Suzuki Jimny LWB Meluncur Tahun Depan, Dapat Mesin Turbo

HAMAMATSU, Carvaganza – Tahun lalu mulai beredar rumor bahwa Suzuki akan menghadirkan kembali Jimny dengan versi lima pintu, alias long wheelbase. Kini seiring berjalannya waktu, isunya juga semakin berkembang menuju kenyataan, dengan informasi yang semakin detail. Kalau baru-baru ini beredar informasi soal dimensi yang akan dimiliki Jimny 5-Door, kini giliran informasi terkait spesifikasi mesinnya.

Seperti dilansir dari situs MOTA di Jepang, Suzuki Jimny versi chassis panjang ini seharusnya muncul Oktober 2021, bersamaan dengan digelarnya ajang Tokyo Motor Show. Tapi karena pandemi COVID-19, ajang itu harus batal. Jimny pun dijadwal ulang kemunculannya. Disebutkan jika parikan Jepang tersebut akan memperkenalkannya pada tahun 2022 mendatang. Bahkan ada yang menulis untuk pasar India, model ini dirilis Juni 2022.

Seperti dilansir dari Autocar, informasi tentang Jimny 5 pintu ini dikatakan cukup solid dengan munculnya kode nama YWD. Lebih jauh lagi dikabarkan bahwa gambar model baru telah diselesaikan dan faktanya, request for quotation (RFQ) akan diajukan ke pemasok domestik India pada Januari 2021 ini. Sayangnya diketahui pula bahwa Jimny 5 Pintu ini hanya akan untuk konsumsi pasar domestik India saja, setidaknya itu yang diketahui untuk saat ini.

Suzuki Jimny 5 Door

Kabar lain menyebutkan, Jimny 5-doors akan dirakit di Jepang atau memanfaatkan fasilitas Maruti Suzuki di India. Tidak seperti saudaranya yang pendek, mukanya akan sedikit berbeda karena penggunaan grille baru. Slot vertikal berganti batang horizontal, seperti yang dibayangkan melalui gambar render buatan MOTA.

Dimensi

Menurut Autocar, Jimny 5-door menggunakan Jimny Sierra sebagai basis. Model ini ditampilkan di India pada ajang Auto Expo 2020. Jimny 5-door memiliki dimensi 3.850 mm, 1.645, dan 1.730 mm (pxlxt). Sedangkan wheelbase ada di angka 2.550 mm, atau 300 mm lebih panjang dibandingkan Jimny 3-door yang memiliki jarak antar roda 2.250 mm dan pajnang tubuh 3.550 mm. Jimny 5-door akan memiliki ground clearance 210 mm serta berat 1.190 kg, atau sekitar 100 kg lebih berat dibandingkan versi 3 pintu.

Dengan wheelbase 30 cm lebih panjang, membuatnya terasa lebih berguna, terutama untuk penggunaan harian. Keuntungan lainnya, Suzuki bisa bikin varian lebih banyak. Perpanjangan jarak sumbu roda bakal memberikan banyak ruang di kabin termasuk (mungkin) tambahan baris ketiga, sesuatu yang bakal disukai pasar Indonesia. Pasar Australia juga akan suka karena Suzuki setempat merencanakan membuat versi pikap dan double cabin.

Gerak empat roda dipastikan hadir dengan transfer case berkemampuan 2H, 4H dan 4L untuk medan berat. Tidak menutup kemungkinan juga bakal ada versi ‘banci’ 4x2 untuk beberapa pasar yang membutuhkan.

Suzuki Jimny 5 Door

Jantung Pacu

Bagaimana dengan mesin? Di balik grille baru, selain jantung mekanis petahana 1,5L K15B bensin yang menghasilkan tenaga 120 hp. Infonya mesin yang juga digunakan pada Vitara Brezza, S-Cross, Ciaz, dan Ertiga itu akan diutak-atik sedikit untuk mendapatkan torsi yang lebih besar.

Kemudian ada tambahan mesin 4 silinder turbo. Meski belum ada informasi dari keluarga mesin mana, tapi kami yakin yang diambil adalah 1,4 Boosterjet, yang ditopang 48V mild-hybrid tech system. Dikatakan ini adalah jawaban atas tingginya permintaan Jimny dengan performa lebih. Boosterjet mampu menghasilkan daya hingga 138 hp. Karena itu, transmisi juga akan disesuaikan. Langkah yang wajar. Selain memenuhi permintaan, bobot Jimny panjang ini juga pasti lebih berat. Peranti turbo tersebut akan menemani sistem mild hybrid untuk memangkas konsumsi BBM.

Untuk informasi, Jimny yang ada sekarang tenaganya 98 hp, dengan torsi 130 Nm. Dibekali pilihan gearbox 4-speed otomatis atau 5-speed manual. Mesin K15B empat silindernya berkapasitas 1,5 liter, sama dengan yang dipakai oleh Suzuki Ertiga di negara kita. Sedangkan transmisi tersedia pilihan manual 5-percepatan dan otomatis 4-percepatan torque converter.

Harga? MOTA menyebutkan mobil ini akan Rp 40 jutaan lebih mahal dari versi pendek. Tapi itu harga di Jepang yang menjual dengan harga sekitar Rp 234 jutaan. Masuk sini pasti beda lagi hitungannya. Apalagi kalau permintaannya tinggi begitu.
INDRA ALFARISY / WH

Sumber: MoTA, Autocar

Artikel yang direkomendasikan untuk anda