited Edition dibanderol Rp 351,8 juta. Angka itu selisih Rp 10 juta lebih mahal dari Almaz Exclusive 7-seater varian tertinggi. Penambahan yang termasuk value for money.
RIZKI SATRIA

Baca juga: Daftar SUV Premium Yang Meluncur Di Indonesia Sepanjang 2020

Artikel yang direkomendasikan untuk anda