Beranda New Cars Tambah Berat, Ini Kunci All-New Honda Brio Tetap Irit

Tambah Berat, Ini Kunci All-New Honda Brio Tetap Irit

JAKARTA, 21 Oktober 2018 – All-New Honda Brio telah mengalami banyak perubahan mulai dari desain sampai dimensinya yang lebih besar untuk meningkatkan kenyamanan di dalam kabin. Di saat bersamaan, Honda mengklaim Brio tetap punya konsumsi bahan bakar yang irit.

Dengan bertambah besarnya dimensi, otomatis Brio terbaru juga memiliki bobot keseluruhan yang lebih berat dari pendahulunya. Brio generasi pertama memiliki bobot 915 kg, sedangkan generasi kedua naik 20 kg menjadi 935 kg.

Bertambahnya bobot mobil tentu menjadi kompromi bagi nilai efisiensi konsumsi bahan bakar, yang menjadi salah satu andalan city car. Honda mengaku telah menyiasati berbagai cara untuk mempertahankan keiritan konsumsi bahan bakar All-New Brio.

Takayuki Uotani, Business & Product Planning Director PT Honda Prospect Motor (HPM) mengatakan Brio terbaru punya desain eksterior yang lebih baik tingkat aerodinamikanya.

“Kami menentukan nilai Cd (coefficient of drag) yang direfleksikan ke desain body. Yang pertama adalah di atas atap, kemudian volume di belakang dengan bentuk di sisi samping seperti itu sudah berubah,” jelas Uotani, Kamis (18/10/2018), saat ditemui di Bali.

“Sekarang lebih bisa melepaskan anginnya, mengalirkan udara ke belakang. Modifikasi bentuk lampu juga supaya udara lebih mengalir, di belakang juga ada sedikit lekukan,” tambah dia.

Meski dikatakan memiliki nilai Cd lebih baik, pihak Honda tidak mau mengungkap berapa angka pasti berkurangnya hambatan udara dari desain baru body Brio. Selain desain body, Brio juga mengalami penyesuaian pada mesin untuk mempertahankan konsumsi BBM yang ekonomis.

Dijelaskan, meski performanya tetap bertenaga 88 hp dan torsi 110 Nm, pengaturan disesuaikan untuk mendukung bertambahnya bobot keseluruhan. Output mesin lebih dioptimalkan pada putaran bawah, sehingga lebih cepat merespons, khususnya saat menanjak.

HPM mengklaim konsumsi BBM Brio terbaru masih dapat menyamai generasi sebelumnya, yaitu mampu mencapai hasil terbaik 22,6 km/liter dengan standard minimal 20,1 km/liter saat pengujian.

WAHYU HARIANTONO

Video Terbaru Youtube Carvaganza

Video Terbaru Youtube The Official Oto

Last Updates

Kilas Histori Honda CR-V, Dipuncaki Dengan Lahirnya Hybrid dan PHEV (Bagian 2)

JAKARTA, carvaganza.com – Setelah mendapatkan perubahan besar di generasi ketiga, Hona CR-V mendapatkan suntikan facelift. Selain pada bagian eksterior, peremajaan juga diberikan pada interior....

Wuling Confero S 1.5L ACT, Punya Apa Saja untuk Bersaing di Segmen Panas LMPV

JAKARTA, Carvaganza -- Meski masih berusia muda, Wuling Motors termasuk merek yang berani bertarung di pasar otomotif Indonesia. Tak hanya berani mungkin juga cerdik....

Bersiap Masuk Pasar, Segini Estimasi Harga Kia Sonet

JAKARTA, Carvaganza.com - Kia Sonet berencana dipasarkan di Indonesia. Situs resmi Samsat DKI Jakarta sudah tertera dua tipe yang bakal dijual. Model pertama 1,5...

Tukar Tambah Suzuki Ada Cashback Sampai Rp 4 Juta di Auto Value

JAKARTA, Carvaganza -- Berbagai strategi pemasaran dilakukan para pemegang merek. Tak hanya jualan mobil baru, penjualan mobil bekas juga menggunakan berbagai trik untuk menarik...

Warna Baru Graphite Capsule, Lamborghini Urus Tampil Beda

SANT'AGATA BOLOGNESE, Carvaganza.com - Lamborghini Urus punya tampilan beda. Warna Graphite Capsule masuk dalam opsi, membuat wujud SUV pertama Lambo tampil lebih galak. Namun,...