F1: Verstappen Pimpin Red Bull Menang 1-2 di Imola, Pukul Telak Ferrari di Kandang

Red Bull 1-2

IMOLA, Carvaganza – Red Bull Racing melalui Max Verstappen kembali mendulang kemenangan musim ini, membalas Charles Leclerc dan Ferrari di Grand Prix Emilia Romagna 2022 di Imola. Kemenangan kali ini seolah menjadi pukulan telak bagi Ferrari di balap kandangnya, karena Red Bull meraih hasil sempurna finish 1-2. Sementara Leclerc untuk pertama kalinya musim ini absen di podium.

KEY TAKEAWAYS

  • Red Bull finish 1-2 di Imola 2022

    Finish 1-2 kedua Red Bull di era V6 turbo hybrid sejak yang pertama di seri Malaysia 2016
  • Leclerc pertama kalinya gagal finish tiga besar musim ini

    Harus puas finish ke-6 namun masih memimpin klasemen sementara
  • Verstappen tampil nyaris tanpa cela sepanjang akhir pekan di Imola, salah satu sirkuit yang dimiliki oleh Ferrari. Semakin impresif performanya karena sepanjang akhir pekan cuaca lebih sering diguyur oleh hujan sejak hari Jumat (22/4/2022). Keperkasaan Red bull RB18 kali ini juga diikuti oleh Sergio Perez yang mempersembahkan finish kedua.

    Ferrari sempat tampak akan kembali berjaya di tanah kelahirannya, berkat performa terkencang saat menuntaskan FP1 di bawah kondisi hujan. Leclerc tampil tercepat dengan mantap, namun gagal dilanjutkan ke sesi kualifikasi Jumat. Justru Verstappen yang sukses amankan pole position untuk sesi Sprint, setelah dengan cerdas membaca kondisi tak menentu di kualifikasi, yang diwarnai lima kali bendera merah karena berbagai insiden.

    GP Imola Start

    Pada sesi Sprint, Leclerc sempat mencuri posisi pertama setelah start dari Verstappen dan memimpin mayoritas balapan. Namun di balapan yang berlangsung dalam kondisi trek kering, Verstappen berhasil mendapatkan setelan mobil yang lebih bersahabat dengan degradasi ban. Alhasil kecepatannya unggul dan berhasil membawanya menyalip Leclerc beberapa lap jelang finish balapan sepanjang 100 km alias 21 lap it Imola. Perez juga berhasil memperbaiki posisi di Sprint untuk finish ketiga.

    Baca Juga: Performa Meyakinkan, Ferrari Resmi Perpanjang Kontrak Carlos Sainz

    Posisi finish di Sprint menjadi penentu posisi start untuk balapan hari Minggu (24/4/2022), di mana Verstappen tetap di pole diikuti Leclerc, Perez, dan Carlos Sainz yang finish keempat setelah melintir dan tercecer di posisi 10 saat kualifikasi. Di balapan utama hujan kembali turun. Kondisi start yang tricky ini berpihak ke Red Bull, dengan Perez yang sukses lewati Leclerc setelah lampu start padam. Tidak hanya Perez, Leclerc juga disusul oleh Lando Norris dari McLaren, sementara Verstappen melenggang tak terkejar.

    Di belakang beberapa insiden terjadi. Yang paling disorot adalah senggolan antara Sainz dan Daniel Ricciardo di chicane Tamburello yang berakibat Sainz melintir dan terjebak di gravel. Untuk kedua kali berturut-turut Sainz harus gagal finish di awal balapan, seperti di Australia lalu. Sementara insiden lainnya adalah senggolan antara Mick Schumacher dan Fernando Alonso, berakibat rusaknya sidepod mobil Alonso yang juga memaksanya gugur dari balapan.

    Sainz Ricciardo Crash

    Verstappen dan Perez dengan cukup nyaman menguasai posisi terdepan. Sementara Leclerc yang berambisi di kendang Ferrari dengan bertahap menutup jarak ke Norris di depannya. Leclerc dengan mobil lebih kencang akhirnya berhasil salip Norris di lap ke-8, yang kemudian langsung mengejar duo Red Bull.

    Kondisi trek yang berangsur kering memicu strategi tim untuk berganti ke ban slick. Di antara seluruh pembalap di trek, Ricciardo di posisi buncit menjadi yang pertama mencoba peruntungan berganti ke ban slick di lap 18. Catatan waktunya terbukti langsung meningkat signifikan, memicu tim lain untuk ikut ambil strategi sama. Di depan Red Bull lebih dulu merespons dengan mengganti ban Perez. Kemudian di lap berikutnya Verstappen dan Leclerc masuk pit di lap sama. Namun kru Ferrari mengalami kendala dan membuat proses pitstop berlangsung sampai 4 detik lebih.

    Keluar pit, Leclerc berhasil di depan Perez. Namun karena suhu bannya belum optimal, Perez yang masuk pit lebih awal langsung salip Leclerc di Tamburello. Sejak itu, Leclerc kembali harus memburu Perez demi menjaga peluang merebut kemenangan.

    GP Imola

    Race director melihat kondisi trek sudah cukup aman dan memutuskan aktivasi DRS di lap 34. Di tahap ini, Leclerc tidak kunjung bisa merapatkan jarak ke Perez. Alhasil Ferrari coba strategi alternatif, memanggilnya masuk pit lagi di lap 50 untuk ganti dari ban medium ke soft. Red Bull terpancing dan melakukan hal yang sama untuk kedua pembalapnya di lap berikutnya.

    Lap 53, sepuluh lap sebelum finish, Leclerc yang sudah rapat jaraknya mengejar Perez dengan agresif. Saking agresifnya Leclerc sampai terlalu dalam saat masuk ke chicane Alta yang membuatnya langsung melintir. Beruntung meski sempat menyentuh tembok pembatas, mobilnya tidak ada kerusakan dan bisa melanjutkan balapan. Hal ini memberi keuntungan bagi Norris yang sepanjang balapan tak tersentuh di posisi ke-4.

    Leclerc masuk pit untuk mengganti sayap depan yang rusak dan ban baru. Kembali ke trek di posisi ke-9, kemudian secara bertahap berhasil menyalip Kevin Magnussen, Sebastian Vettel, dan Yuki Tsunoda. Leclerc akhirnya finish di posisi ke-6, dengan Valtteri Bottas dan George Russell berada di antara dirinya dengan tiga besar.

    Leclerc Crash

    Verstappen membuktikan kualitasnya sebagai juara dunia bertahan dengan finish pertama dari pole position, memimpin seluruh lap, dan merebut fastest lap alias grand chelem. Perez finish kedua dengan jarak 16,5 detik, lalu Norris terpaut 34,8 detik dari Verstappen. Hasil di Imola merupakan kedua kalinya Red Bull meraih kembali finish 1-2 di era V6 turbo hybrid, sejak pertama kali di Malaysia 2016 lalu.
    (WAHYU HARIANTONO)

    Baca Juga: Kumpulan Porsche Unik yang Dimiliki Selebritis Dunia

    GP Imola Finish

    GP Imola Klasemen

    GP Imola Klasemen

    Mobil Pilihan

    • Upcoming

    Updates

    Artikel lainnya

    New cars

    Artikel lainnya

    Drives

    Artikel lainnya

    Review

    Artikel lainnya

    Video

    Artikel lainnya

    Hot Topics

    Artikel lainnya

    Interview

    Artikel lainnya

    Modification

    Artikel lainnya

    Features

    Artikel lainnya

    Community

    Artikel lainnya

    Gear Up

    Artikel lainnya

    Artikel Mobil dari Oto

    • Berita
    • Artikel Feature
    • Advisory Stories
    • Road Test

    Artikel Mobil dari Zigwheels

    • Motovaganza
    • Tips
    • Review
    • Artikel Feature