Ini Dia, Station Wagon Bertenaga Listrik Pertama Di Dunia

Ini Dia, Station Wagon Bertenaga Listrik Pertama Di Dunia

JAKARTA, Caravaganza.com – Station wagon salah satu jenis kendaraan yang sangat populer di Eropa. Tapi sudah lama Volkswagen tak memajang mobil jenis ini di jaringan showroom mereka. Padahal VW salah satu produsen terlaris di dunia. Baru-baru ini VW mengonfirmasi bahwa mereka akan memproduksi mobil konsep ID Space Vizzion.

Volkswagen ID Space Vizzion adalah mobil konsep yang pertma kali diperkenalkan pada 2019 lalu di LA Auto Show. Menariknya wagon ini bukan sembarang wagon, karena bila benar versi produksi ID Space Vizzion ini nantinya menjadi station wagon pertama bertenaga listrik di dunia.

Ini Dia, Station Wagon Bertenaga Listrik Pertama Di Dunia

Ralf Brandstätter, CEO Volkswagen passenger car brand beberapa waktu lalu mengungkapkan kalau mobil ini akan mulai diproduksi pada 2021 dan akan ditawarkan dalam beberapa versi untuk wilayah Eropa, Amerika Utara dan Cina.

Estate berdimensi besar ini diklaim memiliki interior yang terbuat dari material tumbuh-tumbuhan. Disebut sebagai AppleSkin, menurut VW beberapa bagian interiornya terbuat dari material sisa pembuatan jus apel. Konsep interior yang minimalis namun elegan ini dibekali layar sentuh berukuran 15,6 inci di bagian tengah dashboard. Bedanya dengan Tesla, sistem infotaintment raksasa miliknya ini dipasang secara horizontal bukan vertikal. Semoga saja versi produksinya nanti tak jauh berbeda dari desain konsepnya ini.

Ini Dia, Station Wagon Bertenaga Listrik Pertama Di Dunia

Sama seperti mobil-mobil listrik Volkswagen Group lainnya, ID Space Vizzion berdiri di ata Platform Modularer E-Antriebs-Baukasten (MEB). Platform ini jugalah yang digunakan oleh Audi Q4 e-Tron dan beberapa mobil konsep bertenaga listrik VW lainnya. Di dalamnya terdapat baterai 82 kWh yang dapat digunakan untuk membawa mobil ini melaju sejauh 482 km sampai energi baterainya habis.

Berkat penggunaan platform modular ini, VW ID Space Vizzion mampu memiliki kabin yang lega. Baterai diintegrasikan pada lantai kendaraan. Jarak sumbu roda yang panjang memberikan ruang yang besar baik untuk penumpang maupun baterai. Teknologi ramah lingkungan mobil ini tak hanya pada sistem penggerak elektriknya saja. Namun juga pada penggunaan material di interiornya.

Masuknya rencana produksi station wagon ini membuka tantangan baru bagi produsen mobil lainnya. Pasalnya belakangan ini kebanyakan dari mereka memproduksi mobil listrik dalam wujud sedan maupun crossover.
RIZKI SATRIA

Source: Autoweek

Artikel yang mungkin menarik untuk Anda

Mobil Pilihan

  • Upcoming

Updates

Artikel lainnya

New cars

Artikel lainnya

Drives

Artikel lainnya

Review

Artikel lainnya

Video

Artikel lainnya

Hot Topics

Artikel lainnya

Interview

Artikel lainnya

Modification

Artikel lainnya

Features

Artikel lainnya

Community

Artikel lainnya

Gear Up

Artikel lainnya

Artikel Mobil dari Oto

  • Berita
  • Artikel Feature
  • Advisory Stories
  • Road Test

Artikel Mobil dari Zigwheels

  • Motovaganza
  • Tips
  • Review
  • Artikel Feature