Penjualan Retail Daihatsu Tumbuh 3,5 Persen, Yakin Tren 2021 Positif

JAKARTA, Carvaganza – Pabrikan Astra Daihatsu Motor (ADM) merasa optimistis dengan tren pertumbuhan penjualan mobil tahun 2021. Hal itu mengingat penjualan retail Daihatsu pada bulan Januari 2021 ini berkembang 3,5 persen. Padahal seperti diketahui, angka penjualan mobil baru sepanjang 2020 mengalami kemerosotan 45 persen dibandingkan performa 2019,, lantaran wabah Kesehatan COVID-19. 

Untuk penjualan retail Daihatsu bulan Januari tersebut mencapai 9.528 unit. Atau naik sebesar 3,5 persen dari hasil Desember 2020 yang sebanyak 9.203 unit. ADM menilai, catatan angka itu cukup baik meski di tengah kondisi pandemi Covid-19 yang masih berlangsung. Capaian ini diharapkan menjadi langkah awal baik dan merupakan sinyal positif bagi pemulihan pasar nasional tahun ini.

Memang pasar otomotif belum pulih benar, namun Daihatsu mengaku siap menghadapi peruntungan di lanskap 2021. Gaikindo sendiri mencanangkan volume penjualan total sebanyak 750 ribu unit pada 2021. Sedangkan tahun lalu capaian terealisasi mencapai 570 ribuan. 

Menurut ADM, peningkatan penjualan retail itu berdampak pada kenaikan market share. Astra Daihatsu Motor menorehkan kontribusi pangsa pasar sebesar 17,6 persen. Naik sebesar 4,2 persen dibanding Desember 2020 lalu sebesar 13,4 persen. Kontributor pada Januari 2021 didominasi oleh tiga model utama. Yaitu Gran Max Pick-Up sebanyak 3.046 unit atau berkontribusi sekitar 32 persen. Disusul Sigra 2.218 (23,3 persen) dan Terios 1.377 unit (14,5 persen). Kemudian, posisi ditempati Ayla sejumlah 1.187 unit (12,5 persen), Gran Max Mini Bus 868 unit (9,1 persen), Xenia 654 unit. Lantas model lainnya, yakni Luxio serta Sirion sebanyak 178 unit (1,9 persen).

Daihatsu Ayla

Terus Positif

Jika dilihat hasil total dari tahun ke tahun. Secara nasional, capaian penjualan 2020 lalu juga menjadi catatan penting bagi Daihatsu. Karena berhasil mempertahankan ranking kedua selama 12 tahun berturut-turut, dalam penjualan ritel otomotif nasional sejak 2009. Rata-rata genggaman pasar mencapai 17 persen.

Hendrayadi Lastiyoso, Marketing & Customer Relations Division Head PT Astra International Daihatsu Sales Operation (AI-DSO menilai. Raihan awal 2021 adalah hal baik yang patut disyukuri. Bahkan lebih bagus dibandingkan hasil Desember 2020 lalu dengan kenaikan penjualan ritel sebesar 3,5 persen serta kenaikan market share 4,2 persen. Ia yakin, pasar otomotif tahun ini bisa lebih baik daripada tahun sebelumnya.

Di sisi lain, Astra Daihatsu Motor melihat kebijakan relaksasi PPnBM sebagai hal yang baik. Walau sementara ini bakal memberi imbas pada penjualan karena masyarakat menunda pembelian. Adapun kendaraan penumpang yang mendapat relaksasi PPnPBm ialah Xenia, Terios, Luxio dan Granmax. Sedangkan unit LCGC tidak mendapatkan itu. Ia menyarankan, jika ingin membeli mobil selain deret itu, harganya tetap dan tak perlu menunda.

“Regulasi PPnBM memang bisa memberi stimulus untuk mobil baru. Kami masih mengunggu juklak dan juknis dari aturan seperti apa. Memang banyak yang mencoba melakukan hitungan soal harga kendaraan. Dan kami sebetulnya juga sudah melakukan kalkulasi sendiri. Tapi memang belum bisa kami publikasikan sampai aturan itu betul-betul jelas. Lantas apakah bisa berimbas pada penjualan? Umumnya masyarakat menunda dan menantikan potongan harga. Namun kami percaya, bulan-bulan selanjutnya bakal naik lebih baik. Dan perlu diketahui, kendaraan macam LCGC seperti, Ayla maupun Daihatsu Sigra tidak akan kena relaksasi. Karena PPnBm-nya sudah 0 persen. Mau beli sekarang atau bulan depan tetap sama saja,” tegas Hendrayadi Lastiyoso dalam pemaparan secara daring. (ANJAR LEKSANA/EZ)

Artikel yang direkomendasikan untuk anda