10 Ban Berteknologi Futuristis Yang Akan Dijual Tak Lama Lagi

ban

JAKARTA, CARVAGANZA – Industri otomotif berubah dengan cepat. Mulai dari perkembangan teknologi mesin bahkan sampai desain kendaraan saat ini sudah jauh berbeda dari sebelumnya. Tetapi ada satu komponen yang tak berubah banyak, yakni ban.

Teknologi yang diterapkan pada beberapa mobil saat ini, dulu mungkin hanya dianggap sebatas ide yang jauh dari kenyataan. Misalnya teknologi Autopilot Tesla yang memungkinkan mobil mengemudikan dirinya sendiri. Teknologi ini dulunya hanya ada di film saja. Untungnya perkembangan teknologi yang pesat membuat semua produsen mobil jadi semakin bersemangat untuk terus menciptakan mobil yang tak hanya meringankan mobilitas, namun juga kesenangan mengemudi dan keselamatan berkendara.

Ban sebetulnya salah satu komponen vital mobil. Setiap mobil membutuhkan ban dan ban yang berkualitas baik menjamin performa dan juga keselamatan berkendara. Tapi dari dulu bentuk ban begitu-begitu saja. Selama ini bukan tak ada peningkatan kualitas produk ban sama sekali sebetulnya. Tetapi beberapa perubahan signifikan yang dikembangkan masih hanya sebatas purwarupa maupun konsep belaka. Leganya, dalam waktu dekat ini beberapa konsep teknologi futuristis ban akan benar-benar dapat diterapkan secara masif.

1. Goodyear IntelliGrip

ban

Banyak cara yang dilakukan produsen mobil agar produknya punya daya cengkeram yang baik ke permukaan jalan. Misalnya memasang sistem penggerak 4x4 atau sistem penggerak AWD (All-Wheel Drive). Nah mobil-mobil ini atau beberapa mobil modern lainnya pun sekarang dilengkapi sensor yang berguna untuk memonitor roda dan mengirim sinyal ke komputer agar mengatur traksi di setiap roda supaya mobil baik jalannya.

Walau bekerja dengan baik, namun sensor-sensor ini belum mampu memonitor kondisi ban secara sempurna. Makanya nantinya akan ada sensor yang ditanam di ban. Menanam sensor di dalam ban juga sebenarnya bukan hal baru. Contohnya sensor TPMS (Tire Pressure Monitoring System) atau sensor yang akan menyampaikan informasi tekanan dan suhu ban. Beberapa mobil baru punya fitur ini bahkan Wuling Confero sekalipun punya fitur ini.

Tapi beberap produsen ban saat ini telah mengembangkan sensor yang lebih komprehensif. Seperti yang dilakukan Goodyear dengan konsep IntelliGrip yang mereka presentasikan pada 2016. Teknologi ban ini awalnya mereka tujukan untuk pengembangan kendaraan dengan fitur swakendali.

Mobil otonom benar-benar memutus intervensi manusia dengan kemudi mobil. Itu sebabnya mobil otonom harus punya cara untuk mengetahui apakah ada yang salah dengan ban. Ban IntelliGrip dibekali dengan sejumlah sensor canggih dan motif tepak spesial yang dapat merasakan kondisi permukaan jalan yang dilaluinya.

Jadi mobil secara otomatis dapat mengetahui saat ban sedang melindas permukaan jalan yang licin akibat genangan air ataupun hujan dan melakukan penyesuaian cara mengemudi untuk menghasilkan grip yang lebih baik. Tak hanya itu, teknologi ban ini juga nantinya dapat mengurangi jarak pengereman hingga meningkatkan stabilitas berkendara di beragam kecepatan.

Konsep ini bukan ide yang terlalu liar dan sangat dekat untuk dapat diwujudkan menjadi kenyataan. Bila terwujud versi produksinya, teknologi ini sangat dibutuhkan oleh industri kendaraan bermotor secara umum karena mampu meningkatkan faktor keselamatan dengan lebih baik lagi dari sebelumnya.

2. Maxion Wheels Acorus

ban

Kalau Anda tinggal di daerah yang jalanannya rusak, pasti pernah mengalami kerusakan ban atau velg akibat menghantam lubang jalan dalam kecepatan tinggi. Kalau iya, tenang saja karena perusahaan inovasi ban, Maxion Wheels, sedang mengembangkan ban yang tahan benturan saat menghajar lubang jalan.

Terlihat layaknya ban pada umumnya, namun ban Acorus sebetulnya terbuat dari beberapa lapis material dengan tambahan lapisan karet. Tapi yang paling menarik adalah bagian velgnya. Velg punya rim atau bibir velg yang secara lentur dapat berubah bentuk mengikuti kontur permukaan jalan yang dilindas.

Jadi saat ban mendapat tekanan tinggi karena menghajar lobang, ban tidak pecah atau benjol. Ban ini juga tidak membuat velg rusak atau peyang. Ban ini bisa menjadi solusi bagi Anda yang suka memakai velg berukuran besar dengan ban berprofil tipis. Karena selain tahan lubang, ban Acorus juga lebih hening dan bisa digunakan untuk hampir semua kendaraan.

3. Continental Taraxagum

ban

Siapa juga tahu kalau ban terbuat dari karet. Tapi mungkin tak semua tahu kalau proses produksi ban meninggallkan polusi udara yang luar biasa tinggi. Karet dan material plastik yang terkandung di dalam ban juga dapat mencemari lingkungan seperti air dan tanah. Limbahnya dapat mengontaminasi tanaman dan makanan yang kita makan.

Itu sebabnya Continental sebagai salah satu produsen ban terbesar di dunia sedang mengembangkan ban yang ramah lingkungan. Ban yang diberi nama Taraxagum ini mampu mengurangi limbah dan polusi udara secara drastis. Ban Taraxagum terbuat dari material latex khusus yang ditemukan pada akar tanaman Dandelion di Russia.

Tanaman ini Cuma butuh satu tahun untuk tumbuh besar dan hebatnya lagi tanaman ini bisa tumbuh dimana saja. Jadi selain lebih ramah lingkungan dan dapat mengurangi biaya produksi, sumber bahan baku baru ini juga dapat menjadi solusi atas kekhawatiran dunia akan semain terbatasnya bahan baku karet.

4. Ban Anti Bocor

ban

Pernah ban mobil Anda tertusuk paku. Saking besarnya lubang, ban mobil Anda tetap gembos walaupun sudah pakai ban cubles (tubeless). Tentu saja akan sangat merepotkan kalau kejadian ini terjadi di daerah terpencil yang jauh dari pemukiman atau tukang tambal ban. Beruntung saat ini beberapa produsen ban sedang mengembangkan teknologi yang membuat ban bocor dapat menutup lubangnya dengan sendiri.

Jadi ban ini dilengkapi dengan lapisan cairan tipis di bagian dalam ban yang bisa menambal bocor dengan sendirinya. Sebetulnya teknologinya mirip dengan cairan tire sealant yang jamak dijual di toko ban di Indonesia saat ini. Bedanya teknologi ini dikembangkan langsung oleh produsen ban sehingga tak menimbulkan efek samping fatal seperti menimbulkan karat pada velg ataupun justru cairan menyumbat pentil roda.

Ban anti bocor yang sedang dikembangkan saat ini nantinya lebih dapat diandalkan. Ban saat ini dibuat melalui proses vulkanisasi. Produsen memanfaatkan panas dan zat sulfur pada lapisan karet di bagian dalam ban untuk memberikan kekuatan sekaligus fleksibilitasnya. Namun ketika lapisan ini berlubang karena tertusuk paku, hampir tidak mungkin ban memiliki kemampuan dan kekuatan yang sama dengan sebelumnya.

Para peneliti telah menemukan cara untuk mengganti material sulfur dalam proses vulkanisasi dengan imidazolium bromide. Material ini akan membuat ban mampu menutup lubang dan mengembalikan kekuatannya kembali sediakala tanpa bantuan sealant.

5. Michelin Uptis

ban

Ban anti bocor memang ide cemerlang, tapi mungkin tidak ya ada ban yang tetap bisa dipakai melaju meski tanpa udara di dalamnya. Sebetulnya teknologinya sudah ada dan diterapkan pada Run Flat Tires (RFT). Ban RFT di Indonesia biasanya ditemukan pada mobil-mobil BMW. Ban ini memiliki dinding ban yang diperkuat dengan bantalan kuat sehingga ban mampu berdiri menopang bobot mobil tanpa membuat velg menyentuh permukaan jalan. Tapi ban ini punya jarak yang terbatas.

Saat ini Michelin tengah mengembangkan ban yang tak mengandalkan tekanan udara untuk menopang bobot kendaraan. Dinamakan Uptis (unique puncture-proof tire system), ban ini memakai jejeran palang poly-resin sebagai pengganti tekanan udara. Hebatnya ban ini, selain anti bocor ban ini juga punya usia pakai yang lebih lama karena bisa menggunakan tapak yang lebih tebal. Bonusnya, tak perlu mengecek tekanan angin karena ban akan selalu berada dalam kondisi sempurna tanpa tekanan angin. Sisi positifnya untuk lingkungan, ban ini diproduksi menggunakan 3D printer sehingga menghasilkan polusi udara yang lebih renda.

Produsen ban lain juga sedang mengembangkan teknologi serupa. Kumho menamakan proyek mereka dengan e-NIMF, teknologi ban tanpa tekanan angin dengan ide serupa Michelin. Bedanya, Kumho telah menemukan material pengganti karet yang ramah lingkungan atau bisa didaurulang. Ban ini diharapkan segera dipasarkan pada 2024.

6. Goodyear ReCharge

ban

Memang hebat kalau ada ban yang anti bocor atau tak mengunakan tekanan angin sama sekali. Tapi bagaimana pun juga, ban tetap harus diganti kalau tapaknya sudah tipis atau botak. Kalau ban sudah botak maka ban harus diganti karena berbahaya kalau terus digunakan. Ban bekas ini kemudian terdampar di tempat sampah dan menjadi polusi yang mengontaminasi lingkungan.

Goodyear saat ini juga tengah mengembangkan teknologi ban yang dapat dipakai seumur hidup. Hebat kan, kita tak perlu lagi keluar ulang setiap beberapa tahun untuk mengganti ban karena usia pakainya sudah lewat. Goodyear ReCharge adalah konsep ban yang dapat diisi ulang. Ya, ban ini menggunakan kapsul yang dapat diisi ulang menggunakan cairan khusus. Menariknya, kapsul isi ulang ini nanti bisa tersedia dalam beberapa varian. Ada yang untuk penggunaan di musim dingin atau kapsul isi ulang khusus untuk pemakian di lintasan balap. Belum tahu kapan ban yang bisa diisi ulang ini mulai dipasarkan.

7. Ban DARPA

ban

DARPA (The Defense Advanced Research Projects Agency) adalah perpanjangan tangan dari divisi riset dan pengembangan militer Amerika Serikat (AS). Mereka menciptakan roda yang dapat berubah bentuk dari bundar menjadi triangular caterpilar dalam sekejap.

Teknologi ini mereka kembangkan untuk generasi mendatang tank dan kendaraan militer. Namun seperti layaknya teknologi militer lainnya seperti GPS (Global Positioning System), kemungkinan besar teknologi ini bisa juga diterapkan untuk umum. Ban berbentuk budar punya keunggulan karena bisa berputar lebih cepat. Sedangkan ban triangular punya kelebihan memiliki grip yang lebih baik saat digunakan di permukaan jalan rusak karena punya tapak yang lebih lebar. Ban ini memungkinkan tank dapat melesat secepat mobil dengan roda bundar.

8. Goodyear BH-03

ban

Goodyear pertama kali memperkenalkan ban yang dapat menyimpan energi listrik pada 2015 lalu. Namun seiring dengan pertumbuhan pesar teknologi mobil listrik belakangan ini, konsep ban ini kembali mencuat. Memiliki kode proyek BH-03, ban ini memiliki kemampuan untuk menangkap energi panas di ban dan mengubahnya menjadi energi listrik untuk disimpan di baterai mobil listrik.

Saat berkendara ban secara natural menghasilkan panas. Panas secara normal dihasilkan oleh friksi antara karet ban dengan permukaan jalan. Panas sebetulnya bagus untuk ban karena dapat memberikan traksi yang lebih baik. Namun banyak energi panas yang terbuat saat berkendara.

Makanya Goodyear mengembangkan ban dengan lapisan thermo-piezoelectric di bagian dalamnya yang dapat mengonversi energi panas menjadi energi listrik. Energi panas tak hanya dihasilkan pada saat kendaraan bergerak. Energi panas yang tesimpan di ban saat mobil parkir di bawa terik matahari juga dapat diolah menjadi energi listrik. Menarik kan, jadi mobil listrik tetap bisa mengisi energinya sendiri saat terparkir di bawah teriknya matahari.

9. Goodyear Eagle 360

ban

Dari sekian banyak teknologi ban masa depan, tak ada yang sefantastis Goodyear Eagle 360. Konsep ban ini memang terlalu imajinatif bagi sebagian orang. Ban berbentuk bulat seperti bola ini pertama kali diperkenalkan pada 2016. Kemudian tenar lewat film I Robot yang diperankan Will Smith. Film tersebut menampilkan obil futuristis Audi dengan ban bulat.

Realistis saja, kalau ban bentuknya bulat seperti bola, bagaimana cara menghubungkan roda dengan mesin. Goodyear punya jawabannya, magnet. Ya, magnet pada roda dan mobil akan membuat mobil melayang di atas roda. Magnet juga mampu membuat roda berotasi secara bebas tanpa batas. Ban bulat ini akan memberikan mobilitas yang lebih fleksibel karena mobil dapat bergerak ke samping ataupun berputar di atas rodanya dengan cepat. Selain itu, ban ini juga akan mengurangi banyak jumlah komponen kaki-kai seperti gardan, suspensi hingga rem mekanis.

10. Goodyear NASA Memory Alloy Tire

ban

Goodyear dan NASA bekerjasama mengembangkan ban untuk dipakai pada Rover yang menangkap video di planet Mars pada 2004. Rover sebelumnya menggunakan ban dari material alumunium yang ringat dan dapat digunakan untuk menjajah permukaan Mars dengan baik. Namun performa ban dengan material ini semakin menurun seiring dengan berjalannya waktu.

Mereka melahirkan ban Memory Alloy yang terbuat dari Nitinol atau Nickel titanium alloy. Kedua material ini dirajut sedemikian rupa sehingga memiliki bentuk bundar seperti roda. Tak hanya punya struktur yang kuat dan bobotnya yang ringan, ban dengan material spesial ini dapat berubah bentuk secara fleksibel mengikuti permukaan yang sedang dijelajahinya di Mars. Tapi yang lebih penting lagi, ban ini dapat diandalkan lebih lama untuk menjelajah planet Mars. Goodyear berencana mengembangkan teknologi serupa untuk ban offroad. RIZKI SATRIA

Baca juga: Percaya Gak Percaya, Ini Dia 3 Aksesoris Interior Mobil Yang Bikin Heran

Featured Articles

Read All

Artikel yang mungkin menarik untuk Anda

Mobil Pilihan

  • Upcoming

Updates

  • TGRI Sapu Bersih Podium Pertama Kelas RC2 di Seluruh Seri Sprint Rally 2026
    TGRI Sapu Bersih Podium Pertama Kelas RC2 di Seluruh Seri Sprint Rally 2026
    Anindiyo Pradhono Hari ini
  • Kenali Update Terbaru Toyota Innova Zenix Hybrid 2026, Ini 5 Perubahannya
    Kenali Update Terbaru Toyota Innova Zenix Hybrid 2026, Ini 5 Perubahannya
    Anindiyo Pradhono 03 Nov, 2026
  • Jeep Wrangler Rubicon 4-Door Tampil Lebih Berani Berkelir Pink Magenta 
    Jeep Wrangler Rubicon 4-Door Tampil Lebih Berani Berkelir Pink Magenta 
    Anindiyo Pradhono 03 Nov, 2026
  • Mengenal Filosofi Teknologi Honda, Utamakan Kenyamanan dan Sensasi Berkendara
    Mengenal Filosofi Teknologi Honda, Utamakan Kenyamanan dan Sensasi Berkendara
    Bangkit Jaya 02 Nov, 2026
  • Atlet Binaan Toyota Raih Prestasi di Asian Para Games 2026, Muhammad Fadli Pecahkan Rekor
    Atlet Binaan Toyota Raih Prestasi di Asian Para Games 2026, Muhammad Fadli Pecahkan Rekor
    Anindiyo Pradhono 02 Nov, 2026
Artikel lainnya

New cars

  • Wuling Eksion Raih Gelar Car of The Year di Ajang Carvaganza Editors' Choice Awards 2026: Sapu Bersih Tiga Kategori Bergengsi! 
    Wuling Eksion Raih Gelar Car of The Year di Ajang Carvaganza Editors' Choice Awards 2026: Sapu Bersih Tiga Kategori Bergengsi! 
    Anindiyo Pradhono 03 Nov, 2026
  • Jeep Wrangler Rubicon 4-Door Tampil Lebih Berani Berkelir Pink Magenta 
    Jeep Wrangler Rubicon 4-Door Tampil Lebih Berani Berkelir Pink Magenta 
    Anindiyo Pradhono 03 Nov, 2026
  • Carvaganza Editors’ Choice Awards 2026 Siap Menobatkan Mobil Terbaik
    Carvaganza Editors’ Choice Awards 2026 Siap Menobatkan Mobil Terbaik
    Anjar Leksana 28 Okt, 2026
  • Bentley Torcal First Edition: SUV Listrik 888 PS dengan Akselerasi 0–100 Km/Jam dalam 2,9 Detik
    Bentley Torcal First Edition: SUV Listrik 888 PS dengan Akselerasi 0–100 Km/Jam dalam 2,9 Detik
    Anindiyo Pradhono 27 Okt, 2026
  • Lepas Perkenalkan Aura Concept Wagon, Tampilkan Arah Desain Mobil Masa Depan
    Lepas Perkenalkan Aura Concept Wagon, Tampilkan Arah Desain Mobil Masa Depan
    Dandy Abitama 27 Okt, 2026
Artikel lainnya

Drives

  • First Drive Ferrari 849 Testarossa: Sang Legenda Bangkit Kembali di Era Elektrifikasi
    First Drive Ferrari 849 Testarossa: Sang Legenda Bangkit Kembali di Era Elektrifikasi
    Anindiyo Pradhono 23 Okt, 2026
  • Test Drive Toyota Corolla Altis Hybrid EV: Ketika Sedan Tak Lagi Sekadar Nyaman, tapi Juga Efisien
    Test Drive Toyota Corolla Altis Hybrid EV: Ketika Sedan Tak Lagi Sekadar Nyaman, tapi Juga Efisien
    Eka Zulkarnain H 03 Okt, 2026
  • DFSK E5 Plus Melaju Sampai Bali, Uji Teknologi PHEV dalam N.I.C.E. Experience
    DFSK E5 Plus Melaju Sampai Bali, Uji Teknologi PHEV dalam N.I.C.E. Experience
    Eka Zulkarnain H 22 Sep, 2026
  • Toyota bZ4X Touring Bukan EV Biasa, Bertenaga Besar Siap Diajak Off-Road
    Toyota bZ4X Touring Bukan EV Biasa, Bertenaga Besar Siap Diajak Off-Road
    Anindiyo Pradhono 18 Sep, 2026
  • Test Drive BAIC T1: Crossover EV yang Lincah, Nyaman Dan Suspensinya Mumpuni
    Test Drive BAIC T1: Crossover EV yang Lincah, Nyaman Dan Suspensinya Mumpuni
    Anindiyo Pradhono 24 Agu, 2026
Artikel lainnya

Review

  • Ini Yang Perlu Diketahui dari Xpeng  X9 Facelift dan G6 AWD
    Ini Yang Perlu Diketahui dari Xpeng X9 Facelift dan G6 AWD
    Anindiyo Pradhono 30 Jun, 2026
  • Toyota Hilux, Yang Dulunya Mobil Kuda Beban Sampai Jadi Lifestyle
    Toyota Hilux, Yang Dulunya Mobil Kuda Beban Sampai Jadi Lifestyle
    Eka Zulkarnain H 29 Jun, 2026
  • Toyota Indonesia Resmi Rilis New Hilux, Harga Mulai Rp400 Jutaan
    Toyota Indonesia Resmi Rilis New Hilux, Harga Mulai Rp400 Jutaan
    Anjar Leksana 29 Jun, 2026
  • Suzuki Fronx Tipe GL AT Yang Sangat Bersahabat di Kantong
    Suzuki Fronx Tipe GL AT Yang Sangat Bersahabat di Kantong
    Anindiyo Pradhono 23 Jun, 2026
  • Ini Alasan Toyota Hilux Rangga Diminati Kalangan Pengusaha Indonesia
    Ini Alasan Toyota Hilux Rangga Diminati Kalangan Pengusaha Indonesia
    Eka Zulkarnain H 19 Jun, 2026
Artikel lainnya

Video

  • VIDEO: Supercar Listrik BYD Yangwang U9 Bisa "Terbang" Lewati Rintangan
    VIDEO: Supercar Listrik BYD Yangwang U9 Bisa "Terbang" Lewati Rintangan
    Muhammad Hafid 08 Jan, 2025
  • VIDEO: Terpancing Warga Sekitar, Dodge Viper Tabrak Mobil Parkir Saat Burnout
    VIDEO: Terpancing Warga Sekitar, Dodge Viper Tabrak Mobil Parkir Saat Burnout
    Alvando Noya 22 Apr, 2024
  • VIDEO: BMW M2 Vs Kia EV6 GT, Pertaruhan 6 Silinder Lawan Motor Listrik
    VIDEO: BMW M2 Vs Kia EV6 GT, Pertaruhan 6 Silinder Lawan Motor Listrik
    Muhammad Hafid 06 Jan, 2024
  • VIDEO: Baterai Mobil Listrik Cina Ini Tiba-Tiba Lepas di Tengah Jalan
    VIDEO: Baterai Mobil Listrik Cina Ini Tiba-Tiba Lepas di Tengah Jalan
    Muhammad Hafid 04 Jul, 2023
  • VIDEO: Kesempatan Eksklusif Lihat Debut Global Chery Omoda 5 EV di Auto Shanghai 2023
    VIDEO: Kesempatan Eksklusif Lihat Debut Global Chery Omoda 5 EV di Auto Shanghai 2023
    Bangkit Jaya 11 Mei, 2023
Artikel lainnya

Hot Topics

  • Dilelang Rp 15M, Sang Flamboyan Lamborghini Miura P400 S
    Dilelang Rp 15M, Sang Flamboyan Lamborghini Miura P400 S
    Eka Zulkarnain H 01 Jun, 2021
  •  Begini Cara Pembuatan Maskot Spirit of Ecstasy Rolls-Royce
    Begini Cara Pembuatan Maskot Spirit of Ecstasy Rolls-Royce
    Eka Zulkarnain H 10 Feb, 2021
  • Kisah Maskot Spirit of Ecstasy Rolls-Royce Yang Sudah Berumur 110 Tahun
    Kisah Maskot Spirit of Ecstasy Rolls-Royce Yang Sudah Berumur 110 Tahun
    Eka Zulkarnain H 10 Feb, 2021
  • Microsoft Surface Car, Tak Kalah Keren Dari Mobil Otonom Apple
    Microsoft Surface Car, Tak Kalah Keren Dari Mobil Otonom Apple
    Rizki Satria 05 Feb, 2021
  • Terdampak Pandemi, Honda Tutup Operasi Di 2022
    Terdampak Pandemi, Honda Tutup Operasi Di 2022
    Rizki Satria 03 Jan, 2021
Artikel lainnya

Interview

  • Ferrari Amalfi Untuk Miliarder yang Peduli Gaya Tanpa Pamer
    Ferrari Amalfi Untuk Miliarder yang Peduli Gaya Tanpa Pamer
    Wahyu Hariantono 17 Mar, 2026
  • Bidik Segmen Baru, Lexus Ubah Cara Berinteraksi
    Bidik Segmen Baru, Lexus Ubah Cara Berinteraksi
    Muhammad Hafid 11 Mar, 2026
  • Lexus Indonesia Fokus Pada Kendaraan Elektrifikasi dan Lirik Kaum Muda
    Lexus Indonesia Fokus Pada Kendaraan Elektrifikasi dan Lirik Kaum Muda
    Muhammad Hafid 06 Mar, 2026
  • Strategi Bburago Indonesia 2026: Bidik Hypercar dan Menjadi 'Sahabat' Kolektor
    Strategi Bburago Indonesia 2026: Bidik Hypercar dan Menjadi 'Sahabat' Kolektor
    Wahyu Hariantono 27 Feb, 2026
  • Bburago Bakal Lebih Serius Garap Pasar Indonesia, Fokus Lokalisasi dan Ekspansi Skala
    Bburago Bakal Lebih Serius Garap Pasar Indonesia, Fokus Lokalisasi dan Ekspansi Skala
    Wahyu Hariantono 25 Feb, 2026
Artikel lainnya

Modification

  • Gelaran IMX 2026 Sukses dan Catat Kenaikan Transaksi Signifikan dari Tahun Lalu
    Gelaran IMX 2026 Sukses dan Catat Kenaikan Transaksi Signifikan dari Tahun Lalu
    Anjar Leksana 13 Okt, 2026
  • Modifikasi Mobil Listrik BYD Atto 1, Dari City EV Jadi Lebih Berotot
    Modifikasi Mobil Listrik BYD Atto 1, Dari City EV Jadi Lebih Berotot
    Anjar Leksana 12 Okt, 2026
  • Toyota Ramaikan Gelaran IMX 2026 Lewat Tema ‘Joy of GR’: Pajang Tiga Generasi Keluarga 86 Hingga Rilis 26 Komponen GR Parts
    Toyota Ramaikan Gelaran IMX 2026 Lewat Tema ‘Joy of GR’: Pajang Tiga Generasi Keluarga 86 Hingga Rilis 26 Komponen GR Parts
    Anindiyo Pradhono 10 Okt, 2026
  • Lamborghini Murcielago Drift Bull hingga Banyak Diecast Eksklusif Memukau Pengunjung IMX 2026
    Lamborghini Murcielago Drift Bull hingga Banyak Diecast Eksklusif Memukau Pengunjung IMX 2026
    Anindiyo Pradhono 10 Okt, 2026
  • IMX 2026 Hadirkan Mobil Modifikasi Ikonik, Diecast Langka hingga Promo Menarik
    IMX 2026 Hadirkan Mobil Modifikasi Ikonik, Diecast Langka hingga Promo Menarik
    Anjar Leksana 09 Okt, 2026
Artikel lainnya

Features

  • Kenali Update Terbaru Toyota Innova Zenix Hybrid 2026, Ini 5 Perubahannya
    Kenali Update Terbaru Toyota Innova Zenix Hybrid 2026, Ini 5 Perubahannya
    Anindiyo Pradhono 03 Nov, 2026
  • Mengenal Filosofi Teknologi Honda, Utamakan Kenyamanan dan Sensasi Berkendara
    Mengenal Filosofi Teknologi Honda, Utamakan Kenyamanan dan Sensasi Berkendara
    Bangkit Jaya 02 Nov, 2026
  • OMODA X Mendebut Global di China, Berpeluang Masuk Indonesia
    OMODA X Mendebut Global di China, Berpeluang Masuk Indonesia
    Eka Zulkarnain H 23 Okt, 2026
  • Kenali Teknologi Canggih Yang Diusung Ferrari 849 Testarossa
    Kenali Teknologi Canggih Yang Diusung Ferrari 849 Testarossa
    Eka Zulkarnain H 19 Okt, 2026
  • Membedah Ferrari 849 Testarossa, Supercar Legend Italia Yang Berevolusi ke Hybrid
    Membedah Ferrari 849 Testarossa, Supercar Legend Italia Yang Berevolusi ke Hybrid
    Eka Zulkarnain H 19 Okt, 2026
Artikel lainnya

Community

  • Dari Jakarta ke Mandalika, Legend Riders Club Bawa Semangat Legenda Balap Indonesia
    Dari Jakarta ke Mandalika, Legend Riders Club Bawa Semangat Legenda Balap Indonesia
    Eka Zulkarnain H 12 Okt, 2026
  • ID42NER Gelar Rakernas 2026–2028, Siapkan Program Berdampak bagi Masyarakat
    ID42NER Gelar Rakernas 2026–2028, Siapkan Program Berdampak bagi Masyarakat
    Anindiyo Pradhono 12 Okt, 2026
  • Jambore Nasional TVCI ke-22 Makin Menarik Berkat Toyota Vios Hybrid 
    Jambore Nasional TVCI ke-22 Makin Menarik Berkat Toyota Vios Hybrid 
    Anjar Leksana 07 Sep, 2026
  • Mercedes Jip Indonesia Jelajahi Jawa-Bali dalam Touring Royal Heritage
    Mercedes Jip Indonesia Jelajahi Jawa-Bali dalam Touring Royal Heritage
    Anjar Leksana 24 Agu, 2026
  • Klub ID42NER Gelar Jamnas, Dihadiri Pembalap Toyota Gazoo Racing
    Klub ID42NER Gelar Jamnas, Dihadiri Pembalap Toyota Gazoo Racing
    Anjar Leksana 08 Jun, 2026
Artikel lainnya

Gear Up

  • Pecahkan Rekor Dunia! Replika Lego Technic Koenigsegg Sadair's Spear Ukuran Asli Sukses Melesat 111 Km/Jam
    Pecahkan Rekor Dunia! Replika Lego Technic Koenigsegg Sadair's Spear Ukuran Asli Sukses Melesat 111 Km/Jam
    Anjar Leksana 10 Jul, 2026
  • Porsche dan BOSS Gelar Pop-Up Experience Eksklusif di Plaza Senayan, Hadirkan Perpaduan Gaya Hidup dan Mobil Premium
    Porsche dan BOSS Gelar Pop-Up Experience Eksklusif di Plaza Senayan, Hadirkan Perpaduan Gaya Hidup dan Mobil Premium
    Anindiyo Pradhono 21 Mei, 2026
  • Thrustmaster Rilis T598 di Indonesia, Janjikan Pengalaman Sim Racing Lebih Realistis
    Thrustmaster Rilis T598 di Indonesia, Janjikan Pengalaman Sim Racing Lebih Realistis
    Wahyu Hariantono 01 Des, 2025
  • Hot Wheels Rilis RLC Custom Datsun 240Z, Langsung Ludes Diserbu Kolektor
    Hot Wheels Rilis RLC Custom Datsun 240Z, Langsung Ludes Diserbu Kolektor
    Muhammad Hafid 11 Jul, 2025
  • Aston Martin Valkyrie Kini Hadir dalam Versi Lego, Termasuk Gullwing dan Mesin V12
    Aston Martin Valkyrie Kini Hadir dalam Versi Lego, Termasuk Gullwing dan Mesin V12
    Muhammad Hafid 03 Jun, 2025
Artikel lainnya