Jelang Comeback ke F1, Alonso Kecelakaan Sepeda

LUGANO, Carvaganza – Musibah harus dialami oleh Fernando Alonso jelang comeback-nya ke Formula 1 tahun ini. Dilaporkan, Alonso mengalami kecelakaan saat bersepeda di Swiss dan dilarikan ke rumah sakit untuk ditangani. Namun, sang pembalap kemudian dinyatakan dalam keadaan sadar setelah kecelakaan tersebut.

Alonso, mantan juara dunia F1 dua kali, akan kembali membalap di F1 tahun ini Bersama Alpine yang merupakan rebranding dari tim Renault. Keputusan comeback ke F1 diambil Alonso setelah hengkang selama dua tahun ke beberapa ajang motorsport. Dan dalam masa persiapannya menghadapi comeback, Alonso justru mengalami kecelakaan di jalan raya.

Olahraga seperti bersepeda umum dilakukan oleh para pembalap di luar jadwal balap, sebagai cara mempersiapkan dan menjaga kekuatan fisik tetap prima. Alonso diketahui sebagai salah satu pembalap yang gemar bersepeda di saat sedang tidak membalap.

Fernando Alonso

Menurut laporan di Spanyol dan Italia, Alonso yang bersepeda ditabrak oleh sebuah mobil yang melaju, saat melintas di Lugano, salah satu kota di Swiss. La Gazetta dello Sport melansir bahwa Alonso langsung dibawa ke rumah sakit setempat, dengan diagnose awal menunjukkan adanya retak tulang. Namun tidak disebutkan pasti bagian mana yang mengalami keretakan tersebut.

Insiden ini dikonfirmasi oleh tim Alpine terkait pembalapnya tersebut, yang terjadi pada hari Kamis (11/2/2021) petang. Pihak Alpine juga tidak menungkap soal cedera yang dilami pembalap berdarah Spanyol ini. Sejauh ini, dilaporkan Alonso sedang menunggu pemeriksaan lebih lanjut untuk hari Jumat.

“Alpine F1 Team bisa mengonfirmasi bahwa Fernando Alonso telah terlibat dalam sebuah kecelakaan jalan raya saat bersepeda di Swiss,” tulis pernyataan resmi tim, yang juga diunggah ke media sosial.

“Fernando tengah sadar dan sehat serta menunggu pemeriksaan medis lebih lanjut besok siang.

“Tim Alpine F1 tidak akan membuat pernyataan lebih lanjut saat ini. Perkembangan lebih lanjut akan diberikan besok.”

Fernando Alonso

Diharapkan kecelakaan ini tidak akan mengganggu banyak proses persiapan Alonso menghadapi musim 2021. Terlebih dalam sebulan, F1 akan memulai tes pra musim 2021 di Bahrain sebelum seri pertama yang digelar di Bahrain juga. Peluncuran mobil Aloine A521 juga dijadwalkan pada bulan Maret, sebelum sesi tes.

Sejauh ini, Alpine belum mengagendakan pembalap pengganti seandainya Alonso dinyatakan kurang prima untuk berada di dalam kokpit F1. Dan jika nantinya harus absen sementara di seri awal, kemungkinan besar Alonso akan digantikan oleh Sergey Sirotkin yang tahun lalu menjadi test driver di Renault.

Pembalap Kecelakaan Saat Libur Balapan

Nasib Alonso bisa dibilang cukup beruntung dengan kecelakaan yang dialaminya, dinyatakan mengalami retak tulang. Beberapa rekan seprofesinya harus mengalami nasib tidak sebaik Alonso, seperti yang pernah dialami oleh Mark Webber dan Robert Kubica.

Mengalami insiden serupa, Webber pada akhir tahun 2008 lalu juga tertabrak oleh mobil saat bersepeda di Australia. Saat itu, Red Bull sebagai tim yang dibelanya akan menjalani musim pertama tampil sebagai penantang gelar juara dunia, di 2009. Malangnya, Webber saat itu mengalami patah tulang kaki dan bahu akibat kecelakaan yang dialaminya.

Mark Webber

Kecelakaan dialaminya saat mengikuti ajang Pure Tasmania Challenge yang digelar atas namanya sendiri. Beruntung proses pemulihan bisa dilaluinya dengan cukup singkat dna Webber bisa mengikuti peluncuran mobil dan sesi tes pra musim 2009. Webber bahkan berhasil merebut kemenangan pertamanya di F1 pada musim itu, berbekal mobil RB4 yang kompetitif.

Nasib terburuk sepertinya bisa dilihat pada Kubica, yang mengalami kecelakaan sangat serius di luar kematian pada masa pra musim. Memanfaatkan libur di awal musim 2011, Kubica memutuskan untuk ikut di ajang Andora Rally di Italia. Memacu mobil Skoda Fabia berspesifikasi Super 2000, kecelakaan dialami Kubica di stage pertama reli tersebut.

Kehilangan kendali mobilnya, Kubica menabrak pembatas armco di pinggir lintasan. Malangnya, armco patah dan menembus ke kokpit mobil Kubica, dan mengenai lengan kanannya. Dalam kondisi tersebut, Kubica sempat terjebak di dalam mobil sampai lebih dari satu jam untuk dievakuasi. Dinyatakan Kubica mengalami amputasi sebagian pada lengan kanannya, dan membuatnya absen dari musim 2011 yang seharusnya membela tim Lotus GP.

Robert Kubica Crash

Posisi Kubica digantikan oleh Nick Heidfeld dan baru meninggalkan rumah sakit dua bulan setelahnya, sebelum menjalani rehabilitasi panjang. Kubica akhirnya dinyatakan tidak akan siap dan prima untuk kembali di musim 2012, karena kondisi tangannya saat itu tidak memungkinkan mobilitas di dalam kokpit F1 yang sempit.

Pembalap asal Polandia itu baru kembali ke ajang motorsport pada 2012, turun di WRC2 dan langsung menjadi juara di tahun itu juga. Setelahnya, Kubica sempat mencoba beberapa ajang dan tes motorsport, sebelum kembali ke kokpit F1 saat tes bersama Renault di 2017. Akhirnya Kubica kembali berkarir di F1 bergabung ke Williams untuk semusim di 2019. WAHYU HARIANTONO

Sumber: Crash

Artikel yang direkomendasikan untuk anda