Beranda Updates Pemerintah akan Stop Impor Mobil 3.000cc ke Atas, Ini Alasannya

Pemerintah akan Stop Impor Mobil 3.000cc ke Atas, Ini Alasannya

JAKARTA, 5 September 2018 – Berbagai cara dilakukan pemerintah untuk meningkatkan perekonomian. Tingginya nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat sangat mempengaruhi industri. Demi meningkatkan perekonomian dan industri dalam negeri, pemerintah Indonesia berencana melakukan pembatasan impor barang mewah, salah satunya mobil bermesin 3.000cc ke atas. Apa alasannya?

Menteri Perindustrian, Airlangga Hartarto, mengatakan langkah ini dilakukan demi mengendalikan defisit neraca transaksi berjalan yang dialami Indonesia saat ini. Mobil mewah 3.000cc ke atas menjadi salah satu subjek atas hasil survey pemerintah pada 900 komoditas yang kena pembatasan impor.

Selain itu, Airlangga beralasan bahwa produksi mobil dalam negeri saat ini sudah bisa memenuhi kebutuhan pasar dalam negeri.

“Kita akan batasi impor mobil di atas 3.000cc karena pada saat sekarang kita produksi nasional sendiri kapasitasnya sudah bisa mencapai 2 juta (unit),” kata Airlangga saat hadir di seremoni ekspor 1 juta unit Toyota, di Tanjung Priok, Rabu (5/9/2018).

“Jadi sebenarnya kebutuhan mobil dalam negeri itu sudah bisa dipenuhi dari dalam negeri, dan hari ini kita saksikan bahwa kita pun sudah mampu untuk melakukan ekspor. Jadi sebenarnya sudah tidak ada kepentingan lagi untuk impor sekarang,” lanjut Airlangga.

Defisit neraca perdagangan dan transaksi berjalan RI akhirnya melemahkan nilai tukar rupiah terhadap dollar AS, yang per 5 September 2018 sudah mencapai Rp 14.927/ US$ (menurut Jakarta Interbank Spot Dollar Rate/JISDOR), yang diharapkan bisa dikurangi dengan membatasi impor.

Tidak hanya dibatasi, Menperin bahkan mengatakan akan menutup impor mobil mewah sepenuhnya walaupun untuk jangka waktu tertentu. “Sampai barang itu tidak menjadi mewah,” tambah Airlangga soal pembatasan impor.

Pembatasn impor mobil mewah ini tentunya akan sangat mempengaruhi pasar segmen premium di Indonesia, yang diisi oleh Mercedes-Benz, BMW, Audi, Lexus, bahkan sampai Ferrari dan Lamborghini.

WAHYU HARIANTONO



Last Updates

Ini 7 Layanan Auto2000 Selama Mudik Lebaran

JAKARTA, 26 Mei 2019 – Tak terasa Hari Raya Idul Fitri 1440 H tinggal 10 hari lagi. Mudik Lebaran menjadi agenda...

Toyota Kijang, Mobil Bekas Paling Diburu Jelang Lebaran

JAKARTA, 25 Mei 2019 – Bulan suci Ramadhan dan jelang lebaran mendongkrak jual beli mobil bekas. Selain pencarian, supply mobil...

Peugeot Unjuk Gigi di Turnamen Tenis Roland Garros

PARIS, 25 Mei 2019 – Turnamen tenis Prancis Terbuka atau juga dikenal dengan Roland Garros kembali digelar selama 2 pekan...

Masalah Global, Ekspor Toyota Melorot 6% di 4 Bulan Pertama 2019

JAKARTA, 24 Mei 2019 – Ekspor kendaraan utuh (Complete Build Up/CBU) bermerek Toyota pada bulan Januari hingga April 2019 mengalami...

Tambah Kekuatan, Peugeot Boyong SUV 5008 ke Indonesia Bulan Depan

JAKARTA, 24 Mei 2019 – Setelah cukup sukses dengan sport utility vehicle (SUV) Peugeot 3008 di pasar Indonesia, PT Astra...