Toyota Gandeng Pabrikan China Kembangkan Mobil Listrik

TOKYO, 12 November 2019 – Langkah strategis telah diambil oleh Toyota untuk mengembangkan industri mobil listriknya di masa depan, dengan menggandeng salah satu pabrikan mobil listrik terbesar dari China, yaitu BYD.

Toyota menggandeng BYD untuk joint venture dalam hal merancang dan pengembangan battery electric vehicle (BEV). Bahkan keduanya saling berbagi saham dalam proyek menyambut industri otomotif masa depan ini.

Kemitraan ini akan termasuk Toyota dan BYD berbagi platform dan berbagai komponen terkait, dalam mengembangkan teknologi elekrifikasi kendaraan. Untuk joint venture ini, kedua pabrikan menanam investasi masing-masing 50 persen, untuk basis di China yang berlangsung mulai 2020.

Tanpa menyebut nilai investasnya, dalam joint venture ini Toyota dan BYD akan saling transfer engineer dan lahan pekerjaan yang terkait idang R&D (penelitian dan pengembangan).

“Kami ingin menggabungkan keunggulan BYD dalam pengembangan dan kekompetitifan di pasar kendaraan listrik dengan kualitas dan teknologi keselamatan Toyota untuk menyediakan produk BEV terbaik kepada permintaan pasar dan kecintaan konsumen seseera mungkin,” kata Senior Vice President BYD, Lian Yu-bo.

BYD sendiri bukan nama asing lagi di dunia otomtoif, termasuk Indonesia, yang baru-baru ini dipercaya sebagai armada taksi di Indonesia, yaitu Blue Bird. Line up mobil listrik BYD sendiri sudah cukup banyak, terdiri dari model sedan, hatchback, crossover, SUV, sampai bus.

https://youtu.be/fcIHTxzNTtk

“Dengan tujuan sama untuk promosikan penggunaan kendaraan berleektrifikasi menyebarluas, kami mengapresiasi bahwa BYD dan Toyota bisa menjadi ‘rekan setim’, bisa kesampingkan persaingan kami dan berkolaborasi,” kata Shigeki Terashi, Executive Vice President Toyota.

Dengan kolaborasi ini, Toyota berharap dapat memperluas upayanya meningkatkan keunggulan di pasar mobil listrik, melalui perusahaan baru yang dibangun bersama BYD. Kolaborasi ini akan diawali dengan peluncuran crossover listrik berbasis C-HR untuk pasar China.

Toyota sendiri pernah mengatakan ingin separuh dari seluruh penjualan mobilnya di dunia, dihasilkan dari model mobil listrik pada tahun 2025.

WAHYU HARIANTONO

Artikel yang direkomendasikan untuk anda