Lihat Keseruan Sistem Pintar Di Mobil BMW Mewawancara Supercar Blondie

JAKARTA, Carvaganza.com - Perkembangan teknologi kendaraan saat ini memang sedang pesat—pesatnya. Perkembangan tak Hanya terjadi pada bagian sistem penggerak saja. Selain mengembangkan mobil bertenaga ramah lingkungan, produsen mobil juga berlomba menciptakan teknologi kecerdasan buatan. Misalnya asisten pribadi yang terintegrasi dalam sistem komputer di dalam kendaraan milik BMW.

Beberapa waktu lalu, Youtuber asal Australia, Supercarblondie mengunggah video dirinya ditelepon oleh sistem perintah suara BMW itu. Si cantik fenomenal di media sosial itu diajak berkomunikasi oleh komputer dengan bertanya dengan luwesnya. BMW iDrve System dengan personal asistant generasi terbaru ini bahkan memanggil Alex, sapaan akrab Supercar Blondie, dengan sapaan khas Australia, “Hello mate!.” Sistem ini bisa mengidentifikasi dan beradaptasi dengan lawan bicaranya dalam berkomunikasi.

Sistem iDrive generasi terbaru BMW sangat canggih. Bahkan ia bisa mengetahui Alex pertama kali belajar mengemudi di umur 12 tahun. Sistem ini juga bisa membaca gestur tangan Alex. Ketika Alex mengacungkan tiga jari, komputer dapat menerjemahkannya dengan baik. Bahkan di akhir perckapan, Alex mengajari sistem ini untuk mengenal gestur jempol yang berarti ‘bagus’.

Fitur sistem kecerdasan buatan BMW yang bisa mengajak berkomunikasi ini menjadi bagian dari pengembangan komputer di kendaraan generasi terbaru BMW. Komputer tak hanya pandai dalam berbicara, namun juga dapat membaca kebiasaan mengemudi pengemudinya. Komputer juga dapat membaca situasi di sekitar kendaraan dan memberikan infomasi kepada pengemudinya.

BMW iX

Memang komputer yang cerdas ini terdengar hebat, namun jujur sedikit mengerikan juga sih. Karena sang asisten pribadi bahkan sampai menanyakan berapa banyak mobil yang dimiliki Alex. Informasi yang didengar dan didapat oleh komputer kemudian disimpan. Data ini kemudian bisa diolah kemudian hari. Bukan tidak mungkin data ini akan terhubung dengan internet dan disimpan di cloud dan bisa diakses oleh BMW.

Informasi yang berhubungan dengan perilaku berkendara sebetulnya data yang penting bagi produsen kendaraan untuk mengidentifikasi kebutuhan konsumennya. Data ini juga bermanfaat sebagai materi untuk meningkatkan fitur keselamatan di masa mendatang. Sistem ini akan hadir di produk kendaraan BMW mulai 2021 dan selanjutnya. BMW menyebutnya dengan sebutan “tomorrow’ driving experience’ atau ‘pengalaman berkendara di hari esok’. Seberapa jauh teknologi akan membawa kita, sangat menarik untuk dinanti.

Sistem iDrive terbaru BMW ini diluncurkan dalam acara Consumer Electronics Show 2021 di Las Vegas secara digital. Acara yang digagas oleh Consumer Technology Association ini setiap tahun memang diadakan sebagai wadah produsen perangkat elektronik dan teknologi untuk menampilkan karya-karya terbaru mereka. Pameran ini sering digunakan oleh produsen mobil sebagai ajang untuk menunjukkan fitur dan teknologi masa depan yang dianut oleh produk mereka.

Pada CES 2021, lewat wawancara oleh sistem asisten pribadi di dalam BMW iX dengan Supercar Blondie, produsen mobil asal Jerman itu ingin mendemonstrasikan sejauh apa teknologi dapat membantu pengemudi dalam berkendara. Dalam kesempatan yang sama, BMW juga meluncurkan insiatif BMW i Ventures. Melalui program ini BMW akan berinvestasi kepada perusahaan teknologi di dunia yang punya ide kreatif dan brilian dalam pengembangan mobilitas masa depan.
RIZKI SATRIA

Artikel yang direkomendasikan untuk anda