Maserati akan Tambah Model Hybrid Bulan Ini, Apakah Levante?

BOLOGNA, Carvaganza – Tahun ini, Maserati berencana untuk memperluas jangkauannya di segmen kendaraan berelektrifikasi. Setelah Maserati Ghibli Hybrid resmi diluncurkan tahun lalu, tidak lama lagi kabarnya akan hadir produk hybrid kedua Maserati. Dari rumor yang banyak beredar belakangan ini, varian Hybrid disebut akan hadir untuk Levante sang model SUV.

Cukup masuk akal kalau Levante dipilih sebagai berikutnya yang mendapat teknologi hybrid dari Maserati. Karena saat ini Levante telah menjadi model terlaris dari seluruh line up Maserati saat ini, terlebih karena tren SUV di dunia yang semakin hype. Untuk konsumen yang lebih luas, Levante menjadi platform yang ideal untuk perkenalkan teknologi baru ini.

Menurut kabar burung, Levante Hybrid akan diluncurkan oleh Maserati pada bulan April 2021 ini. Tentunya untuk menawarkan teknologi yang lebih ramah lingkungan, Levante sebagai model SUV yagn lebih mudah laris akan berkontribusi signifikan baik untuk perusahaan sendiri maupun kelestarian lingkungan.

Maserati Levante Trofeo

Yang menjadi pertanyaan, akan bagaimana teknologi hybrid yang Maserati aplikasikan pada Levante nantinya? Apakah akan sama seperti milik Ghibli Hybrid atau justru punya teknologi yang lebih maju? Sampai saat ini belum ada yang mengungkap soal teknologi tersebut.

Kalau melihat Ghibli Hybrid, yang berbasis model sedan entry level dari Maserati, teknologi yang dipakai adalah sistem mild hybrid. Mendukung kinerja mesin empat silinder 2,0 liter turbo, sistem hybrid pada Ghibli mengandalkan alternator 48 volt dan sebuah supercharger listrik yang dinamai sebagai e-Booster. Sistem elektrifikasi ini juga termasuk baterai yang tertanam di bagian belakang chassis, dengan tujuan memberi distribusi bobot yang ideal untuk performa dinamis Ghibli.

Dengan kapasitas baterai yang masih tergolong kecil, maka bisa dibilang Ghibli Hybrid bukan mobil yang bisa dikendarai dengan hanya tenaga listrik untuk jarak jauh. Fungsinya lebih kepada range extender dan membantu menekan konsumsi bahan bakar, terlebih untuk penggunaan komuter di dalam kota. namun salah satu yang penting, sistem hybrid ini akan membuat torsi di awal akselerasi lebih kuat dan instan, meminimalisir turbo lag.

Maserati Ghibli Hybrid

Tenaga listrik dari sistem mild hybrid ini diambil energi kinetik dari proses deselerasi, khususnya saat pengereman. Agar energi yang dihasilkan dari deselrasi tidak terbuang percuma, sistem akan mengolahn dan menyimpan listriknya ke baterai. Untuk akselerasi, diklaim Ghibli Hybrid bisa melakukan 0-100 km/jam dalam 5,7 detik saja, dari total tenaga 330 hp dan torsi 450 Nm.

Dengan jeda peluncuran mencapai sekitar setengah tahun, apakah nantinya Maserati akan berikan Levante sistem hybrid yang lebih canggih? Dugaan sejauh ini adalah Levante mendapatkan sistem hybrid yang sama atau mirip dengan milik Ghibli. Tapi tidak menutup kemungkinan juga kalau Maserati tiba-tiba sudah siap dengan format plug-in hybrid (PHEV).

Jika benar, maka Maserati akan menjadi pabrikan Italia pertama yang menggunakan teknologi PHEV pada mobil produksi mainstream. Karena sejauh ini, sistem PHEV oleh pabrikan Italia baru digunakan oleh Ferrari SF90 Stradale, yang merupakan sebuah hypercar bertenaga 900 hp lebih.

Bagaimana yang benar nanti akan bisa kita saksikan saat peluncuran dalam beberapa hari atau pekan ke depan. Model elektrifikasi dari Maserati akan semakin banyak pilihan saat Levante Hybrid meluncur.
WAHYU HARIANTONO

Artikel yang direkomendasikan untuk anda