SUV Listrik Pertama Buatan Dongfeng-Nissan Lahir, Siap Meluncur Akhir Tahun

WUHAN, Carvaganza - Mobil listrik SUV kompak pertama Venucia resmi dikenalkan lewat gambar. Venucia sendiri merupakan brand hasil kerjasama perusahaan otomotif asal China, Dongfeng dengan pabrikan otomotif asal Jepang, Nissan. Adapun modelnya dinamakan VX6 yang direncanakan meluncur akhir tahun ini.
KEY TAKEAWAYS
Venucia VX6 diperkenalkan sebagai versi produksi pertama kalinya
Menjadi wujud produksi dari konsep Venucia Ve, SUV listrik hasil kolaborasi Dongfeng dan NissanUnitnya dibuat berdasarkan model konsep terdahulu, Ve yang dipresentasikan di Guangzhou Auto Show pada Desember lalu. Ia menggunakan sasis V-π yang memang didedikasikan untuk kendaraan elektrifikasi buatan Dongfeng-Nissan. Platform sudah dipublikasikan duluan pada Mei yang dilengkapi konfigurasi cell-to-chassis (CTC), X in 1 integrated electric drive, sistem pengaturan termal tinggi efisiensi, suspensi double wishbone di depan dan lima link di belakang, serta baterai 800V.
CTC mengizinkan penyediaan ruang lebih bagi sel baterai sebanyak 18,9 persen. Selain itu, ia mengurangi bobot rangka bodi hingga 14,8 persen. Sasis lebih lanjut dilengkapi baterai dengan pencegah penyebaran panas. Ia dapat diisi dayanya menggunakan perangkat 480 kW, sehingga waktu charging dari posisi 20 persen ke 80 persen hanya dalam 10 menitan.
Foto VX6 memperlihatkan gaya sangat modern diterapkan pada bodi. Tampangnya terbebas dari grille berlubang. Digantikan palang tipis dengan aksen V yang memanjang hingga menyentuh headlamp. Sektor penerangan pun juga memiliki tinggi sama dengan grille. Bumper juga tampil bersih dengan sedikit detail sederhana. Terdapat kisi-kisi di bawah, ini sepertinya bertujuan mengalirkan udara untuk kebutuhan aerodinamika sekaligus membantu pendinginan komponen elektrifikasi. Ini merupakan perwujudan dari konsep filosofi Star Dynamic Design.
Baca Juga: Fasilitas R&D di Pabrik Hyundai Indonesia Perkuat Nilai Lokal Model Eksis
Karakter SUV ditegaskan fender kontras bodi kelir biru langit. Velgnya sendiri menganut gaya dinamis kekinian yang palangnya hampir menutupi seluruh area guna mengejar pengaliran udara efisien. Pada bagian belakang turut menggunakan konsep layaknya depan. Di mana lampu kombinasi selebar bodi dibuat pipih. Bumpernya mengikuti kelir fender. Tak ketinggalan spoiler segaris dengan atap untuk mengatasi turbulensi angin tercipta di buritan. Venucia VX6 sepertinya ditargetkan untuk konsumen muda berdasarkan desainnya.
VX6 berdasarkan data memiliki panjang 4.658 mm, lebar 1.890 mm dan tinggi 1.656 mm. Sementara jarak sumbu rodanya 2.850 mm. Urusan jantung mekanis mengandalkan motor listrik bertenaga 215 hp yang disuplai baterai lithium iron phosphate dari Contemporary Amperex Technology Co, (CATL). Kecepatan maksimum tercapai 165 km/jam. Ia pada dasarnya merupakan model kedua Venucia, di mana unit perdananya merupakan PHEV yang meluncur Juli yaitu V Online.
Lebih lanjut, berdasarkan pernyataan perusahaan mereka berencana terus menambah jajaran portofolionya. Setidaknya dua model tiap tahun dengan target penjualan tahunan 300 ribu unit. Kemudian secara bertahap ditingkatkan menjadi 500 ribu unit di masa mendatang.
(MUHAMMAD HAFID / WH)
Baca Juga: Perdana Ikut IMX 2023, Wuling Pamer Inspirasi Modifikasi Air ev
Sumber: Carnews China
Featured Articles
- Latest
- Popular
Mobil Nissan Pilihan
- Latest
- Upcoming
- Popular
Updates
New cars
Drives
Review
Video
Hot Topics
Interview
Modification
Features
Community
Gear Up
Artikel Mobil dari Oto
- Berita
- Artikel Feature
- Road Test
Artikel Mobil dari Zigwheels
- Motovaganza
- Review
- Artikel Feature