Beranda Updates Tim T2 Motorsports Waspadai Sirkuit The Bend Adelaide

Tim T2 Motorsports Waspadai Sirkuit The Bend Adelaide

ADELAIDE, Carvaganza.com – Selepas perhelatan seri pembuka Asian Le Mans Series di Shanghai, China, 22-24 November 2019, kini balapan ketahanan yang diikuti pembalap Indonesia beralih ke Australia. Balapan putaran kedua ini digelar di sirkuit The Bend Motorsport Park, Tailem Bend, Adelaide, Australia Selatan, pada Jumat hingga Minggu, 10-12 Januari 2020.

The Bend Motorsport Park adalah sirkuit permanen terbaru di Australia, dan terletak sekitar 100 km dari kota Adelaide. Menariknya, Asian Le Mans Series menjadi seri balapan internasional pertama yang menggunakan sirkuit sepanjang 7,77 km ini.

Total panjang trek itu menjadikan The Bend Motorsport Park sebagai trek balap permanen terpanjang kedua di dunia, setelah Nordschleife, Nurburgring. Dengan layout yang mengombinasikan tikungan sempit dan teknis serta tikungan cepat, jalannya balapan dijamin akan sangat menarik.

Faktor kebaruan, karakter sirkuit, serta temperatur yang bisa mencapai 40 derajat, membuat pembalap T2 Motorsports perlu mewaspadai trek ini. Ketiga pembalap tersebut adalah David Tjiptobiantoro, Rio Haryanto, dan Christian Colombo.

35 Tikungan

“Ini pertama kalinya saya melihat sirkuit dengan 35 tikungan. Kalau dibandingkan dengan sirkuit lainnya, kurang lebih hanya sekitar 20-25 tikungan. Pekerjaan rumahnya adalah dibutuhkan effort yang lebih karena akan menghadapi 35 tikungan dalam satu lap,” terang Rio eksklusif kepada Carvaganza.com.

David juga menunjukkan kewaspadaan yang sama. “Ini pertama kali kita semua di sini. Menurut pengamatan saya, balapan ini akan sangat berat dan menuntut ketahanan fisik,” katanya.

“Temperatur yang sangat panas, dan layout trek yang hampir tidak ada straight-nya menjadi tantangan. Kami harus terus bekerja keras, menikung kanan kiri hampir tidak ada istirahat. Praktis beristirahat hanya pada lintasan lurus di start-finish saja,” tambah dia.

Waspadai Temperatur

Walau mesti mewaspadai kondisi sirkuit hingga temperatur, pembalap T2 Motorsports sudah mengantisipasi segala kemungkinan. Mereka sudah menjajal simulator mempersiapkan fisik dan skill yang diperlukan jauh hari sebelum tiba di Australia.

Optimisme juga tumbuh di dalam tim T2 Motorsports karena semua pembalap dan tim yang turun di Asian Le Mans, tidak punya pengalaman di sirkuit ini. “Artinya benar-benar akan saling adu fisik selain skill,” jelas David.

Jadwal tim hari ini adalah mengikuti sesi latihan bebas pertama (FP1), dan dilanjutkan latihan bebas kedua (FP2), Sabtu, 11 Januari 2019. Kesempatan ini akan menjadi pengalaman pertama para pembalap menjajal sirkuit ini. Sesi kualifikasi juga akan berlangsung pada hari Sabtu, 11 Januari 2020. Sementara balapan akan berlangsung dua hari, yakni pada hari Sabtu dan Minggu (11-12 Januari 2020).

REZA ERLANGGA (ADELAIDE)

Video Terbaru Youtube Carvaganza

Video Terbaru Youtube The Official Oto

Last Updates

video

Video: Hypercar Rp 48 Milyar Dihancurkan, Demi Validasi

KROASIA, carvaganza.com – Melihat mobil hypercar seharga US$ 2 juta (sekitar 24 milyar) dihancurkan itu bikin miris. Tapi demi validasi dan kepercayaan publik, hal...

MItsubishi Xpander Mulai Resmi Dirakit di Malaysia, Apa yang Beda?

KUALA LUMPUR, Carvaganza.com - Tidak hanya dari Indonesia dan Vietnam, suplai Mitsubishi Xpander akan datang juga dari Negeri Jiran. Tepatnya di fasilitas perakitan Pekang,...

Kisah Dibalik Penciptaan Mobil Terindah Di Dunia

JAKARTA, Carvaganza.com - Tak usah disangkal, Maserati MC20 adalah mobil paling cantik di dunia. Jangan ragukan juga performanya. Banyak produsen mobil yang mengaku punya...

Infiniti QX80 Dimodif Jadi Kendaraan Full Off-Road, Begini Tampangnya

CALIFORNIA, carvaganza.com -  Brand mobil mewah Infiniti pernah melambung namanya di Indonesia 4 – 5 tahun lalu. Merupakan merek mobil premium yang berada di...

Supercar Lexus LC 500 Jadi Mobil Patroli Polisi Jepang

TOCHIGI, carvaganza.com -  Untuk mengejar penjahat, tak cukup dengan mobil sedan atau SUV yang tenaganya hanya 250 hp. Dibutuhkan mobil-mobil berkecepatan tinggi agar para...