Beranda Updates Rezza Kamaditya Nyaris Saja Juara Ferrari Challenge

Rezza Kamaditya Nyaris Saja Juara Ferrari Challenge

Rezza Kamaditya (kiri), Johannes Setiawan (kanan)

FUJI, 2 Juli 2018 – Balapan Ferrari Challenge Asia Pacific 2018 Seri ke-4 di Sirkuit Fuji International Speedway, di Oyama, Jepang, selama weekend kemarin menyisakan sedikit kekecewaan bagi pembalap Indonesia, Rezza Kamaditya. Pasalnya, peluangnya menjadi juara pupus karena melintir di tiga tikungan terakhir menjelang trek lurus.

Pada kualifikasi untuk Race pertama hari Sabtu (30/6), Rezza yang baru pertama kali turun di Fuji, start dari posisi ke-32.  Ketika lampu start padam, pembalap yang akrab di sapa Adit ini langsung melesat ke depan menyalip tujuh pembalap di depannya. Setelah sekitar tiga lap, pembalap yang turun di kelas Coppa Shell AM ini langsung menempel Martin Berry yang berada di kelas tertinggi Pirelli Trofeo.

Kedua pembalap sempat bersenggolan, namun dapat tetap melanjutkan perlombaan. Posisi Adit pada saat itu menempati posisi terdepan di kelasnya dan ia diminta oleh tim untuk menjaga kecepatan sambil menjaga ban. “Saya dapat informasi via radio bahwa saya berada di posisi terdepan di kelas saya dan saya diminta untuk menjaga kecepatan agar bisa menjaga jarak dengan pembalap-pembalap di belakang saya terutama dengan pembalap di kelas saya,” ujarnya.

“Saya sendiri tidak mengikuti free practice di hari Kamis dan Jumat, otomatis kualifikasi adalah untuk pertama kalinya saya mencoba Sirkuit Fuji. Makanya saya selalu intens berdiskusi dengan trainer saya untuk bagaimana mengantisipasi lap maupun tikungan-tikungan sehingga mendapatkan waktu yang bagus,” tambah pembalap nasional ini.

Adit berdiskusi dengan trainer pribadi Phillipe Jean Descombes

“Saya mempelajari video balapan dan layout sirkuit dengan trainer khusus saya. Bahkan makan siang pun saya isi dengan berdiskusi dengan trainer saya agar pada saat kualifikasi nanti hasil saya bagus,” tambah pria kelahiran Jakarta ini. Untuk mempertajam skill balapnya, di balapan Fuji, Adit mendatangkan trainer pribadi Phillippe Jean Descombes asal Prancis yang juga pembalap Le Mans.

Namun, ketika balapan mendekati akhir Adit melintir di tikungan menjelang trek lurus di depan pit sehingga peluangnya untuk naik podium buyar.  “Sayang sekali peluang saya hilang, tapi saya ikhlas itulah balapan dan semoga hasil saya di Suzuka nanti akan lebih baik lagi,” kata Adit.

Pada Race kedua, Adit tak bisa melanjutkan balapan karena ia ditabrak dari belakang satu lap setelah start. Ia start dari grid 8 di kelasnya dan sudah melesat ke depan naik 2 posisi. “Saya tidak tahu siapa yang menabrak saya. Karena benturan dari belakang, mobil kehilangan kendali dan saya disundul oleh mobil di samping saya, saya terdorong dan menyundul mobil depan sehingga mobil mengalami problem dan saya tidak bisa melanjutkan balapan.”

Balapan di Ferrari Challenge musim 2018 adalah balapan pertama bagi Adit di kejuaraan ini dan ia masuk ke dalam kelas Coppa Shell AM.

EKA ZULKARNAIN (FUJI, JEPANG)

Subscribe to our newsletter

To be updated with all the latest news, offers and special announcements.

Video Terbaru Youtube Carvaganza



Last Updates

Menjelajah Jakarta, Kabin Toyota New Veloz Terbukti Lebih Senyap

JAKARTA, 20 Maret 2019 - Mungkin Anda sudah pernah membaca hasil test drive Toyota New Avanza dan New Veloz yang dilakukan...

BMW X3 Varian Baru, Lebih Sporty dan Lebih Ringan

TANGERANG, 20 Maret 2019 - Setahun sudah kehadiran BMW X3 xDrive20i di Indonesia dan kali ini dihadirkan varian baru dari...

Tips Defensive Driving a la Chevrolet

JAKARTA, 20 Maret 2019 – Mobilitas yang tinggi membuat banyak di antara kita yang menghabiskan waktu di jalan raya. Berada...

Gabung T2 Motorsports, Rio Haryanto akan Balap Pakai Ferrari

JAKARTA, 20 Maret 2019 – Setelah meninggalkan Formula 1 tahun 2016 lalu, Rio Haryanto tahun ini siap kembali mengikuti balap...

Jasa Cuci Mobil Yang Berani Ganti Mobil Customer Jika Baret

JAKARTA, 19 Maret 2019 – Seiring dengan perkembangan teknologi dan komunikasi, banyak bermunculan bisnis baru yang berbasis online dan salah...